Sumatera Gelap Gulita, PLN Jelaskan Efek Domino Penyebab Blackout Besar

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Pemadaman listrik massal yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada Jumat malam, 22 Mei 2026, membuat aktivitas masyarakat sempat lumpuh. Gangguan listrik terjadi hampir bersamaan di berbagai daerah mulai dari Jambi, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Utara hingga Aceh. PT PLN (Persero) akhirnya mengungkap penyebab utama blackout besar tersebut.

Direktur Utama Darmawan Prasodjo mengatakan, indikasi awal menunjukkan gangguan dipicu cuaca buruk yang memengaruhi sistem transmisi listrik 275 KV antara Muara Bungo dan Sungai Rumbai di Jambi. Gangguan pada jalur transmisi itu menyebabkan sistem kelistrikan Sumatera terguncang dan memicu efek domino.

Menurut PLN, ketika jalur transmisi utama terganggu, distribusi daya listrik langsung berubah drastis. Beberapa pembangkit mengalami kondisi kelebihan pasokan atau over supply karena aliran listrik terputus mendadak. Sistem proteksi otomatis kemudian bekerja untuk melindungi peralatan dengan mematikan pembangkit secara otomatis.

Di saat bersamaan, sejumlah wilayah lain justru mengalami kekurangan pasokan daya listrik. Frekuensi dan voltase turun sehingga pembangkit lain ikut keluar dari sistem. Kondisi inilah yang menyebabkan blackout menyebar luas dalam waktu singkat hingga membuat sebagian besar wilayah Sumatera gelap gulita.

Baca Juga :  Blackout Sumatra Mulai Pulih, PLN Ungkap Penyebab Gangguan hingga 176 Gardu Induk Kembali Normal

Pemadaman massal tersebut langsung berdampak pada aktivitas masyarakat. Sejumlah warga mengeluhkan jaringan internet terganggu, lampu lalu lintas padam, hingga aktivitas usaha yang berhenti sementara akibat listrik mati mendadak pada malam hari.

PLN memastikan seluruh tim teknis langsung diterjunkan ke lapangan untuk mempercepat proses pemulihan sistem. Pemulihan dilakukan bertahap karena jaringan listrik berskala besar harus dinormalisasi secara hati-hati agar tidak memicu gangguan susulan.

Sejumlah pembangkit listrik mulai diaktifkan kembali setelah kondisi sistem dinyatakan aman. Hingga Sabtu pagi, sebagian besar wilayah terdampak dilaporkan mulai kembali mendapatkan aliran listrik meski proses normalisasi total masih berlangsung di beberapa titik.

PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan yang terjadi. Perusahaan memastikan evaluasi menyeluruh akan dilakukan guna memperkuat ketahanan sistem kelistrikan nasional, terutama menghadapi potensi cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi.

Baca Juga :  Pemadaman Listrik di Kerinci dan Sungai Penuh, PLN Lakukan Pemeliharaan Jaringan 7 Februari 2026

Blackout besar di Sumatera ini pun kembali memunculkan perhatian publik terhadap pentingnya modernisasi infrastruktur energi nasional. Banyak pihak menilai sistem transmisi dan proteksi listrik perlu diperkuat agar gangguan serupa tidak kembali terjadi dalam skala besar.

FAQ

Apa penyebab blackout di Sumatera?

PLN menyebut gangguan cuaca pada jalur transmisi listrik di Jambi menjadi pemicu awal blackout massal.

Kenapa listrik bisa padam di banyak wilayah sekaligus?

Gangguan transmisi memicu efek domino pada sistem pembangkit listrik sehingga banyak pembangkit otomatis keluar dari jaringan.

Wilayah mana saja yang terdampak?

Beberapa wilayah terdampak antara lain Jambi, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Utara hingga Aceh.

Apakah listrik sudah kembali normal?

PLN menyatakan pemulihan dilakukan bertahap dan sebagian besar wilayah mulai kembali mendapatkan pasokan listrik.

Apa dampak blackout bagi masyarakat?

Pemadaman memengaruhi aktivitas rumah tangga, bisnis, jaringan internet hingga fasilitas publik di berbagai daerah. (Tim)

Berita Terkait

Trailer Avengers: Endgame Encore Rilis, Apa Bedanya dengan Versi 2019?
Destry Damayanti Jadi Gubernur BI 2026-2031, Ini Keputusan DPR dan Dampaknya
Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Aktivis Botok Pati, Sampaikan Permintaan Maaf
RAPBN 2027: MBG Rp240 Triliun, Kopdes Rp3 Miliar, Dana Desa Naik Jadi Rp77 Triliun
BMKG Catat 2.610 Hotspot di Sumatra, Riau 355 Titik: Karhutla Makin Mengkhawatirkan
WhatsApp Diretas Lalu Kena Suspend, Komdigi Desak Meta Beri Klarifikasi 24 Agustus 2026
Sinopsis Insidious: Out of the Further, Film Horor Terbaru 2026
BMKG Ungkap Kondisi Kekeringan Agustus 2026, Bagaimana Jambi, Sumbar dan Riau?
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 02:00 WIB

Trailer Avengers: Endgame Encore Rilis, Apa Bedanya dengan Versi 2019?

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Destry Damayanti Jadi Gubernur BI 2026-2031, Ini Keputusan DPR dan Dampaknya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Aktivis Botok Pati, Sampaikan Permintaan Maaf

Selasa, 25 Agustus 2026 - 05:00 WIB

RAPBN 2027: MBG Rp240 Triliun, Kopdes Rp3 Miliar, Dana Desa Naik Jadi Rp77 Triliun

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:00 WIB

BMKG Catat 2.610 Hotspot di Sumatra, Riau 355 Titik: Karhutla Makin Mengkhawatirkan

Berita Terbaru

Teknologi

Samsung P9 dan P7 Hadir dengan USB4, Kapasitas hingga 8TB

Jumat, 28 Agu 2026 - 22:00 WIB

Otomotif

Honda Ryden 160 Bikin Penasaran, Calon Rival Yamaha Aerox 155

Jumat, 28 Agu 2026 - 18:00 WIB