Hardiknas 2026: Mendikdasmen Ungkap 5 Kebijakan Pendidikan Nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NASIONAL – Momentum Hari Pendidikan Nasional dimanfaatkan pemerintah untuk menegaskan arah kebijakan pendidikan nasional ke depan. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengungkapkan lima kebijakan strategis yang dirancang untuk mewujudkan sistem pendidikan yang ideal dan inklusif.

Dalam pidatonya di Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (2/5/2026), Abdul Mu’ti menekankan bahwa transformasi pendidikan tidak hanya berfokus pada kurikulum, tetapi juga mencakup infrastruktur, kualitas guru, hingga akses pendidikan yang merata.

Kebijakan pertama yang disorot adalah percepatan pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan, termasuk digitalisasi pembelajaran. Program ini sejalan dengan visi pemerintahan Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas layanan publik berbasis teknologi. Hingga 2025, lebih dari 16 ribu satuan pendidikan telah direvitalisasi, sementara ratusan ribu sekolah telah mendapatkan fasilitas papan interaktif digital.

Baca Juga :  Status Tahanan Rumah Yaqut, KPK Jelaskan Dasar dan Prosesnya

Kebijakan kedua berfokus pada peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru. Pemerintah menyediakan beasiswa bagi guru yang belum memenuhi kualifikasi pendidikan minimal, serta memperluas program pelatihan kompetensi. Selain itu, peningkatan tunjangan sertifikasi dan insentif bagi guru honorer menjadi bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik.

Selanjutnya, kebijakan ketiga menitikberatkan pada penguatan karakter siswa melalui lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Program seperti “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”, kegiatan Pramuka, hingga pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) menjadi bagian dari strategi membentuk karakter generasi muda.

Kebijakan keempat adalah peningkatan kualitas pembelajaran melalui penguatan literasi, numerasi, serta pengembangan STEM (sains, teknologi, teknik, dan matematika). Pemerintah juga memperkenalkan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai alat evaluasi untuk meningkatkan mutu pendidikan sekaligus menjadi acuan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Baca Juga :  Resmi Dibuka, Beasiswa LPDP 2026 Sediakan 5.750 Kuota dari S1 hingga Doktor Spesialis

Adapun kebijakan kelima berfokus pada perluasan akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah mendorong layanan pendidikan yang fleksibel melalui pembelajaran jarak jauh serta program pendidikan nonformal, khususnya bagi masyarakat yang menghadapi kendala ekonomi, geografis, maupun kondisi fisik.

Abdul Mu’ti menegaskan bahwa seluruh kebijakan tersebut dirancang untuk memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan hak pendidikan yang layak dan berkualitas. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan masyarakat dalam mewujudkan sistem pendidikan yang berkelanjutan.

Dengan langkah strategis ini, pemerintah berharap dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu membentuk karakter dan daya saing generasi masa depan Indonesia.

Berita Terkait

BGN Pecat 66 Kepala Dapur Program MBG, Diduga Terlibat Judi Online hingga Penipuan
128 Ribu Orang Berebut Tiket Upacara HUT Ke-81 RI di Istana, WNI dari AS hingga Rusia Ikut Daftar
Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal II 2026 Capai 5,29 Persen, Lampaui Prediksi
Cara Daftar Upacara 17 Agustus 2026 di Istana Merdeka, Kuota 8.100 Orang
Nasib Gaji PPPK Akhirnya Terjawab, Tito Karnavian Siapkan Solusi untuk 79 Daerah, Apakah Kerinci dan Sungai Penuh Termasuk?
Innalillahi, Daniel Kaiser Mantan Suami Susi Pudjiastuti Meninggal Dunia
Mengapa Padang Tetap Diguyur Hujan Lebat saat Kemarau? Ini Penjelasan BMKG
Pecahkan Rekor Dunia! Nathan Thomas Resmi Jadi Profesor di Usia 18 Tahun
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 00:30 WIB

BGN Pecat 66 Kepala Dapur Program MBG, Diduga Terlibat Judi Online hingga Penipuan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:22 WIB

128 Ribu Orang Berebut Tiket Upacara HUT Ke-81 RI di Istana, WNI dari AS hingga Rusia Ikut Daftar

Kamis, 6 Agustus 2026 - 02:00 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal II 2026 Capai 5,29 Persen, Lampaui Prediksi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:05 WIB

Cara Daftar Upacara 17 Agustus 2026 di Istana Merdeka, Kuota 8.100 Orang

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:46 WIB

Nasib Gaji PPPK Akhirnya Terjawab, Tito Karnavian Siapkan Solusi untuk 79 Daerah, Apakah Kerinci dan Sungai Penuh Termasuk?

Berita Terbaru