Usai SOTK Baru, Sekda Sungai Penuh Pastikan SKPD Cepat Beradaptasi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH – Pasca diberlakukannya perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK), Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh, Alpian, SE, MM, turun langsung meninjau sejumlah SKPD, Senin (2/2/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara nyata kesiapan aparatur dan kondisi kantor perangkat daerah yang mengalami penggabungan, sekaligus memastikan aktivitas pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa hambatan.

Dalam kunjungannya, Sekda memeriksa penataan ruang kerja, kelengkapan fasilitas pendukung, hingga koordinasi internal antarbidang di SKPD yang baru terbentuk.

Baca Juga :  Sering Dilalui Mobil Peti Kemas, Jalan H Bakri dan Hasmi Muchtar Dusun Baru Layak Jadi Prioritas Pemkot Sungai Penuh

“Penyesuaian harus segera dilakukan. Jangan sampai perubahan struktur justru memperlambat pelayanan kepada masyarakat,” tegas Alpian.

Ia menilai, restrukturisasi ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih ringkas, efisien, dan responsif. Karena itu, setiap kepala SKPD diminta proaktif menata administrasi, personel, dan sistem kerja sesuai tupoksi yang baru.

Baca Juga :  Wawako Azhar Hamzah Buka Rakor Evaluasi KLA 2026, Tekankan Sinergi OPD

Sekda juga mengingatkan pentingnya komunikasi dan sinergi antarpegawai di lingkungan SKPD hasil penggabungan agar tidak terjadi kebingungan tugas maupun tumpang tindih kewenangan.

Langkah sidak ini, lanjutnya, merupakan bentuk pengawasan langsung agar implementasi SOTK berjalan sesuai aturan serta berdampak pada peningkatan kualitas birokrasi di Kota Sungai Penuh.

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Revisi UU P2SK Disetujui! Bank Indonesia Kini Wajib Dukung Lapangan Kerja dan Pertumbuhan Ekonomi
Kota Sungai Penuh Raih WTP ke-14 dari BPK RI, Bukti Tata Kelola APBD dan Transparansi Keuangan Daerah Makin Kuat
BGN Suspensi 8.182 Dapur MBG, Ini Pelanggaran yang Paling Banyak Ditemukan
Wako Alfin Lantik Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan 2026-2030, Fokus Tingkatkan Layanan Air Bersih dan Tata Kelola
Hindari Kebocoran PAD, DPRD Sarankan Pemkot Sungai Penuh Gunakan EDC dan Virtual Account untuk Retribusi
BGN Tegaskan Sasaran Utama MBG adalah Balita dan Ibu Hamil, Bukan Siswa Sekolah
PT PP Urban Menangi Tender Rp138,9 Miliar, Renovasi RSUD Kerinci Segera Dimulai
Pemkot Sungai Penuh Pungut Biaya Kebersihan Rp45 Ribu per Bulan, Pedagang Harap Layanan Pengangkutan Sampah Makin Optimal
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:34 WIB

Revisi UU P2SK Disetujui! Bank Indonesia Kini Wajib Dukung Lapangan Kerja dan Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:35 WIB

Kota Sungai Penuh Raih WTP ke-14 dari BPK RI, Bukti Tata Kelola APBD dan Transparansi Keuangan Daerah Makin Kuat

Senin, 1 Juni 2026 - 21:08 WIB

BGN Suspensi 8.182 Dapur MBG, Ini Pelanggaran yang Paling Banyak Ditemukan

Senin, 1 Juni 2026 - 11:57 WIB

Wako Alfin Lantik Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan 2026-2030, Fokus Tingkatkan Layanan Air Bersih dan Tata Kelola

Senin, 1 Juni 2026 - 09:08 WIB

Hindari Kebocoran PAD, DPRD Sarankan Pemkot Sungai Penuh Gunakan EDC dan Virtual Account untuk Retribusi

Berita Terbaru