BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja Februari 2026, Penempatan di Seluruh Indonesia

Lulusan D3–S1 Bisa Daftar hingga 28 Februari

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026 - 04:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja Besar Besaran. Foto : Ist

BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja Besar Besaran. Foto : Ist

Jakarta – Kabar baik buat pencari kerja. BPJS Kesehatan membuka rekrutmen Pegawai Administrasi Tidak Tetap (PATT) periode Februari 2026. Lowongan ini terbuka bagi lulusan D3 hingga S1.

Program rekrutmen ini ditujukan untuk menjaring talenta profesional. Nantinya, peserta yang lolos akan ditempatkan di berbagai lini layanan, mulai dari Kantor Pusat, Kedeputian Wilayah, hingga Kantor Cabang di seluruh Indonesia.

Pendaftaran dilakukan secara online. Masa registrasi dibuka dua pekan, mulai 14 Februari hingga 28 Februari 2026.Posisi yang ditawarkan berstatus kontrak penuh waktu (full time). Rekrutmen difokuskan untuk memperkuat layanan administrasi dan operasional.Rekrutmen Skala Nasional, Penempatan di Seluruh IndonesiaDalam pengumuman resminya, BPJS Kesehatan menyebut kebutuhan tenaga administrasi mencakup wilayah kerja luas.

Kandidat terpilih akan ditempatkan di 12 Kedeputian Wilayah serta kantor cabang di berbagai daerah.Langkah ini menjadi bagian dari penguatan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Terutama di tengah meningkatnya kebutuhan pelayanan yang cepat, akurat, dan berbasis digital.Rekrutmen PATT dinilai strategis.

Posisi ini berperan langsung mendukung operasional harian, termasuk pelayanan peserta dan pengelolaan administrasi program.

Empat Posisi Dibuka, Ini RinciannyaBPJS Kesehatan membuka empat kategori posisi utama.

Setiap formasi memiliki kualifikasi sesuai kebutuhan organisasi.

Baca Juga :  Pemegang BPJS di Sungai Penuh Keluhkan Sulitnya Surat Rujukan dari RSUD Mayjen H.A Thalib

1. PATT Kantor Pusat, Kedeputian Wilayah, dan Kantor CabangFormasi ini terbuka untuk berbagai jurusan. Syaratnya, pelamar berasal dari perguruan tinggi dengan akreditasi minimal B atau Baik Sekali. Penempatan disesuaikan kebutuhan unit kerja.

2. PATT Sekretaris dan ProtokolUntuk posisi sekretaris diutamakan perempuan, sedangkan protokol diutamakan laki-laki. Minimal lulusan D3 semua jurusan. Pengalaman di bidang kesekretariatan atau protokoler menjadi nilai tambah.

3. PATT Staf Jaringan dan Keamanan TIPosisi ini membutuhkan lulusan minimal S1. Jurusan yang relevan antara lain Sistem Informasi, Teknik Informatika, Teknik Komputer, atau bidang terkait. Kandidat wajib memiliki kompetensi jaringan atau keamanan sistem dan siap bekerja shift.

4. PATT Petugas Layanan Administrasi DigitalFormasi ini mendukung layanan administrasi berbasis digital. Minimal lulusan D3 semua jurusan dan bersedia bekerja dengan mekanisme shift.

Empat posisi tersebut menunjukkan kebutuhan SDM BPJS Kesehatan kini tak hanya administratif konvensional. Adaptasi terhadap transformasi digital menjadi poin penting.

Persyaratan Umum yang Harus Dipenuhi PelamarPelamar wajib memenuhi sejumlah syarat umum, di antaranya:

Warga Negara Indonesia (WNI)Lulusan D3 atau S1 sesuai posisiPerguruan tinggi akreditasi minimal B atau Baik Sekali

Tidak pernah terlibat pelanggaran hukum

Bersedia bekerja penuh waktu selama kontrak

Baca Juga :  Iuran BPJS Kesehatan 2026 Dipastikan Tidak Naik, Ini Penjelasan Pemerintah

Persyaratan ini menegaskan rekrutmen terbuka luas.

Namun tetap menekankan integritas, kompetensi, dan komitmen kerja.

Proses Pendaftaran Dilakukan Sepenuhnya Online

Seluruh tahapan dilakukan secara digital melalui portal resmi rekrutmen BPJS Kesehatan. Pelamar diminta membuat akun, memilih posisi, melengkapi data, dan mengunggah dokumen.

Dokumen yang umumnya dibutuhkan meliputi:

Curriculum vitae (CV)Ijazah dan transkrip nilai

Kartu identitas

Dokumen pendukung lain sesuai posisi

Pelamar diimbau teliti saat mengunggah data.

Kesalahan administrasi bisa memengaruhi proses seleksi. Pendaftaran ditutup 28 Februari 2026.

Rekrutmen Gratis, Masyarakat Diminta Waspada PenipuanBPJS Kesehatan menegaskan proses rekrutmen tidak dipungut biaya.

Informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal resmi lembaga.Peringatan ini penting di tengah maraknya modus penipuan rekrutmen. Misalnya permintaan transfer uang atau janji kelulusan.

Peluang Karier di Sektor Pelayanan PublikLowongan PATT menjadi kesempatan bagi lulusan baru maupun profesional muda. Peserta berpeluang berkontribusi langsung pada layanan kesehatan nasional.Selain pengalaman kerja, posisi ini membuka ruang pengembangan kompetensi.

Terutama di bidang pelayanan publik dan administrasi berbasis digital.Dengan cakupan kerja nasional, rekrutmen BPJS Kesehatan Februari 2026 diprediksi menjadi salah satu lowongan yang banyak diminati awal tahun ini. (***)

Berita Terkait

Revisi UU ASN 2026 Hapus PPPK Paruh Waktu, Ini Syarat Jadi Penuh Waktu
LPDP Terapkan Sanksi, Empat Alumni Kembalikan Dana ke Kas Negara
Bukan 31 Maret, ASN Harus Lapor SPT Paling Lambat 28 Februari
MenPAN-RB Beri Sinyal Tes CPNS 2026, Fokus Fresh Graduate Untuk Mengisi  160 Ribu ASN Yang Pensiun 
Tiba di Tanjung Priok, Harga Pikap Impor India untuk Koperasi Merah Putih Diperkirakan Rp 200 Jutaan
Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Meninggal Dunia, Tutup Usia 76 Tahun
Anggaran MBG Selama Ramadhan Rp. 8.000 – Rp. 10.000/ Porsi, Menunya Menu Kering 
6 Asuransi dan 7 Dana Pensiun Diawasi Khusus, Ini Penjelasan OJK
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:00 WIB

Revisi UU ASN 2026 Hapus PPPK Paruh Waktu, Ini Syarat Jadi Penuh Waktu

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:09 WIB

LPDP Terapkan Sanksi, Empat Alumni Kembalikan Dana ke Kas Negara

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:09 WIB

Bukan 31 Maret, ASN Harus Lapor SPT Paling Lambat 28 Februari

Kamis, 26 Februari 2026 - 04:59 WIB

BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja Februari 2026, Penempatan di Seluruh Indonesia

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:55 WIB

MenPAN-RB Beri Sinyal Tes CPNS 2026, Fokus Fresh Graduate Untuk Mengisi  160 Ribu ASN Yang Pensiun 

Berita Terbaru