SUNGAI PENUH – Pasar Mambo atau Pasar Bedug yang dikelola Pemerintah Kota Sungai Penuh mulai ramai diminati pedagang menjelang bulan suci Ramadan 1445 Hijriah. Pedagang musiman maupun pedagang tetap yang berada di sepanjang Jalan Sisingamangaraja terlihat berbondong-bondong mendaftarkan diri ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Sungai Penuh untuk mendapatkan lapak berjualan.
Disperindag Kota Sungai Penuh mencatat, hingga saat ini sudah sebanyak 46 pedagang resmi mendaftar untuk berjualan di Pasar Mambo. Pendaftaran tersebut dilakukan sebagai bagian dari penataan pedagang agar aktivitas jual beli selama Ramadan berjalan tertib dan nyaman bagi masyarakat.
Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Sungai Penuh, Hendra Nasution, mengatakan jumlah pedagang yang mendaftar diperkirakan masih akan bertambah. Pasalnya, waktu pendaftaran masih dibuka dan antusiasme pedagang terbilang cukup tinggi.
“Ya, sampai hari ini baru 46 pedagang yang sudah mendaftar. Rinciannya terdiri dari 30 pedagang meja dan 16 pedagang gerobak,” ujar Hendra, Kamis (29/1/2026).
Menurut Hendra, Pasar Mambo direncanakan mulai beroperasi pada 19 Februari 2026 dan akan berlangsung selama bulan Ramadan. Pasar ini menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya menjelang waktu berbuka puasa.
Ia menambahkan, setiap pedagang yang berjualan akan dikenakan retribusi sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini dilakukan untuk mendukung pengelolaan pasar, kebersihan, serta ketertiban selama operasional Pasar Bedug berlangsung.
Adapun lokasi Pasar Mambo Sungai Penuh berada di depan Toko Buku Citra. Pemerintah daerah berharap keberadaan pasar ini dapat membantu meningkatkan pendapatan pedagang kecil sekaligus memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan berbuka puasa selama Ramadan. (fyo)









