SoftBank Investasi Rp 922 Triliun untuk AI di Prancis, Proyek Pusat Data Terbesar di Eropa Dimulai

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Gelombang investasi besar di sektor kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kembali terjadi. Raksasa teknologi asal Jepang, SoftBank Group, mengumumkan rencana investasi senilai 45 miliar euro atau sekitar Rp 922 triliun untuk membangun infrastruktur AI di Prancis selama lima tahun ke depan.

Investasi jumbo tersebut akan difokuskan pada pembangunan pusat data berkapasitas besar di wilayah Hauts-de-France. Proyek ini menjadi salah satu investasi infrastruktur AI terbesar di Eropa dan diproyeksikan memperkuat posisi Prancis sebagai pusat pengembangan teknologi digital di kawasan tersebut.

Langkah agresif SoftBank muncul di tengah meningkatnya kebutuhan komputasi AI global. Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi kecerdasan buatan berkembang sangat cepat berkat kemunculan model AI generatif yang membutuhkan daya komputasi dan kapasitas penyimpanan data dalam jumlah sangat besar.

Pada tahap awal, SoftBank akan membangun tiga pusat data AI yang ditargetkan mulai beroperasi sebelum tahun 2031. Salah satu lokasi yang telah dikonfirmasi berada di kota Dunkirk. Ketiga fasilitas tersebut diproyeksikan menjadi tulang punggung pengembangan layanan AI dan cloud computing di Eropa.

Baca Juga :  AI Sekecil Powerbank Ini Setara Doktor, Bisa Jalan Tanpa Internet

Untuk mendukung proyek tersebut, SoftBank menggandeng Schneider Electric sebagai penyedia teknologi dan sistem pendukung pusat data. Selain itu, perusahaan listrik negara Prancis, EDF, juga akan menyediakan fasilitas energi yang dibutuhkan guna memastikan operasional pusat data berjalan optimal.

Pendiri SoftBank, Masayoshi Son, menilai ketersediaan energi menjadi faktor utama dalam pemilihan Prancis sebagai lokasi investasi. Menurutnya, kemampuan negara tersebut dalam memproduksi dan mengekspor energi memberikan keunggulan strategis bagi pengembangan pusat data AI berskala besar.

Menariknya, nilai investasi tersebut masih berpotensi bertambah. SoftBank disebut tengah menyiapkan tahap lanjutan yang dapat meningkatkan total investasi hingga 75 miliar euro atau setara sekitar Rp 1.537 triliun. Jika terealisasi, proyek ini akan menjadi salah satu pembangunan infrastruktur digital terbesar di dunia.

Investasi masif ini juga memperlihatkan semakin ketatnya persaingan global dalam penguasaan teknologi AI. Negara-negara di Eropa, Amerika Serikat, hingga Asia berlomba menyediakan pusat data berkapasitas tinggi untuk mendukung perkembangan kecerdasan buatan, komputasi awan, hingga layanan digital generasi berikutnya.

Baca Juga :  Tablet Premium Huawei MatePad 12X 2026 Hadir dengan Bonus Rp4,5 Juta

Bagi industri teknologi global, langkah SoftBank menjadi sinyal kuat bahwa era AI baru saja dimulai. Kebutuhan terhadap pusat data, cloud computing, keamanan siber, hingga perangkat keras AI diperkirakan terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang. Kondisi tersebut membuka peluang investasi baru sekaligus mempercepat transformasi digital di berbagai sektor ekonomi.

FAQ

Berapa nilai investasi SoftBank di Prancis?

SoftBank mengalokasikan investasi awal sebesar 45 miliar euro atau sekitar Rp 922 triliun untuk pembangunan infrastruktur AI.

Di mana lokasi proyek pusat data AI SoftBank?

Proyek akan berpusat di wilayah Hauts-de-France, Prancis Utara, termasuk kota Dunkirk.

Kapan pusat data mulai beroperasi?

Tiga pusat data tahap awal ditargetkan mulai beroperasi sebelum tahun 2031.

Mengapa SoftBank memilih Prancis?

Ketersediaan pasokan energi yang besar dan stabil menjadi alasan utama pemilihan Prancis sebagai lokasi investasi.

Apakah nilai investasi bisa bertambah?

Ya. SoftBank berencana melakukan ekspansi lanjutan sehingga total investasi berpotensi mencapai 75 miliar euro atau sekitar Rp 1.537 triliun. (Tim)

Berita Terkait

All New Daihatsu Ayla 2026 Resmi Dipasarkan, Desain Sporty dan BBM Irit
Harga Emas Pegadaian Hari Ini Minggu 31 Mei 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Naik, Investor Ramai Berburu Logam Mulia
Promo Traveloka Hari Ini, Minggu 31 Mei 2026! Diskon Hotel hingga 80%, Tiket Pesawat Murah dan Cashback Besar Masih Diburu Wisatawan
Cara Cek Utang Lewat SLIK OJK dari HP, Banyak Orang Baru Sadar Namanya Masih Tercatat Kredit Bermasalah
MacBook Neo vs Air vs Pro 2026, Mana yang Paling Worth It untuk Dibeli?
Prediksi Harga Emas dan Bitcoin Juni 2026: Peluang Cuan Besar atau Saatnya Waspada?
Pemerintah Resmi Ubah Aturan PPh Final UMKM, PT dan CV Tak Lagi Dapat Fasilitas Baru
Jepang Buka Jasa Kargo ke Bulan Mulai 2028, Era Baru Bisnis Antariksa Resmi Dimulai
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:00 WIB

SoftBank Investasi Rp 922 Triliun untuk AI di Prancis, Proyek Pusat Data Terbesar di Eropa Dimulai

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:00 WIB

All New Daihatsu Ayla 2026 Resmi Dipasarkan, Desain Sporty dan BBM Irit

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:01 WIB

Promo Traveloka Hari Ini, Minggu 31 Mei 2026! Diskon Hotel hingga 80%, Tiket Pesawat Murah dan Cashback Besar Masih Diburu Wisatawan

Minggu, 31 Mei 2026 - 04:03 WIB

Cara Cek Utang Lewat SLIK OJK dari HP, Banyak Orang Baru Sadar Namanya Masih Tercatat Kredit Bermasalah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:00 WIB

MacBook Neo vs Air vs Pro 2026, Mana yang Paling Worth It untuk Dibeli?

Berita Terbaru