PAD Lemah, Walikota Sungai Penuh Kecewa dan Instruksikan Reformasi Layanan Publik

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 12 Desember 2025 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

SUNGAIPENUH- Walikota Sungai Penuh, Alfin SH, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya saat melihat realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dinilai belum digarap maksimal oleh sejumlah perangkat daerah. Beberapa kepala dinas, mulai dari Lingkungan Hidup, Perhubungan, Pariwisata, PU, Perdagangan hingga Kaban BKUDA, turut menjadi sorotan serius orang nomor satu di Kota Sahalun Suhak Salatuh Bedil tersebut.

Kekecewaan itu bukan tanpa alasan. PAD yang seharusnya menjadi sumber kekuatan fiskal daerah dinilai belum dikelola optimal. Walikota Alfin menegaskan bahwa peningkatan PAD bukan sekadar menambah pendapatan, melainkan memastikan seluruh potensi yang ada digarap efektif, transparan, dan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa kemandirian fiskal akan mempermudah pemerintah daerah menjalankan program pembangunan tanpa bergantung penuh pada dana pusat.

Baca Juga :  Perebutan Kursi Kepala OPD Sungai Penuh Dimulai, Sejumlah Nama Mencuat

“PAD yang kuat mencerminkan kemampuan daerah memaksimalkan sumber daya lokal untuk meningkatkan layanan publik. Kita ingin semua potensi dikelola dengan baik dan transparan,” tegasnya.

Alfin juga menginstruksikan agar semua dinas melakukan pembenahan, khususnya dalam memperkuat basis data potensi PAD, mempermudah layanan pajak dan retribusi bagi masyarakat, serta memanfaatkan teknologi untuk meminimalkan kebocoran penerimaan. Ia meminta agar kemudahan layanan menjadi prioritas karena menjadi wajah nyata pemerintah di mata publik.

Baca Juga :  Bundo Kandung Minang Kabau Sungai Penuh Dikukuhkan, Wako Alfin: Mari Bersinergi untuk Kota Maju

Instruksi ini muncul dalam Seminar Awal Kajian Peningkatan PAD Tahun 2025 yang digelar di Pola Kantor Walikota pada Kamis (4/12). Acara tersebut dihadiri Wakil Walikota Azhar Hamzah, unsur DPRD, akademisi, perangkat daerah hingga teknisi pendapatan. Forum ini menjadi ruang strategis untuk merumuskan kebijakan baru dan inovasi peningkatan PAD.

Melalui kegiatan ini, Pemkot Sungai Penuh menegaskan komitmennya untuk memperbaiki tata kelola pendapatan daerah secara transparan dan akuntabel. Alfin berharap semua perangkat bekerja lebih cepat, lebih kreatif, dan lebih berorientasi pada hasil, demi percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik. (***)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Nasib Gaji dan Kontrak PPPK 2026 Masih Menggantung, Pemkot Sungai Penuh Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat
Proyek Pengendalian Banjir Batang Merao Dikebut, Selesai Akhir 2026
Tiga Mantan Pejabat Berebut Kursi Ketua Lembaga Adat Pondok Tinggi, Dusun Baru Masih Tunggu Figur Pengganti
Masyarakat Adat 6 Luhah Sungai Penuh Sambut Bambu Karamentang 30 Meter, Simbol Persatuan Jelang Kenduri Sko
Semarak Kenduri Sko Sungai Penuh, Luhah Dasira Arak Bambu Panjang 40 Meter Diiringi Lagu Ala Yamule
PLN Umumkan Padam Listrik 4 Jam di Sungai Penuh dan Kerinci Besok, Cek Daerah Terdampak
Kota Sungai Penuh Raih WTP ke-14 dari BPK RI, Bukti Tata Kelola APBD dan Transparansi Keuangan Daerah Makin Kuat
Wako Alfin Lantik Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan 2026-2030, Fokus Tingkatkan Layanan Air Bersih dan Tata Kelola
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:06 WIB

Nasib Gaji dan Kontrak PPPK 2026 Masih Menggantung, Pemkot Sungai Penuh Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:36 WIB

Proyek Pengendalian Banjir Batang Merao Dikebut, Selesai Akhir 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:29 WIB

Tiga Mantan Pejabat Berebut Kursi Ketua Lembaga Adat Pondok Tinggi, Dusun Baru Masih Tunggu Figur Pengganti

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:00 WIB

Masyarakat Adat 6 Luhah Sungai Penuh Sambut Bambu Karamentang 30 Meter, Simbol Persatuan Jelang Kenduri Sko

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:54 WIB

Semarak Kenduri Sko Sungai Penuh, Luhah Dasira Arak Bambu Panjang 40 Meter Diiringi Lagu Ala Yamule

Berita Terbaru

Teknologi

Mudah! Ini Cara Melacak HP dan Lokasi Orang Pakai WhatsApp

Sabtu, 13 Jun 2026 - 08:00 WIB