Elon Musk Cetak Rekor Baru, SpaceX Tembus US$3 Triliun dalam Hitungan Jam

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta – Saham SpaceX kembali mencuri perhatian pasar global. Perusahaan milik Elon Musk itu sempat menyentuh valuasi fantastis US$3 triliun atau sekitar Rp49.000 triliun setelah terjadi short squeeze besar di pasar derivatif berbasis kripto. Kondisi tersebut membuat banyak trader mengalami kerugian dalam waktu singkat.

Lonjakan harga terjadi hanya beberapa hari setelah IPO bersejarah SpaceX di Nasdaq. Saham perusahaan antariksa tersebut melonjak lebih dari 40% dibanding harga penawaran perdana US$135 per saham, sehingga kapitalisasi pasarnya mendekati US$3 triliun.

Kenaikan tajam itu membuat banyak pelaku pasar membuka posisi short atau bertaruh harga akan turun. Namun, pasar bergerak sebaliknya. Harga terus naik dan memaksa para trader membeli kembali saham maupun kontrak mereka untuk membatasi kerugian.

Fenomena tersebut dikenal sebagai short squeeze. Saat trader short berbondong-bondong membeli kembali aset, permintaan meningkat drastis sehingga harga terdorong naik lebih tinggi lagi.

Laporan pasar menunjukkan lebih dari US$50 juta posisi short dilikuidasi dalam sehari. Kerugian tersebut menjadi salah satu yang terbesar sejak SpaceX resmi melantai di bursa pekan lalu.

Baca Juga :  Simulasi KPR 2026 Terbaru: Cicilan Rp150 Juta–Rp1 Miliar, Strategi Paling Hemat Terungkap!

Euforia investor ritel juga terlihat sangat kuat. Dana yang mengalir ke saham SpaceX bahkan disebut melampaui gabungan pembelian pada sejumlah saham teknologi raksasa Amerika dalam beberapa hari pertama perdagangan.

Meski demikian, sejumlah analis mulai mengingatkan risiko valuasi yang terlalu tinggi. Beberapa pihak menilai harga saham saat ini telah jauh melampaui fundamental perusahaan, sementara investor lain percaya pertumbuhan bisnis antariksa, Starlink, dan kecerdasan buatan masih membuka peluang besar ke depan.

SpaceX sendiri mencatat sejarah sebagai salah satu IPO terbesar sepanjang masa. Perusahaan tersebut berhasil menghimpun dana sekitar US$75 miliar dengan valuasi awal sekitar US$1,75 triliun sebelum reli harga membawa kapitalisasi pasarnya melonjak tajam di pasar sekunder.

5 Judul CTR Tinggi

  1. SpaceX Tembus Rp49.000 Triliun, Trader Short Panik dan Kehilangan Jutaan Dolar
  2. Saham SpaceX Menggila! Valuasi Sempat Lampaui Amazon dan Microsoft
  3. Elon Musk Cetak Rekor Baru, SpaceX Sentuh US$3 Triliun dalam Hitungan Jam
  4. Short Squeeze Guncang Pasar, SpaceX Jadi Perusahaan Paling Bernilai di Dunia
  5. Trader Bertaruh SpaceX Turun, Malah Rugi US$50 Juta dalam Sehari
Baca Juga :  Google Rilis Fitur Anti Penipuan AI, Pengguna Android Kini Lebih Aman dari Telepon Scam Deepfake

Meta Description: SpaceX sempat menyentuh valuasi US$3 triliun setelah short squeeze besar di pasar derivatif. Ribuan trader short mengalami kerugian hingga puluhan juta dolar.

Keyword Utama: SpaceX tembus US$3 triliun

FAQ

Apa itu short squeeze?
Short squeeze adalah kondisi ketika harga aset terus naik sehingga trader yang membuka posisi short terpaksa membeli kembali aset untuk mengurangi kerugian.

Mengapa valuasi SpaceX bisa mencapai US$3 triliun?
Karena lonjakan harga saham dan kontrak derivatif yang dipicu aksi short squeeze setelah IPO SpaceX.

Berapa kerugian trader short?
Laporan pasar menunjukkan lebih dari US$50 juta posisi short dilikuidasi dalam 24 jam.

Apakah SpaceX sudah lebih besar dari Amazon dan Microsoft?
Dalam beberapa jam, valuasi pasar SpaceX sempat mendekati atau melampaui kapitalisasi kedua perusahaan tersebut sebelum mengalami koreksi.

Mengapa berita ini memiliki dampak besar bagi investor?
Karena menunjukkan tingginya volatilitas saham teknologi dan peluang keuntungan maupun risiko besar dalam perdagangan saham serta derivatif.

Berita Terkait

BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75%, IHSG Ambles dan Saham BUMN Berguguran
IHSG Turun 0,78%, Apa Dampaknya bagi Investasi Saham, Deposito, dan Reksa Dana?
Dolar AS Tembus Rp17.700, Bos BI Yakin Rupiah Bakal Terus Menguat
Pizza Hut Resmi Dijual Rp26,6 Triliun
Saham BBCA, BBRI, dan BMRI Kompak Anjlok, IHSG Tertekan di Tengah Aksi Jual Investor
GOTO Buyback Saham Rp 3,5 Triliun, Peluang Cuan Investor Makin Besar?
IHSG Ditutup Merosot ke 6.206,40, Investor Waspadai Sinyal The Fed dan Arus Dana Asing
Rupiah Melemah ke Rp17.762 per Dolar AS, Saatnya Simpan Dolar, Deposito, atau Emas?
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:00 WIB

BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75%, IHSG Ambles dan Saham BUMN Berguguran

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:44 WIB

Elon Musk Cetak Rekor Baru, SpaceX Tembus US$3 Triliun dalam Hitungan Jam

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:30 WIB

Dolar AS Tembus Rp17.700, Bos BI Yakin Rupiah Bakal Terus Menguat

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:04 WIB

Pizza Hut Resmi Dijual Rp26,6 Triliun

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:54 WIB

Saham BBCA, BBRI, dan BMRI Kompak Anjlok, IHSG Tertekan di Tengah Aksi Jual Investor

Berita Terbaru

Teknologi

Xiaomi Hidupkan Kembali Inovasi Tesla

Kamis, 18 Jun 2026 - 20:30 WIB