Pendapatan Daerah Sungai Penuh Naik Rp5,03 Miliar dalam Perubahan APBD 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

SUNGAI PENUH – Pendapatan daerah Kota Sungai Penuh diproyeksikan meningkat sekitar Rp5,03 miliar dalam rancangan perubahan KUA dan PPAS APBD Tahun Anggaran 2026. Kenaikan tersebut membuat target pendapatan daerah berubah dari Rp696,94 miliar menjadi Rp701,97 miliar.

Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah menyampaikan pengantar Wali Kota Alfin, S.H. dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Sungai Penuh, Rabu (12/8/2026). Rapat tersebut membahas Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD serta Rancangan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara 2026.

Kenaikan pendapatan daerah menjadi salah satu poin penting dalam rancangan perubahan anggaran tersebut. Pemerintah Kota Sungai Penuh menyesuaikan kebijakan fiskal dengan perkembangan kondisi keuangan daerah dan kebutuhan pembangunan.

Dalam rancangan perubahan KUA-PPAS, Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat dari Rp105,17 miliar menjadi Rp105,85 miliar. Dengan demikian, PAD bertambah sekitar Rp680 juta dibandingkan target sebelumnya.

Baca Juga :  Gaji ASN Sungai Penuh Molor di Awal 2026, Ada Masalah di Pengelolaan Keuangan?

Selain PAD, pendapatan transfer juga mengalami kenaikan. Angkanya berubah dari Rp590,38 miliar menjadi Rp594,75 miliar. Artinya, terdapat tambahan sekitar Rp4,37 miliar pada komponen pendapatan transfer.

Secara keseluruhan, kenaikan PAD dan pendapatan transfer mendorong target pendapatan daerah menjadi Rp701,97 miliar. Pemerintah daerah juga memperhitungkan sejumlah penyesuaian anggaran serta perkembangan kondisi keuangan dalam rancangan perubahan tersebut.

Azhar menjelaskan, perubahan KUA dan PPAS merupakan tindak lanjut Perubahan RKPD Kota Sungai Penuh Tahun 2026. Dokumen tersebut ditetapkan melalui Peraturan Wali Kota Sungai Penuh Nomor 52 Tahun 2026 pada 28 Juli 2026.

Selain perubahan pendapatan, Pemkot Sungai Penuh juga menyesuaikan SiLPA Tahun Anggaran 2025 berdasarkan hasil pemeriksaan BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi. Nilai SiLPA yang digunakan dalam Tahun Anggaran 2026 mencapai Rp936.681.841,13. Selanjutnya, pemerintah bersama DPRD akan membahas rancangan perubahan tersebut dengan mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan kepentingan masyarakat.

Baca Juga :  HUT Pesisir Selatan ke-78, Wawako Azhar Dorong Kerja Sama Pembangunan

FAQ Pendapatan Daerah Sungai Penuh 2026

Berapa pendapatan daerah Sungai Penuh dalam rancangan perubahan APBD 2026?
Pendapatan daerah diproyeksikan mencapai Rp701,97 miliar.

Berapa kenaikan pendapatan daerah Sungai Penuh?
Pendapatan daerah naik dari Rp696,94 miliar menjadi Rp701,97 miliar atau bertambah sekitar Rp5,03 miliar.

Berapa target PAD Sungai Penuh 2026 setelah perubahan?
PAD meningkat dari Rp105,17 miliar menjadi Rp105,85 miliar.

Berapa pendapatan transfer Sungai Penuh setelah perubahan?
Pendapatan transfer naik dari Rp590,38 miliar menjadi Rp594,75 miliar.

Mengapa pendapatan daerah mengalami perubahan?
Penyesuaian dilakukan berdasarkan perkembangan kondisi keuangan daerah, proyeksi pendapatan, belanja, pembiayaan, serta kebutuhan pembangunan.

Siapa yang menyampaikan pengantar perubahan KUA-PPAS?
Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah menyampaikan pengantar Wali Kota Alfin, S.H. dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Sungai Penuh. (Tim)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Wako Alfin Serahkan 219.000 Bibit Kopi kepada 11 Kelompok Tani, Targetkan Sungai Penuh Jadi Sentra Kopi Berkualitas
AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Resmi Jadi Kapolres Kerinci, Gantikan AKBP Ramadhanil
Sekda Alpian Soroti Disiplin ASN Sungai Penuh, BKPSDM Diminta Perkuat Pengawasan
Proyek IPA Rawang Dikebut, Target Rampung Akhir 2026
Musda IV KAHMI Kerinci-Sungai Penuh : Soni Indra Kembali Terpilih, Tim Pemekaran Terbentuk
5 Jabatan Kepala OPD Sungai Penuh Dilelang, Nasib 4 Plt Jadi Sorotan: Zanti, Bovi, Zahirman, Jumadil Bertahan atau Tergusur?
Kenduri Sko Pondok Tinggi Direncanakan Digelar 2028, Azhar Hamzah: Saya Dukung 200 Persen
ISMI Kerinci Berbagi ! Gandeng Nailah Hairat Wisata, Tawarkan Paket Umrah Mulai Rp27 Jutaan
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 20:46 WIB

Wako Alfin Serahkan 219.000 Bibit Kopi kepada 11 Kelompok Tani, Targetkan Sungai Penuh Jadi Sentra Kopi Berkualitas

Jumat, 11 September 2026 - 12:12 WIB

AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Resmi Jadi Kapolres Kerinci, Gantikan AKBP Ramadhanil

Senin, 7 September 2026 - 11:16 WIB

Sekda Alpian Soroti Disiplin ASN Sungai Penuh, BKPSDM Diminta Perkuat Pengawasan

Minggu, 6 September 2026 - 12:33 WIB

Proyek IPA Rawang Dikebut, Target Rampung Akhir 2026

Sabtu, 5 September 2026 - 19:40 WIB

Musda IV KAHMI Kerinci-Sungai Penuh : Soni Indra Kembali Terpilih, Tim Pemekaran Terbentuk

Berita Terbaru