480 Warga Mengungsi Akibat Longsor di Situkung, Satu Orang Meninggal

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 17 November 2025 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Bencana tanah longsor melanda Desa Situkung, Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara, Jawa Tengah, pada Sabtu (15/11) sekitar pukul 16.00 WIB. Peristiwa ini menewaskan satu warga dan membuat 480 jiwa harus mengungsi.

Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan BPBD Banjarnegara, korban tewas adalah pria bernama Klewih, 40 tahun, yang ditemukan sekitar satu kilometer dari titik longsor.

Selain itu, dua warga masih dalam proses evakuasi oleh tim gabungan, sementara dua orang lainnya mengalami luka-luka dan telah dirujuk ke RSUD BNA serta Puskesmas Pandanarum.

Sebanyak 180 kepala keluarga tercatat mengungsi ke Kantor Kecamatan Pandanarum setelah tebing runtuh menimpa area perkebunan dan persawahan warga. Hujan lebat yang mengguyur Desa Situkung disebut sebagai pemicu utama terjadinya longsor.

Baca Juga :  Pemkot Medan Ikuti Arahan Prabowo, Bantuan 30 Ton Beras dari UEA Dikembalikan

Kejadian ini berlangsung saat wilayah tersebut berada dalam periode Status Siaga Darurat Bencana Tanah Longsor, Angin Kencang, Cuaca Ekstrem, dan Banjir yang ditetapkan melalui Keputusan Bupati Banjarnegara Nomor 300.2/871/TAHUN 2025, berlaku sejak 28 Oktober 2025 hingga 31 Mei 2026.

Laporan sementara menyebutkan sekitar 20 rumah terdampak, sementara kerusakan lahan pertanian masih dalam proses pendataan.

BPBD Banjarnegara telah mendirikan pos lapangan, dapur umum, dan tenda pengungsian di Kantor Kecamatan Pandanarum untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi.

Baca Juga :  Viral Kisah Shanaz Bertahan 4 Hari di Longsor Aceh: Dari Ketakutan Hingga Akhirnya Diselamatkan

Dalam keterangan tertulis yang dirilis pada Minggu (16/11), Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan imbauan kepada warga agar tetap meningkatkan kewaspadaan.

“BNPB mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, menjauhi area lereng dan titik rawan, serta mengikuti instruksi BPBD maupun aparat setempat. Warga terdampak diminta tetap berada di lokasi pengungsian sampai kondisi dinyatakan aman,” ujar Abdul Muhari dalam pernyataan resminya.(***)

Berita Terkait

Revisi UU ASN 2026 Hapus PPPK Paruh Waktu, Ini Syarat Jadi Penuh Waktu
LPDP Terapkan Sanksi, Empat Alumni Kembalikan Dana ke Kas Negara
Bukan 31 Maret, ASN Harus Lapor SPT Paling Lambat 28 Februari
BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja Februari 2026, Penempatan di Seluruh Indonesia
MenPAN-RB Beri Sinyal Tes CPNS 2026, Fokus Fresh Graduate Untuk Mengisi  160 Ribu ASN Yang Pensiun 
Tiba di Tanjung Priok, Harga Pikap Impor India untuk Koperasi Merah Putih Diperkirakan Rp 200 Jutaan
Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Meninggal Dunia, Tutup Usia 76 Tahun
Anggaran MBG Selama Ramadhan Rp. 8.000 – Rp. 10.000/ Porsi, Menunya Menu Kering 
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:00 WIB

Revisi UU ASN 2026 Hapus PPPK Paruh Waktu, Ini Syarat Jadi Penuh Waktu

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:09 WIB

LPDP Terapkan Sanksi, Empat Alumni Kembalikan Dana ke Kas Negara

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:09 WIB

Bukan 31 Maret, ASN Harus Lapor SPT Paling Lambat 28 Februari

Kamis, 26 Februari 2026 - 04:59 WIB

BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja Februari 2026, Penempatan di Seluruh Indonesia

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:55 WIB

MenPAN-RB Beri Sinyal Tes CPNS 2026, Fokus Fresh Graduate Untuk Mengisi  160 Ribu ASN Yang Pensiun 

Berita Terbaru

Teknologi

Layak Ganti? Ini Beda Galaxy S26 Ultra dan S25 Ultra

Jumat, 27 Feb 2026 - 23:30 WIB