SUNGAIPENUH — Ajang pemilihan Bujang dan Gadis Kota Sungai Penuh 2025 berlangsung meriah di Gedung Nasional, Selasa (11/11/2025). Dua siswa SMA Negeri 1 Sungai Penuh berhasil merebut gelar utama dalam kompetisi tahunan tersebut.
Ahmad Argya Aldorin dinobatkan sebagai Bujang Kota Sungai Penuh 2025, sementara Ratu Azzahra Liswar terpilih sebagai Gadis Kota Sungai Penuh 2025. Keduanya tampil memukau dengan kepercayaan diri dan pengetahuan budaya yang luas.
Posisi berikutnya untuk kategori Bujang ditempati oleh Iqram Januarta, Dafit Prayoga, Bintang Raka Agung, dan Yasser Kholil Azra. Sedangkan kategori Gadis diraih oleh Latifah Hendelisia, Rika Rahmanora, Laura Anggraini, dan Shifa Nafila Putri.
Grand final yang diikuti lima pasang finalis itu disaksikan langsung oleh Wali Kota Sungai Penuh, Alfin Bakar, bersama Ketua TP-PKK, Ny. Sri Kartini Alfin. Keduanya menyerahkan piala kepada para pemenang di tengah sorak meriah para pendukung.
Kegiatan ini digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Sungai Penuh. Puluhan peserta dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi berpartisipasi menunjukkan potensi terbaik mereka.
Ajang bergengsi tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk menampilkan bakat, kreativitas, serta wawasan tentang budaya dan pariwisata daerah.
Wali Kota Alfin Bakar memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta. Ia menyebut ajang ini penting untuk membentuk generasi muda yang berkarakter, percaya diri, dan berpengetahuan luas.
“Bujang dan Gadis Sungai Penuh harus menjadi duta muda yang mampu mempromosikan budaya serta potensi daerah ke tingkat lebih tinggi,” kata Alfin.
Ia berharap kegiatan positif seperti ini terus digelar untuk mencetak generasi muda yang kreatif dan siap bersaing di era global.
Malam grand final turut dihadiri Ketua DPRD Hutri Randa, unsur Forkopimda, Sekda Alpian, staf ahli, para kepala OPD, serta ratusan pendukung yang memenuhi Gedung Nasional.
Ajang tahunan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam membina generasi muda sekaligus memperkuat promosi budaya dan pariwisata daerah.(fyo)
Penulis : Fanda Yosephta
Editor : Dedi Dora









