Profil Lengkap Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri 2026: Pendidikan, Karier, hingga Perjalanan di BNN

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JAKARTA — Nama Komjen Pol. Suyudi Ario Seto menjadi perhatian publik setelah Presiden mengusulkannya sebagai calon Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Kapolri. Pada Kamis, 1 Oktober 2026, Suyudi menjalani uji kelayakan dan kepatutan di DPR RI.

Proses tersebut berlangsung di Kompleks Parlemen, Jakarta. Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman memimpin agenda fit and proper test calon Kapolri tersebut. Dalam perkembangannya, Komisi III DPR menyetujui Suyudi untuk menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Siapa Suyudi Ario Seto?

Suyudi Ario Seto merupakan perwira tinggi Polri lulusan Akademi Kepolisian atau Akpol 1994. Dalam perjalanan kariernya, ia banyak bertugas pada bidang reserse dan penyidikan.

Data resmi Badan Narkotika Nasional mencatat Suyudi juga menempuh pendidikan PTIK pada 2003 dan Sespimti pada 2018. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjangnya di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Suyudi dikenal memiliki pengalaman di berbagai satuan kepolisian. Pada tahap awal kariernya, ia bertugas di Resmob Polda Metro Jaya sebagai Kanit II.

Setelah itu, Suyudi dipercaya menduduki sejumlah jabatan di tingkat kepolisian wilayah. Ia pernah menjadi Kapolsek Metro Pasar Minggu, Kapolsek Metro Tanah Abang, serta Kapolsek Metro Penjaringan.

Perjalanan Karier Suyudi di Bidang Reserse

Pengalaman Suyudi di bidang reserse kemudian berlanjut pada sejumlah jabatan strategis. Ia pernah menjadi Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan.

Selain itu, Suyudi pernah menjabat Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota dan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat.

Ia juga pernah mengemban jabatan Kanit Jatanras serta Kasubdit Ranmor Ditreskrimum. Pengalaman tersebut memperlihatkan panjangnya penugasan Suyudi pada fungsi penyidikan dan penegakan hukum.

Karier kewilayahan Suyudi kemudian meningkat. Ia dipercaya menjadi Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, Kapolresta Bogor Kota, hingga Kapolres Metro Jakarta Pusat pada periode 2014–2017.

Setelah menjalankan berbagai tugas di wilayah, Suyudi mendapat penugasan di tingkat Mabes Polri. Pada 2020, ia tercatat pernah menduduki sejumlah jabatan di Bareskrim Polri.

Jabatan tersebut antara lain Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus atau Wadirtipideksus, Wakil Direktur Tindak Pidana Siber atau Wadirtipidsiber, serta Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim Polri.

Pernah Menjadi Wakapolda Metro Jaya

Perjalanan karier Suyudi terus meningkat hingga tingkat pimpinan Polda. Pada 2023, ia dipercaya menjabat Wakapolda Metro Jaya.

Baca Juga :  Gaji Menteri Lingkungan Hidup 2026 Terungkap! Segini Total Penghasilan Mohammad Jumhur Hidayat Usai Dilantik Prabowo Subianto

Setelah itu, Suyudi ditunjuk menjadi Kapolda Banten pada Juni 2024. Jabatan tersebut menjadi salah satu posisi penting dalam perjalanan kariernya sebelum kemudian mendapatkan penugasan berikutnya.

Pengalaman sebagai pimpinan wilayah dan pejabat di Bareskrim membuat perjalanan karier Suyudi mencakup fungsi operasional, penyidikan, hingga manajemen organisasi kepolisian.

Suyudi Dilantik Menjadi Kepala BNN

Pada 25 Agustus 2025, Presiden Prabowo Subianto melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional atau BNN RI.

Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 118/TPA Tahun 2025 tentang pemberhentian dan pengangkatan dari dan dalam jabatan tinggi utama di lingkungan BNN. Suyudi menggantikan Marthinus Hukom sebagai Kepala BNN.

Setelah dilantik sebagai Kepala BNN, Suyudi kemudian mendapatkan kenaikan pangkat menjadi Komisaris Jenderal Polisi. Korps Raport kenaikan pangkat tersebut dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada 12 September 2025.

Dengan pangkat tersebut, Suyudi menyandang pangkat bintang tiga di lingkungan Polri.

Kiprah Suyudi Selama Memimpin BNN

Selama menjadi Kepala BNN, Suyudi menjalankan sejumlah agenda organisasi terkait pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

BNN mencatat Suyudi terlibat dalam penguatan organisasi, termasuk pelantikan sejumlah pejabat di lingkungan BNN. Pada Juni 2026, ia kembali memimpin pelantikan pejabat pimpinan tinggi dan sejumlah pejabat lainnya di lingkungan BNN.

Suyudi juga menyampaikan pentingnya penguatan strategi BNN dalam menghadapi perkembangan ancaman narkotika. BNN di bawah kepemimpinannya mengedepankan pendekatan pencegahan, rehabilitasi, sekaligus pemberantasan jaringan narkotika.

Pada Januari 2026, Suyudi juga memperoleh gelar Doktor Kehormatan atau Doctor Honoris Causa bidang Ilmu Hukum dari Universitas Tarumanagara. Pemberian gelar tersebut berkaitan dengan kontribusi dan pengabdiannya dalam bidang hukum serta pemberantasan tindak pidana narkotika.

Mengapa Suyudi Diajukan sebagai Calon Kapolri?

Pengajuan Suyudi sebagai calon Kapolri menempatkan pengalaman panjangnya di lingkungan Polri sebagai bagian penting dalam proses tersebut.

Sebelum menjadi Kepala BNN, Suyudi telah menjalankan tugas di berbagai bidang. Pengalamannya mencakup reserse, Bareskrim, kepemimpinan Polres, Wakapolda Metro Jaya, hingga Kapolda Banten.

Setelah menjadi Kepala BNN, ia juga mendapatkan pengalaman memimpin lembaga pemerintah yang memiliki tugas khusus dalam pencegahan dan pemberantasan narkotika.

Baca Juga :  Kontroversi Film Pesta Babi Berlanjut, Tokoh Adat Papua Tempuh Jalur Hukum

Proses Suyudi Menuju Kursi Kapolri

Tahapan pencalonan Suyudi berlanjut setelah Presiden mengirimkan surat usulan kepada DPR. Surat tersebut bernomor R57/Pres/09/2026 dan tertanggal 30 September 2026.

DPR kemudian menjalankan proses uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon Kapolri. Agenda tersebut digelar Komisi III DPR pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Dalam perkembangan pada hari yang sama, Komisi III DPR menyetujui Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri untuk menggantikan Listyo Sigit Prabowo. Keputusan tersebut disampaikan setelah proses fit and proper test di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Dengan demikian, perkembangan berikutnya berada dalam tahapan ketatanegaraan sesuai mekanisme pengangkatan Kapolri. Informasi mengenai pelantikan dan serah terima jabatan perlu menunggu keputusan resmi pada tahapan selanjutnya.

Profil Singkat Suyudi Ario Seto

Nama: Suyudi Ario Seto

Pangkat: Komisaris Jenderal Polisi

Lulusan: Akademi Kepolisian 1994

Pendidikan: PTIK 2003 dan Sespimti 2018

Jabatan terakhir: Kepala BNN RI

Jabatan penting: Wakapolda Metro Jaya dan Kapolda Banten

Bidang pengalaman: Reserse, penyidikan, Bareskrim, kepemimpinan kewilayahan, dan pemberantasan narkotika

Jabatan Kepala BNN: Dilantik 25 Agustus 2025

Kenaikan pangkat Komjen: September 2025

FAQ Calon Kapolri Suyudi Ario Seto

Siapa calon Kapolri 2026?
Komjen Pol. Suyudi Ario Seto menjadi calon Kapolri yang diajukan Presiden dan menjalani uji kelayakan di DPR pada 1 Oktober 2026.

Suyudi Ario Seto lulusan Akpol tahun berapa?
Suyudi merupakan lulusan Akademi Kepolisian atau Akpol 1994. Ia juga menempuh pendidikan PTIK pada 2003 dan Sespimti pada 2018.

Suyudi Ario Seto pernah menjabat apa saja?
Ia pernah menduduki sejumlah jabatan reserse, Kapolres, pejabat Bareskrim, Wakapolda Metro Jaya, Kapolda Banten, hingga Kepala BNN RI.

Kapan Suyudi menjadi Kepala BNN?
Suyudi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BNN pada 25 Agustus 2025.

Berapa pangkat Suyudi Ario Seto?
Suyudi menyandang pangkat Komisaris Jenderal Polisi atau Komjen Pol. setelah kenaikan pangkat pada September 2025.

Apakah DPR sudah menyetujui Suyudi sebagai Kapolri?
Komisi III DPR menyetujui Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dalam hasil uji kelayakan dan kepatutan pada 1 Oktober 2026. (*)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Prabowo Usulkan Suyudi Ario Seto Jadi Calon Kapolri, DPR Langsung Gelar Fit and Proper Test
Anggota DPR Zulkifli Anwar Ingatkan Ombudsman Usai Sidak Lapas Cibinong: “Jangan Kena Santet”
Kabar Gembira dan Terbaru ! Antrean Haji Turun Jadi 14 Tahun
Update Klasemen Asian Games 2026, Indonesia Raih 2 Emas dan 23 Medali
Strategi Tukang Pilah Sampah Menang Pilkades, Kalahkan Petahana 2 Periode
Cara Membuat SIM Digital 2026 lewat HP: Syarat, Langkah, Biaya, dan Cara Cek
Anggaran Kemendes PDT 2027 Naik Rp1 Triliun Jadi Rp2,785 Triliun, Ini Programnya
Hukuman Nadiem Makarim Dipangkas Jadi 9 Tahun
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Profil Lengkap Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri 2026: Pendidikan, Karier, hingga Perjalanan di BNN

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:21 WIB

Prabowo Usulkan Suyudi Ario Seto Jadi Calon Kapolri, DPR Langsung Gelar Fit and Proper Test

Rabu, 30 September 2026 - 20:28 WIB

Anggota DPR Zulkifli Anwar Ingatkan Ombudsman Usai Sidak Lapas Cibinong: “Jangan Kena Santet”

Senin, 28 September 2026 - 19:01 WIB

Kabar Gembira dan Terbaru ! Antrean Haji Turun Jadi 14 Tahun

Minggu, 27 September 2026 - 14:00 WIB

Update Klasemen Asian Games 2026, Indonesia Raih 2 Emas dan 23 Medali

Berita Terbaru