Cara Kerja Balancing Baterai Mobil Listrik dan Hybrid, Simak Penjelasannya

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OTOMOTIF-Penurunan jarak tempuh menjadi salah satu keluhan yang sering dirasakan pemilik mobil hybrid maupun kendaraan listrik (EV) setelah beberapa tahun penggunaan.

Meski baterai masih dapat diisi penuh dan tidak menunjukkan kerusakan berat, performa kendaraan sering terasa menurun dibanding saat pertama kali digunakan.

Namun kondisi tersebut belum tentu menandakan baterai harus diganti. Dalam beberapa kasus, performa baterai masih dapat dipulihkan melalui proses balancing baterai.

Apa Itu Balancing Baterai Mobil Hybrid dan EV?

Balancing merupakan proses penyamaan tegangan atau voltase pada setiap sel baterai agar kembali bekerja secara optimal.

Kepala Teknisi Domo Hybrid EV, Yogig Pramono, menjelaskan bahwa setiap sel baterai dapat mengalami perbedaan voltase seiring penggunaan kendaraan.

Akibatnya, performa paket baterai secara keseluruhan menjadi tidak maksimal dan berdampak pada menurunnya efisiensi kendaraan.

“Balancing itu menyamakan isi atau voltase setiap sel baterai biar menjadi sama,” ujar Yogig.

Ia mencontohkan, jika ada beberapa sel baterai dengan voltase berbeda, maka voltase yang lebih tinggi akan membantu mengisi sel dengan voltase lebih rendah hingga kondisinya kembali mendekati seimbang.


Fungsi Balancing pada Mobil Hybrid dan Mobil Listrik

Dengan voltase yang kembali seimbang, sistem baterai dapat bekerja lebih efisien.

Beberapa manfaat balancing baterai antara lain:

  • Mengembalikan performa baterai
  • Meningkatkan efisiensi kerja baterai
  • Membantu memulihkan jarak tempuh kendaraan
  • Mengurangi beban kerja sistem baterai
  • Memperpanjang usia pakai baterai
Baca Juga :  Harga dan Spesifikasi All New Toyota Kijang Innova Zenix Terbaru, MPV Hybrid Favorit Keluarga Indonesia

Pada kendaraan listrik maupun hybrid, kondisi sel baterai yang tidak seimbang dapat menyebabkan kapasitas penyimpanan energi menjadi tidak optimal.


Penurunan Jarak Tempuh Belum Tentu Baterai Rusak

Menurut Yogig, salah satu tanda umum ketidakseimbangan sel baterai adalah menurunnya jarak tempuh kendaraan dalam sekali pengisian daya.

Sebagai contoh, mobil listrik yang awalnya mampu menempuh 300 kilometer dalam kondisi penuh bisa mengalami penurunan setelah satu hingga dua tahun pemakaian.

Namun, jika penurunan performa masih berada di kisaran 30 persen, kondisi tersebut masih berpotensi diperbaiki melalui balancing.

“Kalau berkurangnya masih sekitar 30 persen, mungkin masih bisa ditolong balancing,” jelasnya.


Kapan Baterai Mobil Hybrid atau EV Harus Diganti?

Balancing bukan solusi untuk semua masalah baterai.

Jika penurunan performa sudah mencapai hampir 50 persen, ada kemungkinan salah satu atau beberapa sel baterai sudah mengalami kerusakan permanen.

Dalam kondisi tersebut, balancing biasanya tidak lagi efektif dan diperlukan pemeriksaan lanjutan atau penggantian modul baterai.

Yogig juga menjelaskan bahwa setelah balancing dilakukan, pemilik kendaraan tetap perlu memantau performa baterai selama beberapa kali pengisian daya.

Jika setelah lima kali pengisian daya jarak tempuh kembali turun drastis, maka besar kemungkinan ada sel baterai yang sudah rusak.


Penyebab Sel Baterai Menjadi Tidak Seimbang

Ada beberapa faktor yang menyebabkan voltase antar sel baterai menjadi berbeda, di antaranya:

  • Usia penggunaan kendaraan
  • Pola pengisian daya yang tidak stabil
  • Suhu kerja baterai yang tinggi
  • Kebiasaan fast charging berlebihan
  • Kendaraan terlalu lama tidak digunakan
Baca Juga :  Penjualan Mobil Maret 2026 Anjlok, BYD Salip Honda di Tengah Lesunya Pasar

Karena itu, pemilik kendaraan listrik maupun hybrid disarankan melakukan pemeriksaan berkala terhadap kondisi baterai.


Tips Merawat Baterai Mobil Hybrid dan EV

Agar baterai tetap awet dan performanya stabil, berikut beberapa tips yang dapat dilakukan:

  1. Hindari baterai terlalu sering kosong total
  2. Gunakan charger sesuai spesifikasi
  3. Jangan terlalu sering melakukan fast charging
  4. Parkir kendaraan di tempat teduh
  5. Lakukan pengecekan kesehatan baterai secara berkala

Perawatan yang baik dapat membantu memperpanjang usia baterai sekaligus menjaga performa kendaraan tetap optimal.


FAQ

Apa itu balancing baterai mobil listrik?

Balancing adalah proses menyamakan voltase setiap sel baterai agar bekerja optimal kembali.

Apakah balancing bisa memperbaiki baterai rusak?

Tidak. Balancing hanya membantu menyamakan voltase antar sel, bukan memperbaiki sel yang sudah rusak permanen.

Kapan mobil hybrid perlu balancing baterai?

Biasanya saat jarak tempuh mulai menurun atau performa kendaraan terasa berkurang.

Apakah semua mobil listrik bisa balancing baterai?

Sebagian besar mobil hybrid dan EV modern dapat dilakukan balancing sesuai kondisi baterainya.

Apakah balancing membuat baterai kembali seperti baru?

Tidak sepenuhnya, tetapi balancing dapat membantu meningkatkan efisiensi dan performa baterai.

Berita Terkait

Perbandingan Redmi Pad 2 vs Moto Pad 60 New, Mana yang Lebih Layak Dibeli?
Duel Suzuki GSX250R-F vs Kawasaki Ninja 250, Mana yang Lebih Layak Dibeli?
AC Terbaru Xiaomi Bisa Dinginkan Ruangan dalam 15 Detik, Ini Spesifikasi Lengkapnya
Samsung Pecahkan Rekor, Galaxy Z Fold 8 Series Raup 271.000 Pre-Order dalam 72 Jam
Agustus 2026 Banjir HP Baru, Ini Daftar Lengkapnya
GPU China Lisuan LX 7G100 Resmi Diuji, Harga Rp8,5 Juta
Foxconn Resmi Produksi Massal iPhone 18 Pro dan Pro Max di China
Daihatsu Terios dan Sigra Edisi Spesial Resmi Meluncur di GIIAS 2026, Hanya Naik Rp2 Jutaan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:00 WIB

Perbandingan Redmi Pad 2 vs Moto Pad 60 New, Mana yang Lebih Layak Dibeli?

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:00 WIB

Duel Suzuki GSX250R-F vs Kawasaki Ninja 250, Mana yang Lebih Layak Dibeli?

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:00 WIB

AC Terbaru Xiaomi Bisa Dinginkan Ruangan dalam 15 Detik, Ini Spesifikasi Lengkapnya

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:00 WIB

Samsung Pecahkan Rekor, Galaxy Z Fold 8 Series Raup 271.000 Pre-Order dalam 72 Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:00 WIB

GPU China Lisuan LX 7G100 Resmi Diuji, Harga Rp8,5 Juta

Berita Terbaru