Prabowo Perintahkan Kapolri dan Panglima TNI Usut Tambang Ilegal, Keduanya Berdiri Siap

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta-Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengusut aktivitas tambang ilegal. Perintah tersebut disampaikan saat pidato kenegaraan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.
Prabowo mengungkapkan pemerintah telah menutup sekitar 1.000 tambang timah ilegal di Bangka Belitung pada akhir tahun lalu. Namun, ia mempertanyakan bagaimana ribuan aktivitas tambang ilegal tersebut dapat berjalan tanpa diketahui pejabat aparat penegak hukum.
“Saya telah minta Panglima TNI dan Kapolri untuk usut, masa 1.000 tambang pejabat TNI dan pejabat Polri nggak tahu?” kata Prabowo dalam pidatonya.
Presiden kemudian menegaskan bahwa Kapolri dan Panglima TNI harus menindaklanjuti persoalan tersebut. Ia mempertanyakan fungsi kewenangan dan jabatan yang diberikan negara apabila aktivitas ilegal dalam skala besar tidak mampu ditertibkan.
“Kapolri dan Panglima TNI ya, usut, untuk apa negara kasih pangkat, kasih jabatan, kepada mereka kalau gak bisa tertibkan ini,” tegasnya.
Prabowo juga menyampaikan pesan khusus mengenai tanggung jawab seorang pemimpin. Menurut dia, pemimpin harus berani menertibkan bawahannya sendiri ketika ditemukan pelanggaran.
Ia mengakui tindakan tegas terhadap bawahan terkadang terasa berat. Apalagi, terdapat anggota yang sebelumnya telah mendapatkan kepercayaan atau kenaikan pangkat.
Namun, Prabowo menegaskan kepentingan rakyat, negara, dan bangsa harus menjadi prioritas utama. Karena itu, kedekatan personal tidak boleh menghalangi penegakan hukum.
“Pemimpin yang baik, komandan yang baik adalah yang berani menertibkan anak buahnya sendiri,” ujar Prabowo.
Ia kemudian kembali menegaskan perintahnya kepada Kapolri dan Panglima TNI. Prabowo menyatakan sulit dipercaya jika aktivitas 1.000 tambang ilegal dapat berlangsung tanpa adanya pihak aparat yang mengetahui.
“Karena itu saya minta benar-benar Panglima TNI dan Kapolri usut!” tegasnya.
Momen menarik terjadi setelah Prabowo menyampaikan perintah tersebut. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto terlihat berdiri dan memberikan hormat sebagai bentuk kesiapan menjalankan arahan Presiden. (Tim)
Baca Juga :  Mulai Januari 2026, Insentif Rp30 Juta Dokter Spesialis di Daerah 3T Dibayar Langsung Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Susunan Lengkap Pengurus PBNU 2026-2031: Gus Kikin Ketum, KH Miftachul Akhyar Rais Aam
Resmi ! DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Pelantikan Siang Ini
Profil Lengkap Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri 2026: Pendidikan, Karier, hingga Perjalanan di BNN
Prabowo Usulkan Suyudi Ario Seto Jadi Calon Kapolri, DPR Langsung Gelar Fit and Proper Test
Anggota DPR Zulkifli Anwar Ingatkan Ombudsman Usai Sidak Lapas Cibinong: “Jangan Kena Santet”
Kabar Gembira dan Terbaru ! Antrean Haji Turun Jadi 14 Tahun
Update Klasemen Asian Games 2026, Indonesia Raih 2 Emas dan 23 Medali
Strategi Tukang Pilah Sampah Menang Pilkades, Kalahkan Petahana 2 Periode
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Susunan Lengkap Pengurus PBNU 2026-2031: Gus Kikin Ketum, KH Miftachul Akhyar Rais Aam

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Resmi ! DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Pelantikan Siang Ini

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Profil Lengkap Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri 2026: Pendidikan, Karier, hingga Perjalanan di BNN

Rabu, 30 September 2026 - 20:28 WIB

Anggota DPR Zulkifli Anwar Ingatkan Ombudsman Usai Sidak Lapas Cibinong: “Jangan Kena Santet”

Senin, 28 September 2026 - 19:01 WIB

Kabar Gembira dan Terbaru ! Antrean Haji Turun Jadi 14 Tahun

Berita Terbaru