Banjir Bandang Solok Terbaru: Kantor Bupati Terdampak, Jembatan Putus, Jalur Padang-Solok Lumpuh

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 22 September 2026 - 01:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

PADANG — Banjir bandang menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Senin malam, 21 September 2026. Galodo membawa lumpur dan kayu ke sejumlah kawasan warga.

Banjir terjadi setelah hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah tersebut. Aliran sungai di sekitar kompleks pemerintahan kemudian meluap.

Kompleks Kantor Bupati Solok menjadi salah satu kawasan yang terdampak. Material lumpur dan kayu dilaporkan menutup sejumlah bagian kawasan tersebut.

Sekretaris BPBD Sumatera Barat, Ilham, membenarkan kejadian itu. Menurut laporan awal, satu jembatan juga mengalami putus akibat diterjang aliran banjir.

Rumah warga dan warung ikut terdampak

Bencana tidak hanya berdampak pada kawasan pemerintahan. Sejumlah rumah warga dan warung di sekitar aliran sungai juga dilaporkan terdampak.

BPBD Sumatera Barat masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah bangunan yang terdampak. Petugas juga memeriksa kondisi warga di sekitar lokasi bencana.

Hingga laporan awal diterima pada Senin malam, belum ada informasi mengenai korban jiwa. Kondisi tersebut masih dapat berubah setelah proses pendataan selesai.

Baca Juga :  Pemkab Pessel Usulkan Kuota BBM 2027 Tak Turun, Solar 50.532 KL dan Pertalite 59.092 KL

Jalur Padang-Solok ikut terdampak

Dampak banjir bandang juga mengganggu akses transportasi di wilayah Solok. Material banjir dilaporkan menutup badan jalan pada jalur Padang-Solok.

Kondisi tersebut membuat pengguna jalan perlu memperhatikan informasi terbaru dari petugas. Pengendara sebaiknya tidak memaksakan perjalanan apabila jalur masih dinyatakan berbahaya.

Bagi masyarakat yang hendak bepergian dari Padang menuju Solok atau sebaliknya, informasi mengenai kondisi jalan menjadi penting. Perubahan kondisi dapat terjadi selama hujan masih berlangsung.

Cuaca ekstrem menjadi perhatian

Hujan dengan intensitas tinggi menjadi salah satu faktor yang dilaporkan memicu banjir bandang di Arosuka. Angin kencang juga dilaporkan terjadi bersamaan dengan hujan.

Masyarakat yang tinggal di sekitar sungai dan wilayah rawan banjir perlu meningkatkan kewaspadaan. Potensi banjir susulan juga perlu diantisipasi jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

Petugas gabungan masih melakukan pemeriksaan di lapangan. Data mengenai kerusakan, kondisi jembatan, akses jalan dan kebutuhan warga akan diperbarui setelah proses asesmen selesai.

Baca Juga :  Perubahan APBD Sumbar 2026 Berbasis Data, Gubernur Mahyeldi Fokus Percepatan Pemulihan Pascabencana

FAQ Banjir Bandang Solok 21 September 2026

Apa penyebab banjir bandang di Solok?
Berdasarkan laporan awal BPBD Sumbar, hujan deras disertai angin kencang memicu meluapnya aliran sungai di sekitar Arosuka.

Apakah Kantor Bupati Solok terdampak?
Ya. Kawasan kompleks Kantor Bupati Solok di Arosuka dilaporkan terdampak material lumpur dan kayu.

Apakah ada jembatan yang putus?
Laporan awal BPBD Sumbar menyebut terdapat satu jembatan yang putus akibat banjir bandang.

Apakah ada korban jiwa?
Hingga laporan awal pada Senin malam, belum ada informasi mengenai korban jiwa.

Apakah rumah warga terdampak?
Ya. Sejumlah rumah warga dan warung di sekitar aliran sungai dilaporkan terdampak.

Bagaimana kondisi jalur Padang-Solok?
Material banjir dilaporkan menutup badan jalan pada jalur Padang-Solok. Pengguna jalan perlu mengikuti informasi terbaru dari petugas.

Apa yang harus dilakukan warga saat hujan deras?
Warga di sekitar sungai dan wilayah rawan banjir perlu meningkatkan kewaspadaan. Jika kondisi membahayakan, ikuti arahan evakuasi petugas. (*)

Berita Terkait

BREAKING NEWS: Malam Ini Jalan Sungai Penuh–Tapan Kembali Longsor, Akses Lumpuh Total
Pemkab Pessel Usulkan Kuota BBM 2027 Tak Turun, Solar 50.532 KL dan Pertalite 59.092 KL
Bupati Pessel Minta Tidak Ada Lagi Pencurian Kayu di Bukit Tapan
BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sumatera Barat 12 Oktober 2026, Bagaimana dengan Jambi?
Jalur Tapan–Sungai Penuh Lumpuh, 14 Mobil Tangki BBM Terjebak Longsor
Longsor di Perbatasan Sako–Tapan, Kendaraan Terjebak Berjam-jam di Jalur Jangki Ayam
Inflasi Sumbar September 2026 Tembus 3,50 Persen, Harga Cabai Merah Mulai Merangkak Naik
Perubahan APBD Sumbar 2026 Berbasis Data, Gubernur Mahyeldi Fokus Percepatan Pemulihan Pascabencana
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:45 WIB

BREAKING NEWS: Malam Ini Jalan Sungai Penuh–Tapan Kembali Longsor, Akses Lumpuh Total

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Pemkab Pessel Usulkan Kuota BBM 2027 Tak Turun, Solar 50.532 KL dan Pertalite 59.092 KL

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:40 WIB

Bupati Pessel Minta Tidak Ada Lagi Pencurian Kayu di Bukit Tapan

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:00 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sumatera Barat 12 Oktober 2026, Bagaimana dengan Jambi?

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Jalur Tapan–Sungai Penuh Lumpuh, 14 Mobil Tangki BBM Terjebak Longsor

Berita Terbaru