Trump Umumkan Tarif Global 10% Setelah Kalah di Mahkamah Agung AS

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan tarif global baru sebesar 10% setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan sebagian kebijakan tarif sebelumnya. Putusan tersebut menegaskan bahwa dasar hukum yang digunakan pemerintah tidak sepenuhnya sah untuk memberlakukan tarif timbal balik terhadap hampir semua negara.

Dalam keputusan 6-3, Mahkamah Agung Amerika Serikat menyatakan Undang-Undang Kekuasaan Ekonomi Darurat Internasional (IEEPA) 1977 tidak memberikan kewenangan luas untuk menerapkan tarif seperti yang dilakukan sebelumnya. Keputusan ini menjadi pukulan hukum bagi strategi perdagangan Trump.

Baca Juga :  Ekuinoks Datang Lagi, Kenapa Cuaca Terasa Lebih Panas? Ini Penjelasannya

Menanggapi hal itu, Donald Trump menegaskan tarif tidak dibatalkan sepenuhnya. Ia menyebut pengadilan hanya membatasi penggunaan IEEPA sebagai dasar kebijakan. Trump pun berjanji akan menandatangani perintah eksekutif baru dengan menggunakan Undang-Undang Perdagangan 1974.

Baca Juga :  Trump Urges New Fed Chair Kevin Warsh to Stay Independent Amid Rate Cut Pressure

“Mahkamah Agung tidak membatalkan tarif, mereka hanya membatalkan penggunaan khusus IEEPA,” ujar Trump kepada wartawan. Ia menambahkan akan mengambil “arah berbeda” dalam melanjutkan kebijakan tarif.

Trump juga mengkritik keras putusan tersebut dan menyebutnya sebagai keputusan yang “mengerikan”. Meski demikian, pemerintahannya memastikan kebijakan tarif baru tetap berjalan sesuai kerangka hukum yang disesuaikan. (***)

Berita Terkait

10 Best Online MBA Programs in the USA for 2026: Tuition, Rankings, and Admission Requirements
WhatsApp Scam Alert Mulai Diuji, Chat Penipuan Bisa Terdeteksi Otomatis: Begini Cara Kerjanya
Kamboja Tutup 700 Pusat Penipuan Online, Hampir 30.000 Tersangka Ditangkap
APBN Malaysia 2027: Subsidi Diperketat, Penghematan Dikembalikan ke Rakyat, Biaya Hidup Jadi Fokus
US Embassy Warns Citizens Ahead of Jakarta Protest on August 27, 2026
Ronaldo Cetak Rekor Baru
Kisah Hui Ka Yan: Dari Miliarder Dunia, Kini Divonis Seumur Hidup
Guardiola Ungkap Masa Sulit di Man City
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 05:00 WIB

10 Best Online MBA Programs in the USA for 2026: Tuition, Rankings, and Admission Requirements

Kamis, 3 September 2026 - 18:04 WIB

WhatsApp Scam Alert Mulai Diuji, Chat Penipuan Bisa Terdeteksi Otomatis: Begini Cara Kerjanya

Selasa, 1 September 2026 - 19:12 WIB

Kamboja Tutup 700 Pusat Penipuan Online, Hampir 30.000 Tersangka Ditangkap

Selasa, 1 September 2026 - 07:00 WIB

APBN Malaysia 2027: Subsidi Diperketat, Penghematan Dikembalikan ke Rakyat, Biaya Hidup Jadi Fokus

Kamis, 27 Agustus 2026 - 04:05 WIB

US Embassy Warns Citizens Ahead of Jakarta Protest on August 27, 2026

Berita Terbaru