Longsor Pasirlangu Bandung Barat: TNI Selidiki Informasi 23 Prajurit Hilang

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 25 Januari 2026 - 02:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jawa Barat- Tentara Nasional Indonesia (TNI) tengah menelusuri kabar adanya 23 prajurit yang diduga ikut menjadi korban tertimbun material longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat. Informasi tersebut muncul seiring proses pencarian korban longsor yang hingga kini masih berlangsung.

Bencana tanah longsor tersebut terjadi pada Sabtu (24/1/2026) dan menerjang Kampung Pasir Kuning serta Kampung Pasir Kuda. Hingga saat ini, delapan warga dilaporkan meninggal dunia akibat tertimbun material longsor.
Selain korban meninggal, sebanyak 82 orang lainnya masih dinyatakan belum ditemukan. Di antara puluhan korban yang masih dalam pencarian itu, beredar kabar bahwa terdapat 23 prajurit TNI yang diduga ikut terdampak longsor.

Baca Juga :  Dapodik 2026.b Resmi Dirilis, Ini Link Download dan Panduan Instalasinya

Perwakilan TNI, Mahmuddin, menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman informasi terkait keberadaan prajurit yang dilaporkan hilang tersebut. Ia menegaskan, proses pencarian akan terus dilakukan meski dihadapkan pada berbagai kendala di lapangan.
“Kami akan terus melakukan pencarian karena kendala di lapangan masih cukup besar, terutama terkait cuaca. Terkait anggota kami yang belum diketahui keberadaannya, kami masih menunggu informasi lebih lanjut dan akan segera kami pastikan kembali,” ujar Mahmuddin.

Mahmuddin menjelaskan, TNI telah bergabung dengan tim relawan dan unsur terkait untuk membantu pencarian 82 warga yang hingga kini belum ditemukan. Ia juga mengingatkan seluruh tim agar tetap mengutamakan keselamatan selama proses evakuasi.
Kondisi medan yang masih berbahaya menjadi tantangan tersendiri dalam upaya pencarian. Aliran air yang belum surut serta material longsor yang masih bergerak membuat penggunaan alat berat belum memungkinkan.

Baca Juga :  Longsor Dini Hari Terjang Bandung Barat, 8 Orang Tewas dan 82 Warga Masih Dicari

“Air masih terus mengalir, kemudian material longsor juga masih turun ke bawah, sehingga alat berat belum bisa kami turunkan ke lokasi kejadian,” ucap Mahmuddin.

Hingga kini, aparat gabungan masih bersiaga di lokasi bencana sambil memantau perkembangan cuaca dan potensi longsor susulan. Proses pencarian akan terus dilanjutkan secara bertahap sesuai kondisi lapangan.

Berita Terkait

Gaji PNS Lewat Koperasi Merah Putih, Ini Penjelasan Menkop
DJP Beri Diskon Sanksi Pajak hingga 100 Persen, Berlaku sampai 2028: Ini Syarat dan Cara Mengajukannya
BPOM Terbitkan Aturan Baru Kemasan Pangan 2026, Ini Perubahan Pentingnya
Pertamina Kembangkan Biogasoline Sawit dan Bioetanol Sorgum untuk Ketahanan Energi
Malaysia Tawarkan Bantuan Karhutla Indonesia, Wakil PM Sebut Belum Ada Respons
Film Digger Tayang di Indonesia, Tom Cruise Berusaha Selamatkan Dunia
Kapolda Metro Jaya Sebar Nomor WhatsApp Aduan 08118129494, Warga Bisa Laporkan Gangguan Kamtibmas
Segini Gaji Ketua dan Anggota Ombudsman R
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:08 WIB

Gaji PNS Lewat Koperasi Merah Putih, Ini Penjelasan Menkop

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:01 WIB

DJP Beri Diskon Sanksi Pajak hingga 100 Persen, Berlaku sampai 2028: Ini Syarat dan Cara Mengajukannya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:00 WIB

BPOM Terbitkan Aturan Baru Kemasan Pangan 2026, Ini Perubahan Pentingnya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Pertamina Kembangkan Biogasoline Sawit dan Bioetanol Sorgum untuk Ketahanan Energi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Malaysia Tawarkan Bantuan Karhutla Indonesia, Wakil PM Sebut Belum Ada Respons

Berita Terbaru

Teknologi

Samsung Galaxy A18 Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp4,29 Juta

Sabtu, 17 Okt 2026 - 14:00 WIB