EKONOMI-Memiliki mobil tua atau mobil bekas dengan usia di atas 5 hingga 10 tahun tetap membutuhkan perlindungan asuransi. Namun, tidak semua jenis asuransi cocok untuk kendaraan berusia lama.
Untuk mobil tua, jenis asuransi yang paling direkomendasikan adalah asuransi Total Loss Only (TLO). Selain preminya lebih terjangkau, proses persetujuannya juga cenderung lebih mudah dibanding asuransi all risk.
Apa Itu Asuransi TLO?
Asuransi TLO merupakan jenis perlindungan kendaraan yang hanya menanggung kerusakan total atau kehilangan kendaraan.
Klaim biasanya dapat diajukan apabila biaya perbaikan mencapai lebih dari 75 persen dari nilai kendaraan atau mobil hilang akibat pencurian.
Karena fokus perlindungannya pada kerusakan besar dan kehilangan total, premi asuransi TLO jauh lebih murah dibanding asuransi komprehensif.
Kenapa Mobil Tua Lebih Cocok Menggunakan TLO?
Seiring bertambahnya usia kendaraan, risiko kerusakan pada mobil menjadi lebih tinggi. Selain itu, harga pasar mobil juga mengalami penyusutan setiap tahun.
Kondisi tersebut membuat perusahaan asuransi lebih berhati-hati dalam memberikan perlindungan all risk pada mobil tua.
Sebagian besar perusahaan asuransi di Indonesia bahkan membatasi usia kendaraan maksimal sekitar 5 hingga 10 tahun untuk polis all risk.
Karena itu, asuransi TLO menjadi pilihan paling realistis dan ekonomis untuk mobil lama.
All Risk untuk Mobil Tua, Apakah Masih Bisa?
Asuransi all risk atau komprehensif sebenarnya masih memungkinkan untuk beberapa mobil tua tertentu. Namun, terdapat sejumlah syarat tambahan yang biasanya diterapkan perusahaan asuransi.
Beberapa di antaranya meliputi:
- Usia kendaraan tidak melebihi batas maksimal
- Kondisi fisik mobil masih layak jalan
- Lulus survei kendaraan dari pihak asuransi
- Premi lebih mahal dibanding mobil baru
Untuk mobil klasik atau mobil antik, biasanya diperlukan polis khusus dengan penilaian kendaraan yang berbeda.
Hal Penting Sebelum Mengasuransikan Mobil Tua
Sebelum membeli asuransi kendaraan untuk mobil lama, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan.
1. Periksa Batas Usia Kendaraan
Setiap perusahaan asuransi memiliki ketentuan usia kendaraan berbeda. Ada yang menerima mobil hingga usia 10 tahun, sementara lainnya bisa sampai 12 tahun.
2. Sesuaikan Nilai Pertanggungan
Nilai pertanggungan atau Insured Declared Value (IDV) harus disesuaikan dengan harga pasar mobil saat ini agar tidak terjadi selisih saat klaim.
3. Cek Kondisi Kendaraan
Perusahaan asuransi biasanya akan melakukan survei fisik kendaraan untuk memastikan mobil masih layak diasuransikan.
4. Pertimbangkan Perluasan Perlindungan
Pemilik kendaraan juga bisa menambahkan perluasan jaminan seperti perlindungan banjir, kerusuhan, hingga tanggung jawab pihak ketiga sesuai kebutuhan.
Bandingkan Polis Sebelum Membeli
Agar mendapatkan premi dan perlindungan terbaik, pemilik mobil disarankan membandingkan polis dari beberapa perusahaan asuransi.
Beberapa platform pembanding asuransi online yang dapat digunakan antara lain:
Dengan memilih jenis perlindungan yang tepat, mobil tua tetap bisa mendapatkan perlindungan finansial terhadap risiko kehilangan maupun kerusakan besar tanpa membebani biaya premi terlalu tinggi.









