Pekan Pendidikan Wartawan, Ketum PWI Ajak Media Lawan Hoaks dan Disinformasi

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 20 November 2025 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA-Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, menegaskan bahwa jurnalis harus mampu beradaptasi dengan perubahan agar tetap relevan di tengah derasnya perkembangan teknologi dan dinamika informasi.

Pesan itu ia sampaikan saat menghadiri Pekan Pendidikan Wartawan di Bandarlampung, Senin (17/11). Ia menekankan bahwa langkah pertama dalam beradaptasi adalah menjaga integritas dan kualitas.

Jurnalis, menurutnya, harus memperkuat profesionalitas dengan berpegang pada kaidah jurnalistik, mulai dari mencari fakta yang akurat hingga memverifikasi informasi dari sumber yang benar-benar kredibel.

Baca Juga :  Isu Jusuf Kalla ke Iran Dibantah, Ternyata Sedang Misi Perdamaian di ASEAN

“Wartawan tidak boleh ikut penyakit copy paste atau menjiplak karya orang lain. Menggunakan teknologi AI itu boleh, tapi hanya sebagai alat bantu,” ujarnya.

Akhmad Munir menambahkan bahwa di tengah gelombang disrupsi, PWI tetap teguh menjaga komitmen terhadap NKRI, persatuan, dan nilai-nilai perjuangan. Karena itu, ia meminta insan pers untuk melawan hoaks, disinformasi, fitnah, dan berbagai bentuk pemberitaan yang menyesatkan.

Ia juga mengungkapkan bahwa PWI bersama asosiasi pers lainnya sedang memperjuangkan insentif perpajakan bagi perusahaan media. Menurutnya, langkah itu penting agar industri pers dapat bertahan dan terus melakukan kerja-kerja jurnalistik yang berkualitas.

Baca Juga :  Komdigi Minta Google Tertibkan Aplikasi Mata Elang Ilegal

“Kami berharap pemerintah melalui Dirjen Pajak dapat memberikan insentif tersebut,” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Lampung Rahmad Mirzani Djausal menegaskan bahwa jurnalis berperan besar dalam memperkenalkan potensi daerah.

Melalui pemberitaan yang akurat, media dapat membantu menarik minat investor sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

Namun ia juga mengakui bahwa disrupsi media yang disertai pesatnya perkembangan teknologi membuat perusahaan pers semakin tertekan dalam operasionalnya.(***)

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Azhar Hamzah Hadiri Bimtek ASWAKADA 2026, Perkuat Sinergi Pusat-Daerah
Jangan Terkecoh Cuaca Cerah! BMKG Ingatkan Hujan Lebat Masih Mengintai Pekan Ini
Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe, Ini Total Kekayaan Jusuf Hamka Terbaru
NasDem Usul Ambang Batas Parlemen Naik hingga 7%, Berlaku sampai DPRD
Jakarta Gelap 1 Jam! Cek Jadwal Pemadaman Lampu 2026 dan Daftar Lokasinya
CPNS 2026 Segera Dibuka? Ini Bocoran Jadwal Resmi, Kuota Formasi, dan Peluang Lolos yang Wajib Kamu Tahu!
Lolos Seleksi Manager Kopdes Wajib Ikut Pelatihan 2 Bulan
Daftar 4 Bandara Fast Track Haji 2026: Jemaah Berangkat dari Jakarta, Solo, Surabaya, dan Makassar
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 22:00 WIB

Azhar Hamzah Hadiri Bimtek ASWAKADA 2026, Perkuat Sinergi Pusat-Daerah

Minggu, 26 April 2026 - 07:00 WIB

Jangan Terkecoh Cuaca Cerah! BMKG Ingatkan Hujan Lebat Masih Mengintai Pekan Ini

Sabtu, 25 April 2026 - 06:00 WIB

Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe, Ini Total Kekayaan Jusuf Hamka Terbaru

Sabtu, 25 April 2026 - 00:10 WIB

NasDem Usul Ambang Batas Parlemen Naik hingga 7%, Berlaku sampai DPRD

Jumat, 24 April 2026 - 18:39 WIB

Jakarta Gelap 1 Jam! Cek Jadwal Pemadaman Lampu 2026 dan Daftar Lokasinya

Berita Terbaru

Bisnis

Rekomendasi Sepatu Running Pria Terbaik di Tokopedia 2026

Rabu, 29 Apr 2026 - 09:00 WIB

Ekonomi

Cara Dapat Saldo Gratis DANA 2026, Aman dan Terbukti

Rabu, 29 Apr 2026 - 06:00 WIB