Tingkatkan PAD, Sungai Penuh Evaluasi Pajak dan Retribusi Daerah

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 29 Desember 2025 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh mulai menggeser fokus kebijakan fiskal daerah ke arah efisiensi dan optimalisasi penerimaan pajak serta retribusi. Langkah ini ditempuh melalui kajian yang digelar Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda), Senin (29/12/2025), sebagai respons atas kebutuhan pembiayaan pembangunan yang terus meningkat.

Kajian tersebut diarahkan untuk mengukur potensi riil penerimaan daerah sekaligus mengevaluasi sektor-sektor yang selama ini dinilai belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi Kebocoran dan Basis Pajak

Dalam kajian tersebut, Pemkot Sungai Penuh menyoroti pentingnya pendataan ulang objek pajak dan retribusi, termasuk sektor jasa, perdagangan, pariwisata, dan usaha kecil menengah. Basis pajak yang belum terpetakan secara optimal dinilai menjadi salah satu penyebab rendahnya rasio PAD terhadap potensi ekonomi daerah.

Baca Juga :  Air Mengalir di Badan Jalan Pertokoan Sungai Penuh, Ini Sumbernya

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, menyebut bahwa peningkatan PAD tidak selalu harus dilakukan dengan menaikkan tarif, melainkan melalui perluasan basis pajak, peningkatan kepatuhan, serta penutupan celah kebocoran penerimaan.

“Jika potensi ekonomi daerah dikelola dengan sistem yang tepat, PAD bisa meningkat tanpa menambah beban masyarakat,” kata Alfin.

Digitalisasi Jadi Kunci Penguatan Penerimaan

Salah satu fokus utama yang dibahas adalah digitalisasi sistem pemungutan pajak dan retribusi daerah. Dengan sistem digital, pemerintah daerah menargetkan proses penagihan yang lebih transparan, real time, dan minim intervensi manual.

Digitalisasi juga diharapkan mampu:

meningkatkan kepatuhan wajib pajak,

mempercepat pelayanan,

serta memperkuat pengawasan internal terhadap penerimaan daerah.

Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan iklim usaha yang sehat dan adil, terutama bagi pelaku UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi lokal.

Baca Juga :  Kabar Kenaikan Gaji Pensiunan 2026 Beredar, Ini Penjelasan Taspen

PAD sebagai Motor Pembangunan Daerah

Pemkot Sungai Penuh menilai bahwa ketergantungan pada dana transfer pusat perlu dikurangi secara bertahap. PAD yang kuat akan memberi fleksibilitas anggaran bagi daerah untuk membiayai infrastruktur, pelayanan dasar, dan program penguatan ekonomi masyarakat.

Kajian ini juga menekankan pentingnya peran BUMD sebagai sumber pendapatan alternatif, serta perlunya kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menciptakan sistem penerimaan yang berkelanjutan.

Melalui pendekatan berbasis data dan efisiensi, Pemkot Sungai Penuh menargetkan pertumbuhan PAD yang lebih stabil dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Cara Investasi Emas Digital Mulai Rp100 dengan Aman
Rupiah Melemah ke Rp17.135 per Dolar AS, Ini Penyebab dan Prediksi Terbarunya
Breaking: Stok Minyak Indonesia Aman Hingga Akhir 2026, Ini Dampaknya ke Harga BBM!
Rekomendasi Alat Olahraga di Rumah Terlaris di Shopee 2026, Murah dan Praktis
Cara Cepat Dapat DANA Points, Cuma dari Transaksi Harian
5.476 Lowongan Kampung Nelayan MP Dibuka! Tanpa Biaya, Gaji & Peluang Karier BUMN Menanti
Asuransi Mobil Bekas Termurah 2026, TLO Jadi Pilihan Paling Hemat
Resmi Dibuka! 30.000 Lowongan Kopdes Merah Putih 2026, Ini Syarat dan Cara Daftar Online
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 22:00 WIB

Cara Investasi Emas Digital Mulai Rp100 dengan Aman

Kamis, 16 April 2026 - 19:27 WIB

Rupiah Melemah ke Rp17.135 per Dolar AS, Ini Penyebab dan Prediksi Terbarunya

Kamis, 16 April 2026 - 18:59 WIB

Breaking: Stok Minyak Indonesia Aman Hingga Akhir 2026, Ini Dampaknya ke Harga BBM!

Kamis, 16 April 2026 - 15:30 WIB

Cara Cepat Dapat DANA Points, Cuma dari Transaksi Harian

Kamis, 16 April 2026 - 15:04 WIB

5.476 Lowongan Kampung Nelayan MP Dibuka! Tanpa Biaya, Gaji & Peluang Karier BUMN Menanti

Berita Terbaru

Ekonomi

Cara Investasi Emas Digital Mulai Rp100 dengan Aman

Kamis, 16 Apr 2026 - 22:00 WIB