PARIS – Legenda sepak bola Prancis, Zinedine Zidane, resmi memulai babak baru dalam karier kepelatihannya sebagai pelatih kepala Tim Nasional Prancis. Mantan pelatih Real Madrid itu mengungkapkan bahwa dirinya sengaja menolak berbagai tawaran melatih klub selama lima tahun demi mewujudkan impian menangani Les Bleus.
Zidane menggantikan Didier Deschamps yang mengakhiri masa kepemimpinannya usai Piala Dunia 2026. Penunjukan tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang publik Prancis yang sejak lama menginginkan Zidane berada di kursi pelatih tim nasional.
Dalam konferensi pers perdananya, Zidane menjelaskan bahwa setelah meninggalkan Real Madrid, ia memang menerima sejumlah tawaran dari berbagai klub besar. Namun, seluruh tawaran itu diputuskan untuk ditolak karena memiliki satu tujuan yang ingin dicapai.
“Selama empat atau lima tahun terakhir saya menerima beberapa tawaran melatih klub, tetapi saya menolaknya karena ingin menangani Tim Nasional Prancis,” ujar Zidane.
Menurutnya, melatih tim nasional merupakan pekerjaan impian yang telah lama ia nantikan setelah sukses bersama Real Madrid.
Timnas Prancis Menjadi Prioritas
Zidane mengaku memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Timnas Prancis. Sebagai mantan pemain sekaligus penggemar Les Bleus, ia selalu memandang jabatan pelatih tim nasional sebagai tantangan terbesar dalam kariernya.
Ia menegaskan bahwa sejak mengetahui Didier Deschamps akan mengakhiri masa tugasnya setelah Piala Dunia 2026, dirinya langsung mempersiapkan diri untuk menjadi kandidat pengganti.
Keinginan tersebut kemudian disampaikan kepada Presiden Federasi Sepak Bola Prancis dalam pertemuan yang berlangsung pada awal 2025.
Siap Melanjutkan Prestasi Era Deschamps
Presiden Federasi Sepak Bola Prancis, Philippe Diallo, menyebut Zidane sebagai sosok yang memiliki mental juara dan diyakini mampu melanjutkan prestasi yang telah dibangun Deschamps selama lebih dari satu dekade.
Menurut Diallo, salah satu hal yang membuatnya yakin menunjuk Zidane adalah keyakinan sang pelatih terhadap kemampuannya membangun tim pemenang.
Selama tidak aktif melatih, Zidane mengaku tetap mengikuti perkembangan sepak bola dunia. Ia rutin menyaksikan pertandingan klub maupun tim nasional, termasuk memantau permainan Timnas Prancis.
Pengalaman tersebut diyakini menjadi bekal penting untuk menghadapi tantangan bersama Les Bleus pada berbagai kompetisi internasional mendatang.
Dengan rekam jejak sukses saat menangani Real Madrid dan pengalaman sebagai pemain juara dunia bersama Prancis, Zidane kini diharapkan mampu membuka era baru bagi Timnas Prancis serta mempertahankan posisi mereka sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola dunia.
Editor : Dedi Dora









