JAKARTA – Gelombang investasi besar di sektor kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kembali terjadi. Raksasa teknologi asal Jepang, SoftBank Group, mengumumkan rencana investasi senilai 45 miliar euro atau sekitar Rp 922 triliun untuk membangun infrastruktur AI di Prancis selama lima tahun ke depan.
Investasi jumbo tersebut akan difokuskan pada pembangunan pusat data berkapasitas besar di wilayah Hauts-de-France. Proyek ini menjadi salah satu investasi infrastruktur AI terbesar di Eropa dan diproyeksikan memperkuat posisi Prancis sebagai pusat pengembangan teknologi digital di kawasan tersebut.
Langkah agresif SoftBank muncul di tengah meningkatnya kebutuhan komputasi AI global. Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi kecerdasan buatan berkembang sangat cepat berkat kemunculan model AI generatif yang membutuhkan daya komputasi dan kapasitas penyimpanan data dalam jumlah sangat besar.
Pada tahap awal, SoftBank akan membangun tiga pusat data AI yang ditargetkan mulai beroperasi sebelum tahun 2031. Salah satu lokasi yang telah dikonfirmasi berada di kota Dunkirk. Ketiga fasilitas tersebut diproyeksikan menjadi tulang punggung pengembangan layanan AI dan cloud computing di Eropa.
Untuk mendukung proyek tersebut, SoftBank menggandeng Schneider Electric sebagai penyedia teknologi dan sistem pendukung pusat data. Selain itu, perusahaan listrik negara Prancis, EDF, juga akan menyediakan fasilitas energi yang dibutuhkan guna memastikan operasional pusat data berjalan optimal.
Pendiri SoftBank, Masayoshi Son, menilai ketersediaan energi menjadi faktor utama dalam pemilihan Prancis sebagai lokasi investasi. Menurutnya, kemampuan negara tersebut dalam memproduksi dan mengekspor energi memberikan keunggulan strategis bagi pengembangan pusat data AI berskala besar.
Menariknya, nilai investasi tersebut masih berpotensi bertambah. SoftBank disebut tengah menyiapkan tahap lanjutan yang dapat meningkatkan total investasi hingga 75 miliar euro atau setara sekitar Rp 1.537 triliun. Jika terealisasi, proyek ini akan menjadi salah satu pembangunan infrastruktur digital terbesar di dunia.
Investasi masif ini juga memperlihatkan semakin ketatnya persaingan global dalam penguasaan teknologi AI. Negara-negara di Eropa, Amerika Serikat, hingga Asia berlomba menyediakan pusat data berkapasitas tinggi untuk mendukung perkembangan kecerdasan buatan, komputasi awan, hingga layanan digital generasi berikutnya.
Bagi industri teknologi global, langkah SoftBank menjadi sinyal kuat bahwa era AI baru saja dimulai. Kebutuhan terhadap pusat data, cloud computing, keamanan siber, hingga perangkat keras AI diperkirakan terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang. Kondisi tersebut membuka peluang investasi baru sekaligus mempercepat transformasi digital di berbagai sektor ekonomi.
FAQ
Berapa nilai investasi SoftBank di Prancis?
SoftBank mengalokasikan investasi awal sebesar 45 miliar euro atau sekitar Rp 922 triliun untuk pembangunan infrastruktur AI.
Di mana lokasi proyek pusat data AI SoftBank?
Proyek akan berpusat di wilayah Hauts-de-France, Prancis Utara, termasuk kota Dunkirk.
Kapan pusat data mulai beroperasi?
Tiga pusat data tahap awal ditargetkan mulai beroperasi sebelum tahun 2031.
Mengapa SoftBank memilih Prancis?
Ketersediaan pasokan energi yang besar dan stabil menjadi alasan utama pemilihan Prancis sebagai lokasi investasi.
Apakah nilai investasi bisa bertambah?
Ya. SoftBank berencana melakukan ekspansi lanjutan sehingga total investasi berpotensi mencapai 75 miliar euro atau sekitar Rp 1.537 triliun. (Tim)









