Wali Kota Alfin: Penertiban Pasar Bajure Demi Kenyamanan Bersama untuk Ekonomi Berkelanjutan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 3 April 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh menegaskan bahwa penertiban dan penataan Pasar Tanjung Bajure dilakukan semata-mata untuk kepentingan bersama, baik pedagang maupun masyarakat sebagai konsumen.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin SH, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan upaya menciptakan suasana pasar yang lebih aman, nyaman, dan tertib.

“Penataan ini bukan untuk merugikan pedagang, justru sebaliknya. Kita ingin menghadirkan pasar yang lebih layak, bersih, dan nyaman sehingga aktivitas jual beli bisa berjalan lebih baik,” ujar Alfin.

Kondisi Pasar yang Perlu Pembenahan

Selama puluhan tahun, aktivitas di Pasar Tanjung Bajure berlangsung tanpa perubahan signifikan. Banyak pedagang yang berjualan di badan jalan, menyebabkan akses menjadi sempit dan kurang nyaman bagi pembeli.

Selain itu, kondisi jalan yang becek saat hujan serta tumpukan sampah yang menimbulkan bau tidak sedap turut menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Baca Juga :  Wako Alfin Lantik 5 Kades PAW. Ini Instruksi Penting Yang Langsung Disampaikan

Situasi tersebut dinilai tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi menghambat pertumbuhan aktivitas ekonomi di pasar tradisional tersebut.

Penataan untuk Kenyamanan dan Keamanan Bersama

Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menegaskan bahwa penertiban dilakukan dengan pendekatan yang humanis dan persuasif.

“Kami memahami ada kekhawatiran dari sebagian pedagang. Namun, perlu dipahami bahwa tujuan utama penataan ini adalah menciptakan rasa aman dan nyaman bagi semua pihak, baik pedagang maupun pembeli,” kata Azhar.

Ia menambahkan, pemerintah tidak hanya melakukan penertiban, tetapi juga menyiapkan solusi dengan memanfaatkan bangunan pasar yang sudah tersedia agar pedagang tetap bisa berjualan dengan lebih tertib.

Dorong Peningkatan Transaksi dan Kunjungan

Penataan pasar diyakini akan membawa dampak positif bagi perekonomian lokal. Dengan kondisi pasar yang lebih rapi, bersih, dan mudah diakses, minat masyarakat untuk berbelanja diperkirakan akan meningkat.

“Kalau pasar tertata dengan baik, pengunjung akan lebih nyaman datang. Akses jalan lancar, parkir tertib, tidak berdesakan. Ini tentu akan berdampak pada meningkatnya transaksi pedagang,” lanjut Azhar.

Baca Juga :  Satgas Drainase Bergerak: Selokan Bersih, Kota Aman dari Banjir

Butuh Dukungan Semua Pihak

Pemerintah Kota Sungai Penuh juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para pedagang, untuk bersama-sama mendukung program penataan ini.

Alfin menekankan bahwa keberhasilan penataan pasar sangat bergantung pada kerja sama semua pihak.

“Kami berharap dukungan dari seluruh pedagang dan masyarakat. Ini adalah langkah besar untuk keberlanjutan aktivitas ekonomi yang lebih baik di Kota Sungai Penuh,” tegasnya.

Meski diakui masih ada penolakan dari sebagian pedagang, pemerintah mengajak semua pihak untuk melihat manfaat jangka panjang dari kebijakan tersebut.

“Pada akhirnya, penataan ini murni untuk kepentingan bersama. Kita ingin pasar yang lebih baik, yang bisa dinikmati oleh pedagang dan masyarakat secara luas,” tutup Alfin.

Penulis : Dedi Dora

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik Sukses Digelar, Gubernur dan Ribuan Pengunjung Dipukau Festival Adat
Delapan Jabatan Kepala OPD Kota Sungai Penuh Kosong, Publik Menanti Lelang Jabatan
Biaya Balik Nama Kendaraan 2026 Terbaru, BBNKB Bekas Gratis tapi Tetap Ada Biaya yang Harus Dibayar
750 Pemangku Adat 6 Lurah Sungai Penuh Dilantik Hari Ini dalam Kenduri Sko, Tonggak Pelestarian Warisan Leluhur
Gubernur Al Haris, Wako Alfin, Bupati Monadi dan Sekda Alfian Terima Gelar Adat Depati Kehormatan di Kenduri Sko 6 Lurah Sungai Penuh 2026
Mobil Terjun ke Jurang di Jalur Sungai Penuh–Tapan, Dua Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
Kerbau Disembelih, Lemang Mulai Dimasak, Luhah Dasira Buka Rangkaian Kenduri Sko Enam Luhah Sungai Penuh
Drama Kolosal Ninek Siak Lengih Hidupkan Jejak Penyebaran Islam di Sakti Alam Kerinci
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:44 WIB

Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik Sukses Digelar, Gubernur dan Ribuan Pengunjung Dipukau Festival Adat

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:00 WIB

Delapan Jabatan Kepala OPD Kota Sungai Penuh Kosong, Publik Menanti Lelang Jabatan

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:00 WIB

Biaya Balik Nama Kendaraan 2026 Terbaru, BBNKB Bekas Gratis tapi Tetap Ada Biaya yang Harus Dibayar

Minggu, 5 Juli 2026 - 08:04 WIB

750 Pemangku Adat 6 Lurah Sungai Penuh Dilantik Hari Ini dalam Kenduri Sko, Tonggak Pelestarian Warisan Leluhur

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:38 WIB

Gubernur Al Haris, Wako Alfin, Bupati Monadi dan Sekda Alfian Terima Gelar Adat Depati Kehormatan di Kenduri Sko 6 Lurah Sungai Penuh 2026

Berita Terbaru