JAKARTA – Kondisi pembiayaan bermasalah kembali menjadi perhatian Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Regulator mencatat 42 perusahaan multifinance memiliki rasio Non-Performing Financing (NPF) gross di atas 5 persen hingga Mei 2026.
Kepala Eksekutif Pengawas PVML OJK, Agusman, mengungkapkan lima perusahaan pembiayaan juga memiliki NPF net di atas 5 persen. OJK kini mengawasi kondisi tersebut secara ketat dan meminta perusahaan terkait segera melakukan perbaikan.
Perusahaan pembiayaan diminta memperkuat prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko. Selain itu, pemantauan kualitas pembiayaan serta optimalisasi penagihan perlu ditingkatkan untuk menekan rasio NPF.
Di tengah sorotan kredit bermasalah, industri multifinance masih mencatat pertumbuhan penyaluran pembiayaan. Selama lima bulan pertama 2026, nilai pembiayaan tumbuh 1,71 persen secara tahunan menjadi Rp513,19 triliun.
Pembiayaan multiguna masih mendominasi dengan nilai Rp256,77 triliun. Segmen tersebut tumbuh 5,21 persen secara tahunan. Fleksibilitas plafon, agunan, dan skema pembiayaan dinilai ikut menjaga kebutuhan kredit masyarakat.
Sementara itu, pembiayaan modal kerja tumbuh 7,96 persen menjadi Rp55,36 triliun. Sebaliknya, pembiayaan investasi mengalami kontraksi 5,79 persen dan tercatat sebesar Rp168,06 triliun pada Mei 2026.
Secara industri, NPF gross multifinance berada pada level 3,06 persen. Adapun NPF net tercatat 0,85 persen, sedangkan gearing ratio mencapai 2,14 kali. OJK menilai peluang pertumbuhan pembiayaan masih terbuka hingga akhir tahun.
Namun, kualitas kredit tetap menjadi faktor penting bagi industri multifinance. OJK akan melanjutkan pengawasan dan mendorong perusahaan memperkuat pengelolaan risiko agar ekspansi pembiayaan berjalan sehat serta berkelanjutan.
FAQ
Apa itu NPF multifinance?
NPF adalah rasio pembiayaan bermasalah pada perusahaan pembiayaan atau multifinance.
Berapa perusahaan multifinance dengan NPF gross di atas 5 persen?
OJK mencatat 42 perusahaan pembiayaan memiliki NPF gross di atas 5 persen hingga Mei 2026.
Berapa total pembiayaan multifinance pada Mei 2026?
Total penyaluran pembiayaan mencapai Rp513,19 triliun atau tumbuh 1,71 persen secara tahunan.
Apa langkah OJK untuk menekan NPF?
OJK meminta perusahaan memperkuat manajemen risiko, prinsip kehati-hatian, pemantauan kualitas pembiayaan, dan penagihan. Tim









