Profil Zohran Mamdani : Muslim Pertama Jadi Wali Kota New York

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 6 November 2025 - 02:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NEWYORK — Sejarah baru terukir di kancah politik Amerika Serikat. Zohran Mamdani, politisi muda berusia 34 tahun, resmi terpilih sebagai Wali Kota New York City, menjadikannya Muslim pertama, keturunan Asia Selatan pertama, dan wali kota termuda dalam lebih dari satu abad terakhir yang memimpin kota metropolitan terbesar di AS itu.

Mamdani memenangkan pemilihan pada 4 November 2025, mengalahkan mantan Gubernur New York Andrew Cuomo dan kandidat Partai Republik Curtis Sliwa. Ia akan dilantik pada 1 Januari 2026 menggantikan Eric Adams.

Kemenangannya menandai pergeseran signifikan dalam lanskap politik New York, sekaligus menjadi dorongan bagi sayap progresif Partai Demokrat yang mendukung kebijakan ekonomi dan sosial yang lebih berkeadilan.

 

Dari Uganda ke Balai Kota New York

Zohran Kwame Mamdani lahir di Kampala, Uganda, pada 18 Oktober 1991 dari pasangan akademisi ternama — Mahmood Mamdani, seorang intelektual Muslim Syiah asal Gujarat, dan Mira Nair, pembuat film asal India.
Masa kecilnya diwarnai perpindahan antarnegara — dari Uganda, India, hingga akhirnya menetap di New York City sejak usia tujuh tahun. Ia resmi menjadi warga negara Amerika pada 2018.

Baca Juga :  Selat Hormuz Ditutup Sementara, Harga Minyak Dunia Waspada, Ini Dampaknya bagi Indonesia

Mamdani merupakan lulusan Bronx High School of Science dan meraih gelar sarjana studi Africana dari Bowdoin College, Maine, tahun 2014. Pada 2025, ia menikah dengan Rama Duwaji, seniman Suriah-Amerika.

 

Dari Aktivis Akar Rumput ke Kursi Wali Kota

Sebelum terjun ke politik, Mamdani pernah bekerja sebagai konselor perumahan dan musisi hip-hop.
Karier politiknya dimulai ketika ia terpilih sebagai anggota Majelis Negara Bagian New York pada 2020, mewakili distrik ke-36 (Astoria dan Long Island City, Queens). Ia berhasil menumbangkan petahana lima periode dari Partai Demokrat.

Setelah terpilih kembali tanpa lawan pada 2022 dan 2024, ia mengumumkan pencalonan sebagai Wali Kota New York pada Oktober 2024. Kampanyenya, yang didorong gerakan akar rumput dan dukungan komunitas minoritas, menjadi fenomena politik baru di kota itu.

 

Visi Progresif untuk Kota New York

Mamdani dikenal sebagai sosialis demokratis yang bergabung dengan Democratic Socialists of America (DSA) sejak 2017.
Ia mengusung program ambisius: transportasi bus gratis, penitipan anak publik, toko kelontong milik kota, dan kenaikan upah minimum hingga USD 30 pada 2030.
Untuk mendukung pembiayaan program, ia mendorong kenaikan pajak bagi korporasi dan individu berpenghasilan tinggi.

Baca Juga :  Dramatis! Alter Ego Pastikan Tiket Grand Final M7 MLBB

Selain itu, Mamdani vokal membela hak-hak Palestina dan menentang kebijakan Israel di Gaza, menyerukan pembentukan negara dengan hak setara bagi semua warga.

 

Kemenangan Akar Rumput dan Tantangan Baru

Kemenangan Mamdani disebut sebagai hasil dari kampanye akar rumput yang kuat dan strategi media sosial yang efektif, terutama di kalangan pemilih muda dan imigran.
Dalam pidato kemenangannya di Brooklyn, Mamdani menegaskan tekadnya untuk melawan politik perpecahan dan membangun New York yang inklusif dan terjangkau bagi semua.

“New York tidak akan lagi menjadi tempat di mana Islamofobia bisa diperdagangkan demi kemenangan politik,” ujarnya tegas.

Dengan latar belakang yang beragam dan visi progresif, Mamdani dipandang sebagai simbol generasi baru kepemimpinan Demokrat, sekaligus penantang potensial terhadap arus konservatif nasional menjelang pemilihan presiden mendatang.(***)

Berita Terkait

Trump Umumkan Serangan Gabungan AS-Israel ke Iran, Operasi Militer Besar Dimulai
Paramount Menang Tawar, Netflix Mundur dari Akuisisi Warner Bros
Hasil Drawing 16 Besar Liga Champions 2025/2026: Duel Raksasa Tersaji
Di Balik Performa Apik Maarten Paes: Nilai Transfer dan Gajinya Bikin Penasaran
Tarif Trump Dibatalkan Mahkamah Agung AS, Ini Sikap Pemerintah Indonesia
Trump Umumkan Tarif Global 10% Setelah Kalah di Mahkamah Agung AS
Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Global Trump
Prabowo dan Trump Resmi Teken Perjanjian Perdagangan Timbal Balik RI–AS
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 15:46 WIB

Trump Umumkan Serangan Gabungan AS-Israel ke Iran, Operasi Militer Besar Dimulai

Sabtu, 28 Februari 2026 - 10:00 WIB

Paramount Menang Tawar, Netflix Mundur dari Akuisisi Warner Bros

Sabtu, 28 Februari 2026 - 06:05 WIB

Hasil Drawing 16 Besar Liga Champions 2025/2026: Duel Raksasa Tersaji

Minggu, 22 Februari 2026 - 10:32 WIB

Di Balik Performa Apik Maarten Paes: Nilai Transfer dan Gajinya Bikin Penasaran

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:07 WIB

Tarif Trump Dibatalkan Mahkamah Agung AS, Ini Sikap Pemerintah Indonesia

Berita Terbaru

Cara menambah kuota internet. Foto : Ist

Teknologi

Cara Menambah Kuota Internet Paling Cepat

Sabtu, 28 Feb 2026 - 14:46 WIB