KPK Lantik Tiga Deputi Baru, Perkuat Penindakan, Pencegahan, dan Korsup

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penyegaran di jajaran pimpinan internal dengan melantik tiga Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Madya untuk mengisi posisi strategis. Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua KPK, Setyo Budiyanto, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Rabu (18/2), sebagai bagian dari penguatan kelembagaan dalam menghadapi tantangan pemberantasan korupsi yang semakin kompleks.

Tiga pejabat yang dilantik masing-masing Asep Guntur Rahayu sebagai Deputi Bidang Penindakan KPK, Aminudin sebagai Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK, serta Ely Kusumastuti sebagai Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK. Ketiganya dipercaya mengemban mandat penting dalam memastikan fungsi utama KPK berjalan efektif, terintegrasi, dan berdampak nyata.

Dalam sambutannya, Setyo Budiyanto menegaskan bahwa jabatan deputi merupakan tulang punggung arah kebijakan lembaga antirasuah. Posisi tersebut tidak hanya menuntut kinerja optimal, tetapi juga cara berpikir visioner, kepemimpinan kuat, dan orientasi hasil yang terukur demi meningkatkan kualitas kerja institusi.

Baca Juga :  Operasi Tangkap Tangan KPK di Cilacap Amankan 27 Orang

“Setiap deputi diharapkan dapat bekerja semaksimal mungkin, tidak cukup hanya optimal. Kemudian juga harus memiliki cara berpikir yang visioner. Kami semua menuntut sebuah hasil dari sebuah proses yang dilakukan para deputi,” tegas Setyo. Pernyataan itu menekankan pentingnya akuntabilitas dan efektivitas dalam setiap kebijakan dan tindakan.

Pelantikan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat orkestrasi antarbidang di lingkungan KPK. Sinergi antara penindakan, pencegahan, serta koordinasi dan supervisi diharapkan mampu mempercepat capaian target kinerja sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga pemberantas korupsi tersebut.

Baca Juga :  KPK Tahan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Selain itu, penyegaran di level pimpinan madya menjadi momentum untuk mendorong inovasi dan adaptasi terhadap dinamika kejahatan korupsi. Tantangan yang terus berkembang menuntut pendekatan yang lebih modern, responsif, dan berbasis data agar KPK tetap relevan dan efektif.

KPK berharap kehadiran para deputi baru dapat memperkuat implementasi strategi nasional pemberantasan korupsi. Peran mereka krusial dalam memastikan proses penegakan hukum berjalan profesional, upaya pencegahan semakin sistematis, serta fungsi supervisi berjalan optimal di berbagai sektor.

Dengan pelantikan ini, KPK menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja dan kredibilitas lembaga. Penyegaran struktur organisasi diharapkan mampu menjawab harapan masyarakat terhadap pemberantasan korupsi yang tegas, transparan, dan berkeadilan.

Berita Terkait

Jaksa Agung Rotasi 14 Kajati April 2026, Ini Nama Kajati Baru dari Jabar hingga Sumut
Shopee hingga Tokopedia Bakal Pungut Pajak Seller, Pemerintah Siapkan Aturan Baru 2026
Thomas Ramdhan Isyaratkan Hengkang dari GIGI, Unggahan Emosional Jadi Sorotan
Kepala BGN Buka Suara Soal Anggaran Rp113 Miliar untuk EO, Ini Penjelasannya
Top Personal Injury Lawyers in the USA (2026): Fees, Firms, and How to Choose the Right Attorney
Kejagung Tetap Gunakan BPKP untuk Audit Kerugian Negara Meski MK Tetapkan BPK
Tegas! Prabowo Minta Praktik Tambang Ilegal Dihentikan Total
Daftar Uang Rupiah yang Tidak Berlaku Lagi, BI Minta Segera Ditukar
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 01:02 WIB

Jaksa Agung Rotasi 14 Kajati April 2026, Ini Nama Kajati Baru dari Jabar hingga Sumut

Senin, 13 April 2026 - 07:15 WIB

Shopee hingga Tokopedia Bakal Pungut Pajak Seller, Pemerintah Siapkan Aturan Baru 2026

Senin, 13 April 2026 - 04:00 WIB

Thomas Ramdhan Isyaratkan Hengkang dari GIGI, Unggahan Emosional Jadi Sorotan

Senin, 13 April 2026 - 02:00 WIB

Kepala BGN Buka Suara Soal Anggaran Rp113 Miliar untuk EO, Ini Penjelasannya

Minggu, 12 April 2026 - 19:02 WIB

Top Personal Injury Lawyers in the USA (2026): Fees, Firms, and How to Choose the Right Attorney

Berita Terbaru