Penataan Birokrasi Sungai Penuh Dimulai, 9 Eselon II Dirombak

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025 - 23:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh mulai memanaskan mesin birokrasi menjelang tahun 2026. Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, melantik dan mengambil sumpah jabatan sembilan pejabat pimpinan tinggi pratama (Eselon IIb) sebagai bagian dari rotasi strategis dan penataan organisasi perangkat daerah (OPD).

Pelantikan ini menandai langkah awal Pemkot Sungai Penuh dalam menyesuaikan struktur kelembagaan dengan arah kebijakan pembangunan daerah dan nasional, termasuk antisipasi perubahan nomenklatur dinas dan fungsi OPD pada 2026.

Acara pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forkopimda, pejabat struktural, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Sungai Penuh.

Pejabat Eselon II yang Dilantik:

  1. Dedi Wahyudi – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
  2. Safrizal – Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan
  3. Aflizar – Kepala Badan Keuangan Daerah
  4. Nasran – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda
  5. Yulia Roza – Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan
  6. Leddi Sepdinal – Kepala Dinas Perhubungan
  7. Dafri – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan
  8. Khaidirman – Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga
  9. Boby Arisandi – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
Baca Juga :  Pesan Menyentuh Kepala BKN untuk ASN, Zudan: Jutaan Pengabdian Menjaga Indonesia

Seluruh jabatan yang dirotasi merupakan posisi strategis yang berperan langsung dalam pelayanan publik, pembangunan ekonomi daerah, serta pengelolaan keuangan dan sumber daya manusia.

Dalam sambutannya, Azhar Hamzah menegaskan bahwa rotasi ini bukan sekadar pergantian pejabat, melainkan bagian dari penataan birokrasi agar lebih adaptif, responsif, dan siap menghadapi perubahan struktur OPD ke depan.

Baca Juga :  Purbaya Ultimatum Bea Cukai: Setahun Berbenah, Jika Gagal Dibekukan!

“Pemerintah daerah membutuhkan pejabat yang tidak hanya memahami administrasi, tetapi juga mampu membaca arah kebijakan dan bekerja cepat menghadapi dinamika perubahan organisasi,” ujarnya.

Azhar juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas OPD, terutama dalam menyongsong kebijakan penyesuaian nomenklatur yang menuntut efektivitas anggaran dan kejelasan tupoksi.

Dengan rotasi ini, Pemkot Sungai Penuh berharap roda pemerintahan semakin solid, pelayanan publik meningkat, dan transisi kelembagaan menuju 2026 dapat berjalan lebih terukur dan terarah.(ded)

Penulis : Dedi Dora

Berita Terkait

Wako Alfin Serahkan 219.000 Bibit Kopi kepada 11 Kelompok Tani, Targetkan Sungai Penuh Jadi Sentra Kopi Berkualitas
Cara Cek NIK KTP Terdaftar atau Tidak Secara Online, Ini Kanal Resmi Dukcapil
AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Resmi Jadi Kapolres Kerinci, Gantikan AKBP Ramadhanil
Cara Cek Desil DTSEN 2026 Lewat NIK KTP, Ketahui Status Bansos PKH dan BPNT
Jadwal Pencairan 6 Bansos September 2026: PKH, BPNT, PIP hingga BLT Kesra Rp900 Ribu
Bantuan Beras Rp17 Triliun Disiapkan, 33,2 Juta Keluarga Jadi Sasaran hingga Desember 2026
Sekda Alpian Soroti Disiplin ASN Sungai Penuh, BKPSDM Diminta Perkuat Pengawasan
Proyek IPA Rawang Dikebut, Target Rampung Akhir 2026
Berita ini 142 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 20:46 WIB

Wako Alfin Serahkan 219.000 Bibit Kopi kepada 11 Kelompok Tani, Targetkan Sungai Penuh Jadi Sentra Kopi Berkualitas

Jumat, 11 September 2026 - 13:00 WIB

Cara Cek NIK KTP Terdaftar atau Tidak Secara Online, Ini Kanal Resmi Dukcapil

Jumat, 11 September 2026 - 12:12 WIB

AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Resmi Jadi Kapolres Kerinci, Gantikan AKBP Ramadhanil

Rabu, 9 September 2026 - 21:02 WIB

Cara Cek Desil DTSEN 2026 Lewat NIK KTP, Ketahui Status Bansos PKH dan BPNT

Rabu, 9 September 2026 - 16:02 WIB

Jadwal Pencairan 6 Bansos September 2026: PKH, BPNT, PIP hingga BLT Kesra Rp900 Ribu

Berita Terbaru