Prabowo Pangkas Bunga Kredit Mekaar dari 22 Persen Jadi 8 Persen, Pelaku Usaha Mikro Bisa Bernapas Lega

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 12 Juli 2026 - 22:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan penurunan bunga kredit super mikro Mekaar dari 22 persen menjadi 8 persen. Kebijakan tersebut menjadi kabar penting bagi pelaku usaha mikro yang membutuhkan pembiayaan dengan beban bunga lebih ringan.

Prabowo menyampaikan keputusan itu dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Jakarta, Minggu (12/7/2026). Menurutnya, bunga program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera atau Mekaar sebelumnya mencapai 22 persen.

Presiden sebenarnya ingin menekan bunga kredit tersebut hingga 5 persen. Namun, setelah mempertimbangkan masukan sektor perbankan, pemerintah akhirnya menetapkan bunga sebesar 8 persen.

Baca Juga :  Dasco Bawa Bawa Sinyal Pesan Presiden : Prabowo Siap Turun Langsung Bahas Upah Minimum

Para bankir, kata Prabowo, menilai bunga 5 persen dapat membuat margin pendapatan terlalu tipis. Karena itu, angka 8 persen dipilih sebagai jalan tengah untuk menjaga pembiayaan tetap berjalan.

Meski belum mencapai target awal, Prabowo menilai penurunan dari 22 persen menjadi 8 persen cukup signifikan. Beban biaya kredit diharapkan semakin ringan sehingga pelaku usaha kecil dapat mengembangkan bisnis mereka.

Selain membahas kredit super mikro, Prabowo menyoroti penguatan Koperasi Merah Putih. Koperasi tersebut dirancang menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat secara terintegrasi.

Baca Juga :  Jadwal Resmi Pengumuman Koperasi Merah Putih 2026, Cek Hasil Seleksi Administrasi 26 April

Layanan yang disiapkan mencakup toko sembako, simpan pinjam, logistik, hingga apotek dengan harga obat lebih terjangkau. Koperasi juga akan memiliki ruang pendingin atau cold storage untuk menjaga hasil pertanian tetap berkualitas.

Pemerintah berharap kebijakan bunga kredit Mekaar 8 persen dan penguatan koperasi mampu menggerakkan ekonomi desa. Akses pembiayaan yang lebih terjangkau juga diharapkan membantu UMKM meningkatkan usaha, pendapatan, dan membuka lapangan kerja baru. Tim

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

10 Saham Favorit Investor Asing Pekan Ini, BBCA Diborong Rp1 Triliun
Kredit Bermasalah Jadi Sorotan, OJK Ungkap 42 Multifinance Punya NPF di Atas 5 Persen
IPO RANS Entertainment Resmi Melantai di Bursa, Dihadiri Haji Isam dan Boy Thohir
Kredit Macet Paylater Naik Jadi 3,44 Persen, OJK Ungkap Kemampuan Bayar Masyarakat Melemah
BRI Tawarkan Take Over KPR Bunga Mulai 3 Persen, Kesempatan Ringankan Cicilan Rumah
Mengenal O!Save, Minimarket Baru Penantang Alfamart dan Indomaret di Indonesia
Promo Gadget PRJ 2026 Bikin Heboh, Beli HP Gratis TV dan Diskon hingga 86 Persen
KUR Perumahan Bunga 0,5 Persen Resmi Diluncurkan, Pinjaman Rp100 Juta Tanpa Agunan Siap Lawan Rentenir
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 22:08 WIB

Prabowo Pangkas Bunga Kredit Mekaar dari 22 Persen Jadi 8 Persen, Pelaku Usaha Mikro Bisa Bernapas Lega

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:03 WIB

10 Saham Favorit Investor Asing Pekan Ini, BBCA Diborong Rp1 Triliun

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:00 WIB

Kredit Bermasalah Jadi Sorotan, OJK Ungkap 42 Multifinance Punya NPF di Atas 5 Persen

Sabtu, 11 Juli 2026 - 02:00 WIB

IPO RANS Entertainment Resmi Melantai di Bursa, Dihadiri Haji Isam dan Boy Thohir

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:00 WIB

Kredit Macet Paylater Naik Jadi 3,44 Persen, OJK Ungkap Kemampuan Bayar Masyarakat Melemah

Berita Terbaru