Putusan MK: Aturan Pensiun DPR Harus Diganti dalam Dua Tahun

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan bahwa Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1980 yang mengatur hak keuangan serta uang pensiun bagi pimpinan dan anggota lembaga tinggi negara dinyatakan inkonstitusional bersyarat terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Putusan tersebut dibacakan oleh Ketua MK Suhartoyo dalam sidang pleno di Gedung MK, Jakarta, Senin (16/3/2026), terkait perkara pengujian undang-undang dengan nomor perkara 191/PUU-XXIII/2025.

Dalam amar putusannya, MK memerintahkan pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR) untuk segera menyusun regulasi baru yang mengatur hak keuangan pimpinan lembaga tinggi negara, termasuk terkait uang pensiun.

Batas Waktu Dua Tahun

MK memberikan waktu maksimal dua tahun kepada pembentuk undang-undang untuk mengganti aturan lama tersebut dengan regulasi baru.

Selama masa transisi itu, ketentuan dalam UU Nomor 12 Tahun 1980 masih tetap berlaku hingga undang-undang pengganti diterbitkan.

Baca Juga :  Aturan Kapolri Terbit, Ini Daftar Instansi yang Bisa Diisi Polisi Aktif

Namun, apabila dalam tenggat waktu yang ditentukan aturan baru tidak disahkan, maka undang-undang lama tersebut akan dinyatakan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat secara permanen.

Gugatan Diajukan Dosen dan Mahasiswa

Permohonan uji materi terhadap aturan tersebut diajukan oleh sejumlah akademisi dari Universitas Islam Indonesia (UII).

Para pemohon antara lain dosen hukum Ahmad Sadzali, Anang Zubaidy, serta beberapa mahasiswa yaitu Muhammad Farhan Kamase, Zidan Patra Yudistira, Rayhan Madani, dan Muhammad Fajar Rizki.

Dalam permohonannya, mereka menilai pemberian pensiun seumur hidup kepada anggota DPR yang hanya menjabat selama satu periode, yakni lima tahun, dinilai kurang tepat dari sisi penggunaan anggaran negara.

Baca Juga :  Setelah Eggi Sudjana, Kini Rismon Sianipar Ajukan Restorative Justice

Sebagai pembayar pajak, para pemohon menyatakan keberatan jika dana negara digunakan untuk membiayai pensiun anggota legislatif tanpa pembaruan regulasi yang lebih proporsional.

Selain itu, mereka juga meminta agar aturan mengenai pemberian pensiun kepada pasangan (janda atau duda) mantan anggota DPR dibatasi hanya selama masa jabatan berlangsung.

MK Tekankan Efektivitas Penggunaan Anggaran

Dalam pertimbangannya, MK menilai pengaturan mengenai hak keuangan pejabat negara perlu diperbarui agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Hal tersebut juga dinilai penting untuk memastikan penggunaan anggaran negara dapat dilakukan secara efektif dan tetap sejalan dengan prinsip-prinsip yang diatur dalam UUD 1945.

Dengan putusan ini, pemerintah dan DPR diharapkan segera menyusun aturan baru yang lebih komprehensif terkait hak keuangan pejabat tinggi negara.

Berita Terkait

UU Pelindungan Ketenagakerjaan 2026 Berlaku, Ini Aturan Baru Cuti, Upah dan Pesangon
Penertiban Tambang Emas Ilegal di TNKS Jadi Sorotan Media Nasional, 119,32 Hektare Hutan Kerinci Terdampak
Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Ini Peran 4 Jenderal Polri yang Jadi Tersangka
Jadwal Pencairan PKH Tahap 4 Tahun 2026, Anak SD hingga Lansia Dapat Berapa?
Resmi! Pemerintah Putuskan Semua PPPK Paruh Waktu Diangkat Jadi Penuh Waktu, Berlaku Lintas Profesi
Pendaftaran CASN 2026 Dibuka November, Pemerintah Umumkan Rekrutmen CPNS Terbaru
Nasib PPPK Paruh Waktu 2027 Segera Diputuskan, DPR dan Pemerintah Finalisasi Status Non-ASN
Daftar Lengkap Pemenang AMI Awards 2026: Tulus dan Idgitaf Raih Penghargaan Utama
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 18:00 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan 2026 Berlaku, Ini Aturan Baru Cuti, Upah dan Pesangon

Sabtu, 7 November 2026 - 12:20 WIB

Penertiban Tambang Emas Ilegal di TNKS Jadi Sorotan Media Nasional, 119,32 Hektare Hutan Kerinci Terdampak

Sabtu, 7 November 2026 - 04:00 WIB

Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Ini Peran 4 Jenderal Polri yang Jadi Tersangka

Sabtu, 7 November 2026 - 00:05 WIB

Jadwal Pencairan PKH Tahap 4 Tahun 2026, Anak SD hingga Lansia Dapat Berapa?

Jumat, 6 November 2026 - 14:21 WIB

Resmi! Pemerintah Putuskan Semua PPPK Paruh Waktu Diangkat Jadi Penuh Waktu, Berlaku Lintas Profesi

Berita Terbaru