Harga Cabai di Sungai Penuh Melonjak ke Rp80.000 per Kg, Ibu Rumah Tangga Keluhkan Beban Belanja

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 13 Desember 2025 - 08:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAI PENUH — Kenaikan harga cabai kembali terjadi di Kota Sungai Penuh. Di Pasar Tanjung Bajure, harga cabai dilaporkan melonjak tajam hingga mencapai Rp80.000 per kilogram pada Sabtu (13/12/2025). Angka tersebut naik signifikan dibandingkan sehari sebelumnya yang masih berada di kisaran Rp55.000 per kilogram.

Lonjakan harga ini membuat sejumlah ibu rumah tangga mengeluhkan semakin beratnya beban belanja harian. Refita, salah seorang warga Sungai Penuh, mengaku terkejut saat mengetahui harga cabai melonjak dalam waktu singkat. “Pagi ini harga cabai naik jadi Rp80 ribu. Kemarin masih Rp55 ribu,” ujarnya usai berbelanja di Pasar Tanjung Bajure.

Menurut pedagang, kenaikan harga cabai dipicu oleh pasokan yang terbatas dari daerah penghasil, sementara permintaan masyarakat tetap tinggi. Kondisi cuaca yang tidak menentu juga disebut memengaruhi hasil panen petani, sehingga pasokan ke pasar berkurang.

Baca Juga :  Dari Hati untuk Warga: Wako Alfin Bantu Kursi Roda untuk Disabilitas

Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok, khususnya cabai, agar tidak terus membebani ekonomi rumah tangga. Menjelang akhir tahun, warga khawatir kenaikan harga bahan pangan akan terus berlanjut jika tidak ada upaya pengendalian yang efSUNGAI PENUH — Kenaikan harga cabai kembali terjadi di Kota Sungai Penuh. Di Pasar Tanjung Bajure, harga cabai dilaporkan melonjak tajam hingga mencapai Rp80.000 per kilogram pada Sabtu (13/12/2025). Angka tersebut naik signifikan dibandingkan sehari sebelumnya yang masih berada di kisaran Rp55.000 per kilogram.

Lonjakan harga ini membuat sejumlah ibu rumah tangga mengeluhkan semakin beratnya beban belanja harian. Refita, salah seorang warga Sungai Penuh, mengaku terkejut saat mengetahui harga cabai melonjak dalam waktu singkat. “Pagi ini harga cabai naik jadi Rp80 ribu. Kemarin masih Rp55 ribu,” ujarnya usai berbelanja di Pasar Tanjung Bajure.

Baca Juga :  Azhar Hamzah Apresiasi Dedikasi Hidayat dan Sambut Irwan Rahmat Gumilar

Menurut pedagang, kenaikan harga cabai dipicu oleh pasokan yang terbatas dari daerah penghasil, sementara permintaan masyarakat tetap tinggi. Kondisi cuaca yang tidak menentu juga disebut memengaruhi hasil panen petani, sehingga pasokan ke pasar berkurang.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok, khususnya cabai, agar tidak terus membebani ekonomi rumah tangga. Menjelang akhir tahun, warga khawatir kenaikan harga bahan pangan akan terus berlanjut jika tidak ada upaya pengendalian yang efektif.ektif. (fyo)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh Berduka, Ucapan Bela Sungkawa Mengalir atas Wafatnya H. A. Bakri
Proyek Pasar Beringin Sungai Penuh Molor, DPRD Ultimatum Kontraktor: Harus Rampung Oktober 2026
Antrean Solar Subsidi Disorot, DPRD Sungai Penuh Temukan Indikasi Penyalahgunaan
Pengurus Baru PPNI Kota Sungai Penuh Resmi Dilantik, Wako Alfin Soroti Peningkatan Kompetensi Perawat
Pedagang Usul Disperindag, Satpol PP dan Dishub Berkantor Bersama di Pasar Tanjung Bajure, Penertiban Dinilai Belum Efektif
Wako Alfin Temui Kementerian LH, Perjuangkan Status Bukit Khayangan agar Investasi dan Pariwisata Sungai Penuh Tak Terhambat
Dinanti Masyarakat : Wapres Gibran Dikabarkan Kunjungi Pasar Tanjung Bajure Kota Sungai Penuh, Revitalisasi Rp40 Miliar Makin Nyata
Wabup Bungo Tiba-tiba Temui Wawako Sungai Penuh, Apa yang Mereka Bicarakan?
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:07 WIB

Masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh Berduka, Ucapan Bela Sungkawa Mengalir atas Wafatnya H. A. Bakri

Senin, 27 Juli 2026 - 21:35 WIB

Proyek Pasar Beringin Sungai Penuh Molor, DPRD Ultimatum Kontraktor: Harus Rampung Oktober 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 18:05 WIB

Antrean Solar Subsidi Disorot, DPRD Sungai Penuh Temukan Indikasi Penyalahgunaan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:46 WIB

Pengurus Baru PPNI Kota Sungai Penuh Resmi Dilantik, Wako Alfin Soroti Peningkatan Kompetensi Perawat

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:24 WIB

Pedagang Usul Disperindag, Satpol PP dan Dishub Berkantor Bersama di Pasar Tanjung Bajure, Penertiban Dinilai Belum Efektif

Berita Terbaru

Bisnis

Superbank Raup Laba Rp182,6 Miliar pada Semester I 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 02:06 WIB