Banjir Jakarta, Brimob dan Lantas PMJ Turun Tangan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ist / Net

Foto : Ist / Net

JAKARTA- Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Rabu malam hingga Kamis (22/1/2026) mengakibatkan banjir dan genangan air di sejumlah ruas jalan utama. Menyikapi kondisi tersebut, Polda Metro Jaya bergerak cepat dengan mengerahkan personel gabungan dari Brimob, Direktorat Lalu Lintas, dan Polair untuk memastikan keselamatan masyarakat serta menjaga kelancaran aktivitas publik.

Beberapa titik yang terdampak banjir di Jakarta menjadi fokus penanganan aparat kepolisian, di antaranya Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, serta kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur, khususnya di sekitar Kantor Lurah Kampung Melayu. Kehadiran personel di lapangan tidak hanya melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas, tetapi juga membantu evakuasi warga dan memberikan pertolongan cepat kepada masyarakat terdampak.

Dalam operasi kemanusiaan tersebut, Brimob disiagakan untuk mendukung evakuasi dan pengamanan wilayah. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melakukan pengaturan dan pengalihan arus lalu lintas secara terukur, sementara Polair diterjunkan untuk membantu penanganan di wilayah rawan genangan dan akses perairan. Seluruh unsur bekerja dalam satu komando terpadu agar penanganan banjir berlangsung cepat, tepat, dan humanis.

Baca Juga :  Jalan Padang–Painan Sempat Putus, Satlantas Pastikan Kini Sudah Aman Dilintasi

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa langkah cepat jajaran Polda Metro Jaya merupakan bagian dari kesiapsiagaan Polri secara nasional dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Polri, kata dia, mengedepankan kecepatan respons dan kehadiran negara di tengah masyarakat saat terjadi bencana.

“Di Jakarta, personel bergerak cepat melakukan pengamanan, evakuasi, dan pengaturan lalu lintas. Secara nasional, Polri bersama TNI dan seluruh unsur terkait telah menyiagakan kekuatan penuh untuk memastikan keselamatan masyarakat serta mempercepat penanganan dampak bencana,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.

Sejalan dengan perkembangan situasi di Jakarta dan sejumlah daerah lainnya, Polri bersama TNI dan instansi terkait menyiagakan 128.247 personel gabungan secara nasional. Kekuatan tersebut terdiri dari 71.012 personel Polri, 13.291 personel TNI, 8.290 personel BPBD, 4.022 personel Basarnas, 8.979 personel Satpol PP, serta 22.653 personel dari unsur lainnya. Seluruh personel disiagakan untuk mendukung evakuasi korban, pengamanan wilayah, distribusi bantuan, layanan kesehatan, hingga pemulihan pascabencana.

Baca Juga :  Pandji Pragiwaksono Minta Maaf ke Masyarakat Toraja 

Sementara itu, BMKG dalam peringatan dini menyebutkan bahwa wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, serta sejumlah daerah lain di Indonesia masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang. Kondisi tersebut berpotensi memicu banjir dan genangan, terutama di wilayah rawan dan bantaran sungai.
Polri mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan melintas di jalur tergenang, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan diri dan keluarga.

Dalam kondisi darurat, masyarakat dapat menghubungi layanan call center Polri 110. Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Berita Terkait

Ekonomi Indonesia 2026 Diproyeksi Tembus 5,3%, Airlangga Hartarto Pastikan Aman dari Krisis 1998
Usai Pamit dari MK, Anwar Usman Tiba-tiba Pingsan di Gedung Mahkamah Konstitusi
Jaksa Agung Rotasi 14 Kajati April 2026, Ini Nama Kajati Baru dari Jabar hingga Sumut
Shopee hingga Tokopedia Bakal Pungut Pajak Seller, Pemerintah Siapkan Aturan Baru 2026
Thomas Ramdhan Isyaratkan Hengkang dari GIGI, Unggahan Emosional Jadi Sorotan
Kepala BGN Buka Suara Soal Anggaran Rp113 Miliar untuk EO, Ini Penjelasannya
Kejagung Tetap Gunakan BPKP untuk Audit Kerugian Negara Meski MK Tetapkan BPK
Tegas! Prabowo Minta Praktik Tambang Ilegal Dihentikan Total
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 15:02 WIB

Ekonomi Indonesia 2026 Diproyeksi Tembus 5,3%, Airlangga Hartarto Pastikan Aman dari Krisis 1998

Selasa, 14 April 2026 - 06:05 WIB

Usai Pamit dari MK, Anwar Usman Tiba-tiba Pingsan di Gedung Mahkamah Konstitusi

Selasa, 14 April 2026 - 01:02 WIB

Jaksa Agung Rotasi 14 Kajati April 2026, Ini Nama Kajati Baru dari Jabar hingga Sumut

Senin, 13 April 2026 - 07:15 WIB

Shopee hingga Tokopedia Bakal Pungut Pajak Seller, Pemerintah Siapkan Aturan Baru 2026

Senin, 13 April 2026 - 04:00 WIB

Thomas Ramdhan Isyaratkan Hengkang dari GIGI, Unggahan Emosional Jadi Sorotan

Berita Terbaru