PENDIDIKAN-Memilih jurusan kuliah menjadi salah satu keputusan penting dalam hidup. Namun, tidak sedikit mahasiswa yang akhirnya menyesali jurusan yang dipilih setelah lulus dan memasuki dunia kerja.
Sebuah survei yang dilakukan ZipRecruiter terhadap 1.500 lulusan universitas mengungkap sejumlah jurusan kuliah yang paling sering disesali para alumninya.
Alasan utamanya berkaitan dengan prospek kerja, tingkat penghasilan, hingga ketidaksesuaian ekspektasi saat kuliah dengan realita dunia kerja.
Kenapa Banyak Lulusan Menyesali Jurusan Kuliah?
Menurut ekonom ZipRecruiter, Sinem Buber, banyak mahasiswa awalnya memilih jurusan berdasarkan minat dan ketertarikan pribadi.
Namun setelah lulus, mereka mulai menghadapi tantangan nyata seperti:
- Sulit mencari pekerjaan
- Persaingan kerja yang tinggi
- Gaji yang tidak sesuai harapan
- Ketidakstabilan karier
“Ketika lulus, realitas mulai terasa. Penghasilan menjadi faktor penting saat seseorang mulai menghadapi kebutuhan hidup,” ujar Buber seperti dikutip CNBC Internasional.
Daftar 10 Jurusan Kuliah Paling Disesali
Berikut daftar jurusan yang paling banyak disesali lulusannya berdasarkan survei tersebut:
1. Jurnalisme – 87%
Jurusan ini menjadi yang paling banyak disesali. Perubahan industri media digital membuat peluang kerja semakin kompetitif dengan tingkat penghasilan yang dianggap kurang stabil.
2. Sosiologi – 72%
Banyak lulusan sosiologi merasa kesulitan menemukan pekerjaan yang sesuai dengan bidang studinya.
3. Seni – 72%
Bidang seni dinilai memiliki tantangan besar dalam hal kestabilan penghasilan dan peluang kerja.
4. Komunikasi – 64%
Meski populer, banyak lulusan komunikasi merasa persaingan kerja terlalu ketat.
5. Pendidikan – 61%
Sebagian lulusan pendidikan mengaku kecewa karena gaji dan jenjang karier yang dianggap belum sesuai ekspektasi.
6. Manajemen Marketing dan Riset – 60%
Perubahan dunia bisnis dan otomatisasi membuat sebagian posisi pemasaran mulai tergeser teknologi.
7. Pendamping Medis – 56%
Profesi ini dianggap memiliki tekanan kerja tinggi dengan kompensasi yang belum memuaskan sebagian lulusan.
8. Ilmu Politik dan Pemerintahan – 56%
Lapangan kerja yang terbatas menjadi salah satu alasan utama penyesalan lulusan jurusan ini.
9. Biologi – 52%
Banyak lulusan biologi merasa perlu melanjutkan pendidikan agar memiliki peluang kerja lebih luas.
10. Sastra Inggris – 52%
Sebagian lulusan sastra Inggris menilai keterampilan bahasa kini lebih mudah dipelajari secara mandiri sehingga persaingan kerja meningkat.
Jangan Salah Pilih Jurusan
Meski ada jurusan yang banyak disesali, bukan berarti jurusan tersebut buruk.
Keberhasilan karier tetap dipengaruhi banyak faktor seperti:
- Kemampuan individu
- Pengalaman kerja
- Skill tambahan
- Networking
- Adaptasi terhadap perkembangan industri
Karena itu, calon mahasiswa disarankan tidak hanya memilih jurusan berdasarkan tren atau minat sesaat, tetapi juga mempertimbangkan prospek kerja di masa depan.
Tips Memilih Jurusan Kuliah yang Tepat
Agar tidak menyesal setelah lulus, berikut beberapa tips memilih jurusan:
1. Kenali Minat dan Kemampuan
Pilih bidang yang sesuai dengan passion sekaligus kemampuan diri.
2. Pelajari Prospek Kerja
Cari tahu peluang kerja dan kebutuhan industri beberapa tahun ke depan.
3. Perhatikan Perkembangan Teknologi
Beberapa pekerjaan mulai tergantikan AI dan otomatisasi.
4. Konsultasi dengan Profesional
Bertanya kepada alumni atau praktisi bisa membantu memahami realita dunia kerja.
5. Fokus pada Skill
Selain gelar, keterampilan praktis kini menjadi faktor penting dalam dunia kerja modern.
FAQ
Jurusan apa yang paling disesali mahasiswa?
Berdasarkan survei ZipRecruiter, jurusan jurnalisme menjadi yang paling banyak disesali.
Kenapa banyak lulusan menyesali jurusan kuliah?
Alasan utamanya karena sulit mendapat pekerjaan, gaji rendah, dan ekspektasi yang tidak sesuai realita kerja.
Apakah jurusan populer selalu menjanjikan?
Tidak selalu. Prospek kerja dipengaruhi perkembangan industri dan kebutuhan pasar.
Apakah jurusan seni sulit mendapat pekerjaan?
Sebagian lulusan seni menghadapi tantangan dalam kestabilan penghasilan dan persaingan industri kreatif.
Bagaimana memilih jurusan agar tidak menyesal?
Pertimbangkan minat, kemampuan, prospek kerja, serta perkembangan teknologi di masa depan.









