SUNGAIPENUH-Pemerintah Kota Sungai Penuh bersama TP-PKK terus memperkuat upaya penanganan stunting melalui Program 3S (Segenggam Beras, Sebutir Telur, dan Seribu Rupiah). Gerakan berbasis partisipasi masyarakat ini menjadi simbol kolaborasi nyata untuk memastikan terpenuhinya gizi keluarga, terutama balita.
Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menegaskan bahwa upaya pencegahan stunting tidak boleh berhenti. Ia menyebut Program 3S sebagai terobosan sederhana namun berdampak besar jika didorong secara konsisten oleh seluruh elemen masyarakat.
“Program 3S merupakan inovasi luar biasa dari PKK Kota Sungai Penuh. Gerakan kecil yang dilakukan secara rutin akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan gizi keluarga,” ujar Alfin.
Melalui program ini, bantuan yang dikumpulkan—termasuk kontribusi rutin ASN—akan langsung disalurkan kepada keluarga yang membutuhkan sebagai bentuk percepatan penanganan stunting.
Kolaborasi PKK Mendapat Apresiasi
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada TP-PKK Kota Sungai Penuh yang dipimpin Sri Kartini Alfin, atas inovasi dan komitmen dalam mendorong pemberdayaan masyarakat. Ia menekankan pentingnya memperkuat semangat gotong royong sebagai fondasi utama membangun kesejahteraan keluarga.
“Saya mengajak seluruh kader untuk terus menjaga semangat kebersamaan. Gotong royong adalah kekuatan terbesar kita dalam menekan angka stunting,” tegasnya.
Program 3S diharapkan semakin meluas dan menjadi gerakan sosial berkelanjutan demi mewujudkan generasi Sungai Penuh yang sehat, cerdas, dan berkualitas.(fyo)
Penulis : Fanda Yosephta
Editor : Dedi Dora









