Sungai Penuh — Kinerja Pemerintah Kota Sungai Penuh di bawah kepemimpinan Wali Kota Alfin kembali mendapat apresiasi pemerintah pusat. Dalam kurun sekitar satu tahun, Sungai Penuh disebut meraih dua penghargaan yang disertai insentif fiskal dengan total Rp4,5 miliar.
Capaian pertama datang dari prestasi penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting. Sungai Penuh meraih posisi pertama tingkat kota se-Sumatera dalam kategori tersebut. Penghargaan itu diserahkan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya dalam acara apresiasi pemerintah daerah berprestasi di Palembang, Sumatera Selatan, pada Sabtu, 25 April.
Atas capaian tersebut, pemerintah pusat memberikan insentif fiskal Rp3 miliar kepada Pemerintah Kota Sungai Penuh. Pemerintah pusat menilai kinerja daerah menunjukkan perbaikan dalam penanganan kemiskinan dan stunting.
Program yang dijalankan Pemkot Sungai Penuh mencakup penguatan jaring pengaman sosial dan intervensi gizi. Salah satu program yang mendapat perhatian ialah 3S, yakni Segenggam Beras, Sebutir Telur, dan Seribu Rupiah. Program tersebut digagas bersama TP PKK Kota Sungai Penuh.
Prestasi berikutnya datang dari kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan. Atas capaian itu, Sungai Penuh kembali mendapatkan apresiasi pemerintah pusat dan tambahan insentif fiskal Rp1,5 miliar. Jika digabungkan dengan insentif sebelumnya, nilainya mencapai Rp4,5 miliar.
Wali Kota Alfin menyebut penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama. Menurut dia, keberhasilan daerah tidak hanya ditentukan pemerintah, tetapi juga perangkat daerah, TP PKK, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras kita bersama,” ujar Alfin. Ia mengatakan capaian tersebut menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas program dan memastikan manfaat pembangunan dirasakan masyarakat.
Rangkaian penghargaan dan insentif fiskal tersebut menjadi modal penting bagi Sungai Penuh untuk memperkuat pelayanan publik. Selain sektor pendidikan, pemerintah daerah dituntut menjaga kinerja dalam pengentasan kemiskinan, penanganan stunting, serta pembangunan yang berdampak langsung kepada masyarakat.
FAQ
Berapa total insentif fiskal yang disebut diterima Sungai Penuh?
Total insentif fiskal yang disebut dalam dua capaian tersebut mencapai Rp4,5 miliar.
Dari mana angka Rp4,5 miliar tersebut?
Angka itu berasal dari insentif fiskal Rp3 miliar atas capaian kemiskinan dan stunting serta Rp1,5 miliar terkait akses penduduk ke layanan pendidikan.
Apa saja prestasi Sungai Penuh yang mendapat apresiasi?
Capaian yang disebut meliputi penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting serta peningkatan akses penduduk terhadap layanan pendidikan.
Apa manfaat insentif fiskal bagi pemerintah daerah?
Insentif fiskal dapat menjadi tambahan ruang fiskal untuk mendukung program daerah sesuai ketentuan penggunaan anggaran.
Siapa Wali Kota Sungai Penuh dalam capaian tersebut?
Wali Kota Sungai Penuh yang disebut dalam informasi tersebut adalah Alfin. (Tim)
Penulis : Fanda Yosephta
Editor : Fanda Yosephta









