Purbaya: Jika Punya Dolar, Jual Dolar Sekarang

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EKONOMI-Purbaya Yudhi Sadewa meminta masyarakat yang menyimpan dolar Amerika Serikat segera menjual mata uang tersebut. Pemerintah optimistis nilai tukar rupiah akan kembali menguat dalam waktu dekat.

Pernyataan itu disampaikan Purbaya dalam acara Jogja Financial Festival 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta.

“Kalau punya dolar jual sekarang,” ujar Purbaya.

Menurut dia, penguatan rupiah akan didorong oleh penerapan aturan baru Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) yang mulai berlaku pada 1 Juni 2026.

Aturan DHE SDA Diyakini Perkuat Rupiah

Purbaya menjelaskan kebijakan baru DHE SDA akan meningkatkan pasokan dolar AS di dalam negeri sehingga membantu memperkuat kurs rupiah terhadap mata uang Amerika Serikat.

Baca Juga :  IHSG Hari Ini 7 April 2026 Ditutup Melemah ke 6.971, Saham Bank Besar Kompak Turun di Tengah Tekanan Global

Selain itu, pemerintah juga terus melakukan stabilisasi pasar obligasi untuk menjaga kepercayaan investor asing agar tetap menempatkan dana mereka di Indonesia.

Pemerintah, kata dia, juga telah menerbitkan global bond dalam denominasi dolar AS dan euro.

“Kita jual US$3,4 miliar, artinya US$2 miliar dalam bond dan 1,25 miliar euro. Kalau itu masuk ke sini akan tambah suplai dolar ke kita,” jelasnya.

Pemerintah Targetkan Rupiah ke Rp15.000

Purbaya menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pelemahan rupiah yang terjadi belakangan ini. Pemerintah menargetkan nilai tukar rupiah kembali menguat ke level Rp15.000 per dolar AS.

Baca Juga :  THR Lebaran 2026 untuk PPPK dan PPPK Paruh Waktu, Cair Kapan? Ini Kata BKN

“Saya bilang pemain valas cepat-cepat buang dolarnya. Kita akan dorong rupiah ke Rp15.000 per dolar AS,” katanya.

Sebelumnya, rupiah sempat berada di kisaran Rp17.700 per dolar AS akibat tekanan global, konflik geopolitik, dan arus modal keluar dari pasar keuangan domestik.

Namun pemerintah optimistis kombinasi kebijakan fiskal, stabilisasi pasar obligasi, dan implementasi aturan DHE SDA dapat memperkuat fundamental rupiah dalam beberapa waktu ke depan.

Berita Terkait

AI Makin Dibutuhkan Industri Keuangan, Skill Ini Berpotensi Jadi Rebutan Perusahaan
Mau Ambil KPR Sekarang atau Tunggu? Simulasi Cicilan Rumah Rp500 Juta di Tengah Bunga Tinggi
Punya Cicilan KPR? Cek Bunga Terbaru Juli 2026, Angsuran Bisa Berubah Setelah Masa Fixed Berakhir
Raksasa Teknologi Siapkan 8.900 Tenaga AI, Profesi Ini Bakal Makin Diburu
Resmi! Telkomsel, Indosat dan XLSMART Kuasai Frekuensi Baru, Internet 5G Indonesia Bakal Makin Kencang?
Punya Dolar AS? Cek Harga Jual Beli di BCA, BRI, Mandiri dan BNI Hari Ini
Tolak Pelatihan AI? Data Samsung Health Bisa Dihapus, Privasi Pengguna Jadi Sorotan
BI Rate Tinggi, Apakah Bunga KPR dan Cicilan Bank Bakal Naik?
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 04:00 WIB

AI Makin Dibutuhkan Industri Keuangan, Skill Ini Berpotensi Jadi Rebutan Perusahaan

Rabu, 15 Juli 2026 - 02:30 WIB

Mau Ambil KPR Sekarang atau Tunggu? Simulasi Cicilan Rumah Rp500 Juta di Tengah Bunga Tinggi

Rabu, 15 Juli 2026 - 01:11 WIB

Punya Cicilan KPR? Cek Bunga Terbaru Juli 2026, Angsuran Bisa Berubah Setelah Masa Fixed Berakhir

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:00 WIB

Resmi! Telkomsel, Indosat dan XLSMART Kuasai Frekuensi Baru, Internet 5G Indonesia Bakal Makin Kencang?

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:23 WIB

Punya Dolar AS? Cek Harga Jual Beli di BCA, BRI, Mandiri dan BNI Hari Ini

Berita Terbaru