Wawako Azhar Hamzah Evaluasi Penertiban Pasar Tanjung Bajure

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 3 April 2026 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAI PENUH – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, memimpin rapat evaluasi penertiban pedagang di kawasan Pasar Tanjung Bajure, Kamis (2/4/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di rumah dinas Wakil Wali Kota dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Alpian, para asisten, kepala perangkat daerah terkait, serta para camat di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Evaluasi Penataan Pasar Pasca Penertiban

Rapat ini digelar sebagai tindak lanjut dari langkah penertiban yang sebelumnya telah dilakukan di Pasar Tanjung Bajure. Pemerintah daerah menilai perlunya evaluasi guna memastikan kebijakan yang diterapkan berjalan efektif dan berkelanjutan.

Dalam pembahasan tersebut, sejumlah strategi penataan kembali aktivitas perdagangan menjadi fokus utama. Pemerintah berupaya menciptakan kondisi pasar yang lebih tertib, nyaman, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh Terapkan WFO dan WFH Saat Libur Nyepi dan Idul Fitri 1447 H, Pelayanan Publik Tetap Berjalan

Tekankan Pendekatan Persuasif

Wakil Wali Kota Azhar Hamzah menegaskan bahwa penataan pasar memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pedagang, dan pihak terkait lainnya agar proses penertiban tidak menimbulkan konflik di lapangan.

“Penataan pasar harus dilakukan secara terukur dan melibatkan semua pihak. Kita mengedepankan pendekatan persuasif agar para pedagang tetap dapat menjalankan usaha dengan baik,” ujar Azhar.

Baca Juga :  Kejari Sungai Penuh Sita Dua Brankas Besi di Dinas Damkar, Apa Isinya ?

Siapkan Solusi untuk Pedagang

Selain penertiban, Pemerintah Kota Sungai Penuh juga berkomitmen untuk menyiapkan solusi bagi para pedagang. Hal ini dilakukan agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengabaikan aspek ketertiban dan kenyamanan.

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara penegakan aturan dan keberlangsungan usaha masyarakat kecil.

Dorong Dampak Positif bagi Ekonomi Daerah

Melalui evaluasi ini, pemerintah berharap penataan Pasar Tanjung Bajure dapat berjalan lebih optimal serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.

Penataan pasar yang baik diyakini tidak hanya meningkatkan kenyamanan bertransaksi, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Plt Pimpin 8 Dinas di Sungai Penuh, Simak Kewenangan yang Boleh dan Dilarang
Gaji ke-13 ASN Kota Sungai Penuh Segera Cair, BKAD Pastikan Dibayar Besok atau Paling Lambat Minggu Ini
Distribusi Air Perumda Sungai Penuh Terganggu Hari Ini, Cek Wilayah Terdampak dan Jadwal Normal Kembali
Wako Alfin dan Bupati Monadi Sepakat Bentuk LAAK Sakti Alam Kerinci, Adat Bersatu Kembali
1 OPD di Sungai Penuh Hampir 2 Tahun Dipimpin Plt, Kinerja BKPSDM Dipertanyakan
Lelang Jabatan 8 Kepala OPD Sungai Penuh Belum Dijadwalkan, BKPSDM: Masih Menunggu Pansel
Bupati Monadi Hadiri Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik, Ajak Masyarakat Lestarikan Adat
Bersama Gubernur Al Haris, Bupati Monadi Resmikan Dimulainya Pembangunan RSUD Kerinci
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:33 WIB

Plt Pimpin 8 Dinas di Sungai Penuh, Simak Kewenangan yang Boleh dan Dilarang

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:35 WIB

Gaji ke-13 ASN Kota Sungai Penuh Segera Cair, BKAD Pastikan Dibayar Besok atau Paling Lambat Minggu Ini

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:56 WIB

Distribusi Air Perumda Sungai Penuh Terganggu Hari Ini, Cek Wilayah Terdampak dan Jadwal Normal Kembali

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:05 WIB

Wako Alfin dan Bupati Monadi Sepakat Bentuk LAAK Sakti Alam Kerinci, Adat Bersatu Kembali

Selasa, 7 Juli 2026 - 08:00 WIB

1 OPD di Sungai Penuh Hampir 2 Tahun Dipimpin Plt, Kinerja BKPSDM Dipertanyakan

Berita Terbaru