Setiap Kajari Sungai Penuh Baru, Selalu Ada Kasus Korupsi Yang Terungkap 

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 10 Desember 2025 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH – Fenomena menarik kembali mencuat di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, di mana setiap kali pergantian Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) terjadi, selalu ada kasus korupsi yang berhasil diungkap oleh aparat penegak hukum. Masyarakat menilai kondisi ini sebagai tanda bahwa praktik tindak pidana korupsi di daerah tersebut masih berlangsung dan membutuhkan perhatian lebih serius dari berbagai pihak.

Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah Kajari yang bertugas di Kerinci dan Sungai Penuh kerap memulai masa jabatannya dengan membuka kembali berkas-berkas lama maupun menyoroti proyek anggaran berjalan. Langkah ini kemudian berujung pada pengungkapan kasus korupsi baru, mulai dari korupsi proyek infrastruktur, penyalahgunaan anggaran desa, hingga dugaan permainan pada proyek pengadaan barang dan jasa.

Baca Juga :  Azhar Hamzah Hadiri Bimtek ASWAKADA 2026, Perkuat Sinergi Pusat-Daerah

Setiap kali pejabat baru dilantik, ritme kerja di bidang pemberantasan korupsi biasanya langsung meningkat. Tim penyidik turun ke lapangan untuk melakukan klarifikasi, pemeriksaan dokumen, hingga pemanggilan sejumlah saksi. Bagi sebagian warga, munculnya kasus korupsi setiap pergantian Kajari menunjukkan bahwa banyak persoalan yang belum terselesaikan dan seperti menanti untuk dibuka kembali.

Meski begitu, kondisi ini sekaligus memperlihatkan komitmen para Kajari yang datang untuk menegakkan hukum secara tegas. Sejumlah kasus yang sempat mandek akhirnya kembali diproses, dan beberapa di antaranya telah berakhir pada tahap penetapan tersangka maupun putusan pengadilan. Setiap Kajari disebut membawa gaya kerja berbeda, tetapi tetap dalam satu garis tugas: memastikan anggaran negara tidak disalahgunakan.

Baca Juga :  Festival Budaya Datuk Singarapih Putih Semarak, Wawako Azhar Turut Hadir

“Masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh berharap agar langkah tegas kejaksaan tidak hanya muncul di awal masa jabatan, tetapi terus berlanjut hingga periode kepemimpinan berakhir,” ujar Yudhi Hermawan penggiat anti korupsi Sungai Penuh, Kerinci.

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Dulu Rival di Pilkada, Kini Tokoh Adat Enam Luhah Anugerahkan Gelar Kehormatan untuk Wali Kota Alfin Bakar
Filosofi “Tenggelam Samo Tenggelam”, Makna Persatuan dalam Karang Setio Depati Nan Bertujuh
Menelusuri Jejak Datuk Singarapi Putih Dasira, Mata Rantai Adat yang Menghubungkan Dusun Baru, Dusun Empih dan Hamparan Rawang
Begini Cara Keputusan Adat Karang Setio Ditetapkan, Tidak Bisa Sepihak
Bupati Monadi Gandeng Pers dan Masyarakat Sukseskan Pembangunan RSUD Kerinci
Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai, Monadi Tekankan Pengawasan Ketat dan Target Rumah Sakit Tipe C
RSUD Kerinci Dapat Suntikan APBN Rp138 Miliar, Dinkes Catat Prestasi Raih Rp211 Miliar dalam 3 Tahun
Menunggu Monadi-Murison, Isu Pelantikan Kepsek SD dan SMP Kerinci Makin Santer
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:15 WIB

Dulu Rival di Pilkada, Kini Tokoh Adat Enam Luhah Anugerahkan Gelar Kehormatan untuk Wali Kota Alfin Bakar

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:20 WIB

Filosofi “Tenggelam Samo Tenggelam”, Makna Persatuan dalam Karang Setio Depati Nan Bertujuh

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:43 WIB

Menelusuri Jejak Datuk Singarapi Putih Dasira, Mata Rantai Adat yang Menghubungkan Dusun Baru, Dusun Empih dan Hamparan Rawang

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:15 WIB

Begini Cara Keputusan Adat Karang Setio Ditetapkan, Tidak Bisa Sepihak

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:25 WIB

Bupati Monadi Gandeng Pers dan Masyarakat Sukseskan Pembangunan RSUD Kerinci

Berita Terbaru