Ubah Sampah Jadi Berkah, KKBS Tanjungpinang Terapkan Digital Green Accounting

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bank Sampah KKBS Tanjungpinang menerapkan Digital Green Accounting untuk mencatat nilai ekonomi sekaligus kontribusi lingkungan dari pengelolaan sampah.

Bank Sampah KKBS Tanjungpinang menerapkan Digital Green Accounting untuk mencatat nilai ekonomi sekaligus kontribusi lingkungan dari pengelolaan sampah.

TANJUNGPINANG — Bank Sampah KKBS Tanjungpinang mulai mengembangkan pengelolaan sampah berbasis data melalui penerapan Digital Green Accounting. Program tersebut diperkenalkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan dosen Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Maritim (FEBM), Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH).

Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya dalam pengelolaan dan pelaporan lingkungan. Digital Green Accounting diperkenalkan sebagai sistem pencatatan dan pelaporan yang menggabungkan informasi ekonomi dengan informasi mengenai dampak lingkungan dari aktivitas pengelolaan sampah.

Kegiatan PkM tersebut dilaksanakan oleh Suci Wahyuliza, S.E., M.Si., bersama tim PkM yang merupakan dosen Program Studi Akuntansi FEBM UMRAH. Pelatihan difokuskan pada pemahaman dan penerapan pencatatan sampah secara rutin berdasarkan jenis serta jumlah sampah yang dikumpulkan dan dikelola.

Dalam penerapannya, sampah yang dikelola Bank Sampah KKBS tidak hanya mencakup sampah yang didaur ulang. Sampah yang dijual kepada distributor juga menjadi bagian dari pencatatan. Data tersebut kemudian dapat digunakan untuk mengidentifikasi kontribusi pengelolaan sampah terhadap lingkungan.

Salah satu aspek yang diperkenalkan adalah penghitungan estimasi emisi yang berhasil dikurangi atau emission avoidance. Perhitungan tersebut berkaitan dengan sampah yang berhasil dialihkan dari pembuangan akhir melalui proses daur ulang maupun pengelolaan lebih lanjut.

Baca Juga :  Tambang Ilegal di Sumbar Terdata Hingga 300 Titik, Kerugian Negara Ditaksir Rp9 Triliun

Penerapan Digital Green Accounting juga diarahkan agar Bank Sampah KKBS memiliki sistem pelaporan digital melalui website yang dimiliki bank sampah. Data mengenai jumlah dan jenis sampah yang dikelola serta estimasi emisi yang berhasil dikurangi dapat didokumentasikan dan dilaporkan secara lebih terstruktur.

Sistem tersebut diharapkan menjadi media informasi sekaligus sarana transparansi kepada masyarakat dan pemangku kepentingan. Dengan demikian, kontribusi Bank Sampah KKBS terhadap pengelolaan lingkungan dapat ditampilkan berdasarkan data yang tercatat secara berkala.

Menurut tim PkM, pencatatan sampah selama ini umumnya lebih banyak berorientasi pada aspek ekonomi, seperti berat sampah dan nilai penjualan. Melalui Digital Green Accounting, pencatatan tersebut dikembangkan dengan memasukkan dimensi lingkungan.

Dengan pendekatan tersebut, setiap kilogram sampah yang berhasil dikelola tidak hanya memiliki nilai ekonomi. Sampah tersebut juga dapat menunjukkan kontribusinya terhadap pengurangan dampak lingkungan.

“Melalui Digital Green Accounting, kami ingin mendorong agar Bank Sampah KKBS tidak hanya mencatat berapa banyak sampah yang dikumpulkan dan berapa nilai ekonominya, tetapi juga dapat menunjukkan berapa besar kontribusi lingkungan yang dihasilkan dari sampah yang dikelola,” ujar Suci Wahyuliza, S.E., M.Si.

Baca Juga :  Terbaru 2026! Besaran KIP Kuliah Resmi Diumumkan, Mahasiswa Bisa Dapat Rp1,4 Juta

Penerapan sistem ini diharapkan dapat membantu Bank Sampah KKBS membangun pelaporan lingkungan yang sederhana, transparan, dan berkelanjutan. Data yang terkumpul secara berkala juga dapat menjadi dasar evaluasi untuk melihat perkembangan kinerja bank sampah dari waktu ke waktu.

Kegiatan PkM ini sekaligus menjadi bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ilmu akuntansi diterapkan untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat, khususnya dalam pengelolaan sampah dan pelaporan lingkungan.

Kolaborasi antara dosen Program Studi Akuntansi FEBM UMRAH dan Bank Sampah KKBS diharapkan terus dikembangkan. Praktik pengelolaan sampah diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan di Kota Tanjungpinang.

Dengan penerapan Digital Green Accounting, Bank Sampah KKBS diharapkan dapat menjadi salah satu contoh pengelolaan bank sampah berbasis data. Sistem tersebut memungkinkan nilai ekonomi sekaligus nilai lingkungan dari sampah yang dikelola dapat ditampilkan secara lebih terstruktur dan transparan. (fyo)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Mengenal Yang Xizhe, Bocah 13 Tahun yang Dijuluki Elon Musk Masa Depan
Pendidikan Negeri Gratis Mulai TK hingga SMA, Cek Skema BOS dan PIP 2026
5 Kepala SMP Dicopot, Komisi I DPRD Sungai Penuh Akan Panggil Kadis dan Kabid Pendidikan
TPG 2026: Besaran Tunjangan Sertifikasi Guru ASN dan Non-ASN, Cek Jadwal Pencairannya
KIP Kuliah 2026 untuk Desil Berapa? Cek Ketentuan dan Syarat Lengkapnya
Pergantian Kepala Sekolah SDN Sungai Penuh Dalam Waktu Dekat Akan Dilakukan
Tunjangan Sertifikasi Guru 2026: Besaran TPG ASN dan Non-ASN, Syarat, dan Cara Cek Pencairan
Anak Kurir SPX Express Dapat Beasiswa Kuliah di UI, ITB, dan UNP
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Ubah Sampah Jadi Berkah, KKBS Tanjungpinang Terapkan Digital Green Accounting

Selasa, 29 September 2026 - 20:00 WIB

Mengenal Yang Xizhe, Bocah 13 Tahun yang Dijuluki Elon Musk Masa Depan

Kamis, 24 September 2026 - 01:30 WIB

Pendidikan Negeri Gratis Mulai TK hingga SMA, Cek Skema BOS dan PIP 2026

Rabu, 23 September 2026 - 12:29 WIB

5 Kepala SMP Dicopot, Komisi I DPRD Sungai Penuh Akan Panggil Kadis dan Kabid Pendidikan

Selasa, 22 September 2026 - 05:01 WIB

TPG 2026: Besaran Tunjangan Sertifikasi Guru ASN dan Non-ASN, Cek Jadwal Pencairannya

Berita Terbaru