RSUD Kerinci Dapat Suntikan APBN Rp138 Miliar, Dinkes Catat Prestasi Raih Rp211 Miliar dalam 3 Tahun

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

KERINCI – Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci mencatat capaian penting dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan daerah. Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, organisasi perangkat daerah tersebut berhasil menghadirkan anggaran dari pemerintah pusat melalui APBN dengan total mencapai Rp211 miliar untuk berbagai proyek strategis kesehatan di Kabupaten Kerinci.

Realisasi anggaran tersebut digunakan untuk sejumlah program prioritas, mulai dari pembangunan RSUD Tipe D Bukit Kerman, pembangunan puskesmas modern di tiga kecamatan, hingga pengalokasian dana sebesar Rp138 miliar untuk pembangunan dan pengembangan RSUD Kerinci di Kecamatan Siulak.

Tahapan pembangunan RSUD Kerinci memasuki babak baru pada Sabtu (20/6/2026). Pemerintah Kabupaten Kerinci secara resmi melakukan penyerahan lahan kepada pihak pelaksana proyek sebagai tanda dimulainya pekerjaan konstruksi rumah sakit tersebut.

Bupati Kerinci, Monadi, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat yang telah memberikan alokasi anggaran besar untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Kerinci.

Baca Juga :  Dari RS Tipe D Bukit Kerman hingga RS Tipe C Siulak, Bukti Pembangunan Kesehatan Kerinci yang Berkelanjutan

“Kita sangat bersyukur Kabupaten Kerinci mendapatkan fasilitas anggaran dari Pemerintah Pusat ke daerah untuk peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar Monadi kepada awak media usai kegiatan penyerahan lahan.

Ia menjelaskan, proyek pembangunan dan renovasi RSUD Kerinci ditargetkan selesai pada 31 Desember 2026. Setelah rampung, rumah sakit tersebut akan mengalami peningkatan kapasitas layanan yang signifikan sehingga mampu memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat secara lebih optimal.

Pengembangan rumah sakit itu meliputi penambahan 100 tempat tidur baru, layanan hemodialisa atau cuci darah, ruang terapi medis, serta fasilitas kemoterapi. Kehadiran layanan tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap rumah sakit di luar daerah untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Monadi berharap seluruh pihak dapat memberikan dukungan agar pembangunan berjalan sesuai jadwal. Menurutnya, proyek yang didukung APBN tersebut akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kerinci, baik dari sisi akses layanan kesehatan, efisiensi biaya pengobatan, maupun peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit daerah.

Baca Juga :  Insiden Uji Coba: Kelistrikan Gedung DPRD Kerinci Bermasalah

FAQ

Berapa total APBN yang berhasil didatangkan Dinas Kesehatan Kerinci?
Dalam tiga tahun terakhir, Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci berhasil mendatangkan dana APBN sebesar Rp211 miliar.

Berapa anggaran pembangunan RSUD Kerinci?
Pembangunan dan pengembangan RSUD Kerinci mendapatkan alokasi APBN sebesar Rp138 miliar.

Kapan proyek RSUD Kerinci selesai?
Pemerintah Kabupaten Kerinci menargetkan proyek selesai pada 31 Desember 2026.

Fasilitas baru apa saja yang akan tersedia di RSUD Kerinci?
Fasilitas baru meliputi tambahan 100 tempat tidur, layanan cuci darah (hemodialisa), ruang terapi, dan layanan kemoterapi.

Apa manfaat pembangunan RSUD Kerinci bagi masyarakat?
Masyarakat akan memperoleh layanan kesehatan yang lebih lengkap dan berkualitas tanpa harus banyak dirujuk ke rumah sakit di luar daerah. (fyo)

Berita Terkait

Menunggu Monadi-Murison, Isu Pelantikan Kepsek SD dan SMP Kerinci Makin Santer
Wisuda XII IAIN Kerinci Kukuhkan 538 Lulusan, Rektor : Kita Siap Melangkah Menuju UIN
ASN Kerinci Keluhkan Surat Sakit Dokter Swasta dan PPPK Tak Diakui, BKPSDM Diminta Beri Penjelasan Resmi
Rehab Jalan Renah Pemetik Mulai Dikerjakan, Warga Pertanyakan Sumber Anggaran Perbaikan
Proyek Pengendalian Banjir Batang Merao Dikebut, Selesai Akhir 2026
Kebakaran Hebat di Sebukar Kerinci Malam Ini, Rumah Orang Tua Mantan Pj Bupati Asraf Ikut Dilalap Api
Proyek RSUD Kerinci Resmi Dimulai : Hari Ini Kontraktor Pelaksana PT Urban Teken Kontrak, Pengawasan Senilai Rp2,83 Miliar
Dari RS Tipe D Bukit Kerman hingga RS Tipe C Siulak, Bukti Pembangunan Kesehatan Kerinci yang Berkelanjutan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:40 WIB

RSUD Kerinci Dapat Suntikan APBN Rp138 Miliar, Dinkes Catat Prestasi Raih Rp211 Miliar dalam 3 Tahun

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:04 WIB

Menunggu Monadi-Murison, Isu Pelantikan Kepsek SD dan SMP Kerinci Makin Santer

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:43 WIB

Wisuda XII IAIN Kerinci Kukuhkan 538 Lulusan, Rektor : Kita Siap Melangkah Menuju UIN

Senin, 15 Juni 2026 - 18:27 WIB

ASN Kerinci Keluhkan Surat Sakit Dokter Swasta dan PPPK Tak Diakui, BKPSDM Diminta Beri Penjelasan Resmi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:34 WIB

Rehab Jalan Renah Pemetik Mulai Dikerjakan, Warga Pertanyakan Sumber Anggaran Perbaikan

Berita Terbaru

Pemerintahan

CPNS 2026 Kapan Dibuka? Ini Penjelasan Resmi dari BKN

Sabtu, 20 Jun 2026 - 13:07 WIB