TEKNOLOGI – Xiaomi memperkenalkan HyperOS 4, sistem antarmuka terbaru yang dibangun di atas basis Android 17. Pembaruan ini membawa perubahan pada tampilan, peningkatan efisiensi sistem, integrasi kecerdasan buatan (AI), serta fitur sinkronisasi yang menghubungkan perangkat dalam ekosistem Xiaomi.
HyperOS 4 dikembangkan untuk menghadirkan pengalaman penggunaan yang lebih responsif pada smartphone, tablet, serta perangkat Internet of Things (IoT) yang kompatibel.
Xiaomi memusatkan pengembangan HyperOS 4 pada beberapa aspek, termasuk optimasi penggunaan memori, pemrosesan AI melalui asisten virtual, fleksibilitas antarmuka, dan konektivitas lintas perangkat.
Pembaruan tersebut akan diberikan secara bertahap kepada perangkat Xiaomi, Redmi, dan POCO yang memenuhi persyaratan kompatibilitas perangkat keras.
HyperOS 4 Hadir dengan Desain Soft Light Glass
Salah satu perubahan yang paling terlihat pada HyperOS 4 adalah penggunaan bahasa desain Soft Light Glass.
Desain tersebut menghadirkan efek refraksi kaca dinamis, kartu berlapis, serta elemen transparan pada sejumlah bagian antarmuka, termasuk layar kunci, layar utama, ikon aplikasi, dan Control Centre.
Xiaomi menyebut efek visual tersebut dirancang untuk berjalan secara optimal pada perangkat dengan chipset kelas atas, seperti Snapdragon 8 Elite, Dimensity 9500, serta platform internal Xring O1.
Pada layar kunci, pengguna mendapatkan opsi kustomisasi yang lebih fleksibel. Ukuran dan posisi jam dapat diatur, sedangkan notifikasi menggunakan format tumpukan vertikal.
HyperOS 4 juga menghadirkan efek kedalaman pada foto sehingga objek tertentu dalam gambar dapat tampil seolah menutupi sebagian elemen jam dan tanggal pada layar kunci.
Super XiaoAi 2.0 Diperkuat AI
Dari sisi kecerdasan buatan, Xiaomi menyematkan Super XiaoAi 2.0, asisten virtual yang dikembangkan menggunakan model bahasa besar internal MiMo V2.5.
Asisten tersebut mendapatkan kemampuan memori jangka panjang serta kemampuan menjalankan tugas yang melibatkan beberapa aplikasi.
Xiaomi juga menghadirkan Expert Mode, yang memungkinkan pengguna memberikan perintah kompleks. Dalam contoh yang disebutkan, asisten dapat membantu merencanakan perjalanan atau membuat presentasi berdasarkan satu perintah.
Fitur lainnya adalah Inspiration Ball. Fitur ini dapat menganalisis konten yang sedang ditampilkan pada layar dan memberikan rekomendasi tindakan kepada pengguna, misalnya terkait navigasi peta maupun pilihan belanja.
HyperCore Diklaim Lebih Efisien
Xiaomi turut memperbarui mesin pemrosesan HyperCore yang menjadi bagian penting dari sistem operasi tersebut.
Menurut Xiaomi, HyperCore 4 mampu mengurangi instruksi CPU yang dianggap redundan hingga 14,4 persen dibandingkan HyperOS 3.
Sementara itu, sistem memory preloading berbasis AI diklaim dapat meningkatkan ketersediaan memori hingga 27,2 persen serta mempercepat waktu pembukaan aplikasi hingga 17 persen.
Peningkatan performa juga disebut terasa pada aplikasi Galeri yang diklaim berjalan hingga 90 persen lebih mulus.
Untuk aplikasi Kamera, waktu pemrosesan foto HDR disebut dapat dipangkas menjadi sekitar 240 milidetik.
Angka-angka tersebut merupakan klaim Xiaomi berdasarkan metode pengujian yang digunakan perusahaan.
Dua HP Xiaomi Bisa Berbagi Panggilan dan OTP
HyperOS 4 juga memperkenalkan fitur Dual-Phone Syncing.
Fitur ini memungkinkan dua perangkat Xiaomi, Redmi, atau POCO untuk berbagi panggilan masuk dan kode verifikasi SMS (OTP) secara real-time.
Teknologi tersebut berbeda dari fitur mirroring konvensional. Xiaomi menjelaskan bahwa sinkronisasi dilakukan melalui koneksi internet dengan menggunakan akun Xiaomi yang sama.
Dengan demikian, kedua perangkat tidak harus terhubung melalui Bluetooth atau berada pada jaringan Wi-Fi yang sama.
Fitur Dual-Phone Syncing akan lebih dahulu diprioritaskan untuk pasar Tiongkok, sebelum diperluas secara bertahap ke wilayah global lainnya.
HyperOS 4 Tidak Langsung Hadir di Semua HP
Meskipun HyperOS 4 menggunakan basis Android 17, pembaruan tidak otomatis tersedia untuk seluruh perangkat Xiaomi.
Distribusi dilakukan secara bertahap berdasarkan kompatibilitas perangkat keras dan kebijakan pembaruan masing-masing model.
Karena itu, ketersediaan fitur tertentu juga dapat berbeda antara perangkat, terutama fitur visual dan AI yang membutuhkan kemampuan pemrosesan lebih tinggi.
Bagi pengguna Xiaomi, Redmi, dan POCO, jadwal pembaruan HyperOS 4 perlu menunggu pengumuman resmi Xiaomi untuk model dan wilayah masing-masing.
FAQ HyperOS 4
1. HyperOS 4 berbasis Android berapa?
HyperOS 4 dibangun di atas basis Android 17.
2. Apa perubahan utama HyperOS 4?
Pembaruan ini membawa desain Soft Light Glass, optimasi memori, peningkatan HyperCore, integrasi AI, serta fitur sinkronisasi antarperangkat.
3. Apa itu Super XiaoAi 2.0?
Super XiaoAi 2.0 merupakan asisten AI Xiaomi yang dikembangkan menggunakan model bahasa besar internal MiMo V2.5.
4. Apa fungsi Dual-Phone Syncing?
Fitur tersebut memungkinkan dua perangkat Xiaomi, Redmi, atau POCO berbagi panggilan masuk dan kode OTP secara real-time menggunakan akun Xiaomi yang sama.
5. Apakah semua HP Xiaomi mendapatkan HyperOS 4?
Tidak. Pembaruan diberikan secara bertahap kepada perangkat yang memenuhi persyaratan kompatibilitas perangkat keras.
6. Apakah HyperOS 4 langsung tersedia secara global?
Distribusi dilakukan bertahap. Fitur Dual-Phone Syncing, misalnya, diprioritaskan lebih dahulu untuk pasar Tiongkok sebelum diperluas ke wilayah lainnya.









