IHSG Hari Ini 7 April 2026 Ditutup Melemah ke 6.971, Saham Bank Besar Kompak Turun di Tengah Tekanan Global

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan Selasa, 7 April 2026. IHSG tercatat melemah 0,26% dan berhenti di level 6.971,03, dipicu tekanan dari saham-saham berkapitalisasi besar yang mengalami koreksi signifikan.

Pergerakan pasar hari ini didominasi oleh pelemahan saham. Ratusan emiten tercatat turun, sementara sebagian lainnya menguat dan stagnan. Meski demikian, nilai transaksi tetap tinggi, menandakan aktivitas investor masih cukup aktif di tengah ketidakpastian pasar.

Saham unggulan menjadi kontributor utama penurunan indeks. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sama-sama mengalami penurunan lebih dari 2%. Selain itu, PT Amman Mineral Internasional Tbk dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk juga ikut melemah dan memperbesar tekanan terhadap IHSG.

Baca Juga :  DBS Fixed Deposit Rates Today: Which Tenure Pays the Most? August 2026 Guide

Tekanan terhadap pasar saham domestik tidak terlepas dari sentimen global yang memanas. Konflik di kawasan Timur Tengah menjadi salah satu faktor utama yang memicu kekhawatiran investor, terutama karena berdampak langsung terhadap harga minyak dunia.

Kenaikan harga minyak mentah global menimbulkan kekhawatiran terhadap kondisi fiskal Indonesia. Beban subsidi energi berpotensi meningkat, yang pada akhirnya bisa memperlebar defisit anggaran negara jika tidak dikendalikan.

Baca Juga :  Acer Perkenalkan Laptop RAM 100GB di CES 2026

Di sisi lain, pelemahan nilai tukar rupiah turut menambah tekanan terhadap pasar. Kondisi ini berisiko mendorong kenaikan harga barang impor, sehingga berpotensi meningkatkan inflasi dalam negeri.

Pemerintah sendiri memastikan bahwa harga BBM subsidi tidak akan naik hingga akhir tahun. Kebijakan ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat, meskipun konsekuensinya adalah meningkatnya beban subsidi yang harus ditanggung APBN.

Dengan berbagai tekanan tersebut, IHSG diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif dalam waktu dekat. Investor disarankan untuk tetap waspada dan mencermati perkembangan global sebelum mengambil keputusan investasi. (Tim)

Berita Terkait

IHSG Diprediksi Menguat 12 Oktober 2026, Saham BRPT, BUMI, MDKA dan ITMG Jadi Sorotan
Harga Emas Antam di Pegadaian 11 Oktober 2026: 1 Gram Rp2,63 Juta, Ini Daftar Lengkapnya
Tabungan Emas BRImo vs Livin’ by Mandiri Oktober 2026: Modal Rp10 Ribu, Cek Biaya Admin dan Cara Beli
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 10 Oktober 2026 Naik, 1 Gram Rp2,61 Juta
Pinjol Tanpa BI Checking Langsung Approve 2026: Syarat, Cara Daftar, dan Risiko yang Wajib Diketahui
Bunga Deposito Bank Digital Oktober 2026 hingga 9%, Cek Daftar dan Risiko LPS
Rekening Bank Aman dari Pembobolan, Ini 7 Cara Melindungi Uang dan Data Pribadi
500 Ringgit Berapa Rupiah Hari Ini? Cek Kurs MYR ke IDR dan Cara Menghitungnya
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:00 WIB

IHSG Diprediksi Menguat 12 Oktober 2026, Saham BRPT, BUMI, MDKA dan ITMG Jadi Sorotan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Harga Emas Antam di Pegadaian 11 Oktober 2026: 1 Gram Rp2,63 Juta, Ini Daftar Lengkapnya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 01:02 WIB

Tabungan Emas BRImo vs Livin’ by Mandiri Oktober 2026: Modal Rp10 Ribu, Cek Biaya Admin dan Cara Beli

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 10 Oktober 2026 Naik, 1 Gram Rp2,61 Juta

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Pinjol Tanpa BI Checking Langsung Approve 2026: Syarat, Cara Daftar, dan Risiko yang Wajib Diketahui

Berita Terbaru

Ekonomi

Segini Gaji Ketua dan Anggota Ombudsman R

Minggu, 11 Okt 2026 - 20:00 WIB