Pemkot Sungai Penuh Catat 99 ASN Pensiun 2026, Dua Pejabat Eselon Ikut Berakhir Tugas

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

SUNGAIPENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh mencatat sebanyak 99 aparatur sipil negara (ASN) akan memasuki masa pensiun sepanjang tahun 2026. ASN yang pensiun berasal dari berbagai jabatan, mulai dari pejabat struktural, pejabat teknis, hingga tenaga pendidik di lingkungan Pemkot Sungai Penuh.

Beberapa pejabat eselon yang dipastikan memasuki masa pensiun di antaranya Asisten III Setda Kota Sungai Penuh M. Rashid dan Kepala Dinas Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKUD) Afrizal. Keduanya akan mengakhiri masa tugas sesuai ketentuan batas usia pensiun ASN.

Asisten III Setda Kota Sungai Penuh M. Rashid membenarkan bahwa dirinya akan memasuki masa purnatugas pada tahun ini. Ia menyampaikan hal tersebut sebagai bagian dari proses administratif yang telah berjalan sesuai aturan kepegawaian.

Baca Juga :  Kemendikdasmen Tambah Dana TPG dan Insentif Guru

“Tahun ini saya masuk masa pensiun,” ujar M. Rashid saat dikonfirmasi, Kamis (22/1/2026).

Kepala Bidang Pengadaan, Mutasi, dan Kepegawaian BKPSDM Kota Sungai Penuh, Roma Usman, membenarkan jumlah ASN yang akan pensiun pada 2026 mencapai puluhan orang. Ia menyebutkan seluruh ASN tersebut telah memenuhi syarat dan mencapai batas usia pensiun sesuai peraturan perundang-undangan.

“Pada tahun 2026, sekitar 99 orang ASN Kota Sungai Penuh memasuki masa pensiun,” kata Roma Usman kepada wartawan.

Roma menjelaskan, ASN yang memasuki masa pensiun terdiri dari berbagai latar belakang jabatan, baik struktural maupun fungsional, termasuk guru dan tenaga teknis lainnya. Proses administrasi pensiun, kata dia, telah disiapkan secara bertahap oleh pemerintah daerah.

Baca Juga :  Ancaman PHK Massal PPPK , Aturan Belanja Pegawai 30 Persen Picu Kekhawatiran

Pemerintah Kota Sungai Penuh juga akan menyesuaikan kebutuhan organisasi seiring dengan berkurangnya jumlah ASN akibat pensiun tersebut. Penataan sumber daya manusia menjadi perhatian agar pelayanan publik tetap berjalan optimal.

Dengan adanya gelombang pensiun ini, Pemkot Sungai Penuh diharapkan dapat melakukan perencanaan kepegawaian secara matang, termasuk pengisian jabatan dan peningkatan kapasitas ASN yang masih aktif guna menjaga efektivitas pemerintahan daerah. (fyo)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Prabowo Ungkap Alasan Koalisi Besar, Indonesia Disebut Seluas Eropa
Kekayaan Bovi Handriyanto, Kadis Pendidikan Sungai Penuh yang Baru Dilantik, Tembus Rp2,18 Miliar
BREAKING NEWS: Lima Jabatan Eselon II Pemkot Sungai Penuh Dilantik, Ini Nama-namanya
Gaji PPPK Sungai Penuh 2027 Tetap Dianggarkan APBD, DPRD Tunggu Aturan Pusat
38 Kepala Sekolah SMPN dan SDN Kota Sungai Penuh Dilantik, Wawako Tegaskan Jangan Ada Pungutan Berkedok Komite
Kemenkeu Bakal Wajibkan Konsultan Pajak Buka Kantor, Aturan Baru Disiapkan
Ini Daftar Lengkap 38 Kepala Sekolah SMP dan SD Negeri Sungai Penuh yang Dilantik Wawako
Empat Marketplace Mulai Pungut PPh 22 Seller, idEA Soroti 3 Masalah
Berita ini 117 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Koalisi Besar, Indonesia Disebut Seluas Eropa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Kekayaan Bovi Handriyanto, Kadis Pendidikan Sungai Penuh yang Baru Dilantik, Tembus Rp2,18 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:22 WIB

BREAKING NEWS: Lima Jabatan Eselon II Pemkot Sungai Penuh Dilantik, Ini Nama-namanya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Gaji PPPK Sungai Penuh 2027 Tetap Dianggarkan APBD, DPRD Tunggu Aturan Pusat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:40 WIB

38 Kepala Sekolah SMPN dan SDN Kota Sungai Penuh Dilantik, Wawako Tegaskan Jangan Ada Pungutan Berkedok Komite

Berita Terbaru

Hukum

KPK Terbitkan Sprindik Baru TPPU Fadia Arafiq

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:02 WIB