Purbaya Siapkan Rombak Massal Bea Cukai, Dari Pejabat Pusat hingga Petugas Pelabuhan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA–Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan langkah drastis untuk membenahi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan. Kali ini, ia tidak memilih langkah parsial. Sebaliknya, Purbaya langsung menggerakkan perombakan besar-besaran terhadap hampir seluruh pejabat Bea Cukai, mulai dari lingkaran pusat hingga petugas pengawas di pelabuhan.

Rombak Total Lingkaran Pusat Bea Cukai

Pertama-tama, Purbaya menyasar pejabat di sekitar Direktur Jenderal Bea dan Cukai. Ia memutuskan untuk mengganti seluruh posisi di lingkaran tersebut, kecuali jabatan Dirjen. Dengan langkah ini, Purbaya ingin memutus pola lama yang selama ini menghambat pembenahan kinerja institusi.

Selanjutnya, Kakanwil Pengawas Pelabuhan Berganti

Setelah itu, Purbaya mengalihkan fokus ke wilayah. Ia memastikan pergantian seluruh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) yang bertanggung jawab atas pengawasan pelabuhan. Menurutnya, pelabuhan menjadi titik paling rawan dalam sistem kepabeanan dan membutuhkan pengawasan yang ketat serta berintegritas.

Baca Juga :  IMF Peringatkan Perlambatan Ekonomi Global 2026, Apa Artinya bagi Asia Tenggara

“Di Bea Cukai akan saya kasih kejutan agak drastis. Mungkin beberapa hari lagi. Semua pejabat di sekeliling Dirjen saya tukar, dan seluruh Kakanwil yang mengawasi pelabuhan juga saya ganti,” ujar Purbaya, Selasa (27/1/2026).

Bahkan, Purbaya Menonaktifkan Sejumlah Pejabat

Tidak hanya melakukan rotasi, Purbaya juga menonaktifkan sementara sejumlah pejabat, khususnya mereka yang menangani atau berkaitan dengan kasus-kasus besar. Melalui langkah ini, ia ingin membuka ruang evaluasi menyeluruh terhadap integritas dan kinerja aparat Bea Cukai.

“Sebagian saya rumahkan,” tegasnya.

Di Sisi Lain, Purbaya Menyoroti Perusahaan Bermasalah

Lebih jauh, Purbaya menyoroti keberadaan perusahaan-perusahaan yang menurutnya tidak jelas dan berpotensi memicu praktik menyimpang di sektor kepabeanan. Oleh karena itu, ia mengganti pejabat dari level terbawah hingga teratas di titik-titik rawan tersebut untuk menutup celah penyimpangan.

Karena Itu, Purbaya Mengirim Pesan Keras

Melalui langkah ini, Purbaya menyampaikan pesan langsung kepada seluruh jajaran Bea Cukai. Ia menuntut mereka bekerja lebih serius, profesional, dan bertanggung jawab. Purbaya menilai sumber daya manusia di institusi tersebut sebenarnya memiliki kapasitas yang sangat baik.

Baca Juga :  PPPK Paruh Waktu Digaji Rp0 hingga Rp200 Ribu, DPR Siapkan Revisi Aturan, Gaji Bakal Dibayar APBN?

Sebagai Penguat, Purbaya Mengandalkan Teknologi dan AI

Sebagai bagian dari pembenahan sistem, Purbaya mendorong pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), untuk mendeteksi praktik under invoicing yang selama ini merugikan penerimaan negara. Dengan pendekatan ini, ia mengombinasikan perombakan struktural dengan penguatan sistem pengawasan digital.

Pada Akhirnya, Purbaya Memilih Shock Therapy

Meski menyimpan harapan besar terhadap perbaikan Bea Cukai, Purbaya memilih shock therapy sebagai langkah awal. Ia meyakini tekanan awal ini akan mendorong seluruh jajaran bekerja lebih keras, lebih disiplin, dan lebih fokus.

“Jadi kita punya harapan, tapi perlu shock therapy supaya mereka kerja lebih keras,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

5 Direktur Baru Bank BTN 2026, Ada Eks Pejabat WIKA dan yang Termuda 43 Tahun
KAI Group Buka Rekrutmen 2026 untuk Lulusan SMA-S1, Ini Cara Daftar
Abu Gunung Anak Krakatau Mulai Menyebar ke Pringsewu, Warga Diminta Pakai Masker
DPR Setujui Anggaran Kementerian PU 2027 Rp114,59 Triliun, Fokus Jalan, Irigasi hingga Air Bersih
Pendaftaran Relawan Pajak 2027 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
9 Kiai Terpilih Jadi Anggota AHWA Muktamar NU, Bakal Tentukan Ketum PBNU
Hasil Voting Muktamar NU: Pemilihan Ketum PBNU Beralih ke Mekanisme AHWA
Purbaya Siapkan Teknologi Track and Trace untuk Cegah Pemalsuan Pita Cukai
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 10:00 WIB

5 Direktur Baru Bank BTN 2026, Ada Eks Pejabat WIKA dan yang Termuda 43 Tahun

Minggu, 6 September 2026 - 08:00 WIB

KAI Group Buka Rekrutmen 2026 untuk Lulusan SMA-S1, Ini Cara Daftar

Sabtu, 5 September 2026 - 23:30 WIB

Abu Gunung Anak Krakatau Mulai Menyebar ke Pringsewu, Warga Diminta Pakai Masker

Rabu, 2 September 2026 - 22:00 WIB

DPR Setujui Anggaran Kementerian PU 2027 Rp114,59 Triliun, Fokus Jalan, Irigasi hingga Air Bersih

Selasa, 1 September 2026 - 18:10 WIB

Pendaftaran Relawan Pajak 2027 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru