Longsor Susulan Tutup Jalur Sungai Penuh–Sumbar, 30 Personel Diterjunkan Bersihkan Material

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH – Bencana alam longsor susulan kembali terjadi di jalur lintas antarprovinsi yang menghubungkan Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi, dengan Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Kejadian pada Jumat pagi itu menimpa dua titik sekaligus, yakni Km 18 dan Km 20 Puncak Jalan Lintas Sungai Penuh–Sumbar, Kecamatan Sungai Bungkal.

Material longsor setinggi sekitar satu meter menutup badan jalan sepanjang kurang lebih 10 meter sehingga kendaraan roda dua dan roda empat tidak dapat melintas. Kemacetan panjang tak terhindarkan, mengakibatkan lumpuhnya akses transportasi antarprovinsi. Peristiwa ini terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan Puncak Sungai Penuh sejak malam sebelumnya. Padahal, satu hari sebelumnya titik yang sama juga telah mengalami longsor dan dibersihkan, namun kembali terdampak akibat cuaca ekstrem.

Baca Juga :  Pelaku Sabu Ditangkap di Hiang Tinggi, Polisi Telusuri Pemasok dari Jambi

Mendapat laporan dari masyarakat, Polres Kerinci langsung mengerahkan personel ke lokasi. Wakapolres Kerinci turun langsung bersama Kabag Ops, Kasat Lantas, Kasat Intelkam, serta puluhan personel untuk melakukan penanganan darurat. Mereka berkoordinasi dengan Dinas PUPR Kota Sungai Penuh untuk mendatangkan dua unit alat berat guna membersihkan material tanah. Mobil SAR Polres Kerinci juga diterjunkan untuk menyingkirkan pohon tumbang yang ikut menutup badan jalan.

“Total sekitar 30 personel gabungan diturunkan dalam operasi pembersihan tersebut. Tidak ada korban jiwa maupun warga terdampak dalam peristiwa ini. Hingga siang hari, jalur kembali dapat dilalui kendaraan, meski pengendara tetap kami imbau waspada karena kawasan ini masih rawan longsor apabila hujan turun lagi,” tutur Kapolres Kerinci, Jumat (28/11/2025).

Baca Juga :  Jalan Kerinci–Bangko Longsor Lagi, Pengendara Harus Antre Berjam-Jam untuk Melintas

Kapolres juga menyampaikan bahwa petugas di lapangan menghadapi kesulitan komunikasi akibat tidak adanya sinyal telepon seluler di area kejadian, sehingga koordinasi menggunakan perangkat radio.

Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem, pihak kepolisian meminta Dinas PUPR Kota Sungai Penuh, Balai PUPR Provinsi Jambi, serta instansi terkait lainnya untuk menyiagakan alat berat dan personel di titik-titik rawan bencana. Upaya tersebut diperlukan untuk memastikan respons cepat apabila terjadi longsor susulan yang berpotensi menutup jalur utama antarprovinsi.

Kapolres Kerinci menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan rutin di sepanjang jalur Puncak Sungai Penuh dan menyiapkan langkah mitigasi guna mencegah risiko kecelakaan dan gangguan arus lalu lintas.(ded/***)

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Dulu Rival di Pilkada, Kini Tokoh Adat Enam Luhah Anugerahkan Gelar Kehormatan untuk Wali Kota Alfin Bakar
Filosofi “Tenggelam Samo Tenggelam”, Makna Persatuan dalam Karang Setio Depati Nan Bertujuh
Menelusuri Jejak Datuk Singarapi Putih Dasira, Mata Rantai Adat yang Menghubungkan Dusun Baru, Dusun Empih dan Hamparan Rawang
Begini Cara Keputusan Adat Karang Setio Ditetapkan, Tidak Bisa Sepihak
Pejabat Era AJB dan Ahmadi Dominasi Pelantikan, Ini Daftar 56 Pejabat Eselon III yang Dilantik di Kota Sungai Penuh
Tiga Eks Kadis yang Sempat Dinonjobkan Kembali Dilantik, Ini Jabatan Baru Mereka di Pemkot Sungai Penuh
BREAKING NEWS: Pemkot Sungai Penuh Reshuffle Besar-Besaran, Sekitar 50 Pejabat Eselon III dan IV Dilantik Malam Ini
Wisuda XII IAIN Kerinci Kukuhkan 538 Lulusan, Rektor : Kita Siap Melangkah Menuju UIN
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:15 WIB

Dulu Rival di Pilkada, Kini Tokoh Adat Enam Luhah Anugerahkan Gelar Kehormatan untuk Wali Kota Alfin Bakar

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:20 WIB

Filosofi “Tenggelam Samo Tenggelam”, Makna Persatuan dalam Karang Setio Depati Nan Bertujuh

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:43 WIB

Menelusuri Jejak Datuk Singarapi Putih Dasira, Mata Rantai Adat yang Menghubungkan Dusun Baru, Dusun Empih dan Hamparan Rawang

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:15 WIB

Begini Cara Keputusan Adat Karang Setio Ditetapkan, Tidak Bisa Sepihak

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:02 WIB

Pejabat Era AJB dan Ahmadi Dominasi Pelantikan, Ini Daftar 56 Pejabat Eselon III yang Dilantik di Kota Sungai Penuh

Berita Terbaru