Pilwako Sungai Penuh Masih Jauh, Warga Minta Elite Politik Fokus Ekonomi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAI PENUH — Pertemuan Ahmadi Zubir dan Fikar Azami memunculkan kembali pembicaraan tentang peta politik Pemilihan Wali Kota Sungai Penuh. Wacana keduanya berpasangan dalam pilkada mendatang mulai beredar, meski kontestasi politik itu masih jauh.

Sebagian warga menilai pembicaraan tersebut terlalu dini. Mereka menganggap energi publik semestinya diarahkan ke persoalan yang lebih mendesak: ekonomi, lapangan kerja, pelayanan dasar, dan pembangunan kota.

“Pilkada masih jauh. Sekarang warga tidak fokus ke sana. Fokusnya ekonomi, bagaimana bertahan dan bersyukur dalam situasi nasional saat ini,” kata Andi, warga Sungai Penuh.

Pembicaraan soal Ahmadi dan Fikar muncul ketika pemerintah Kota Sungai Penuh menghadapi keterbatasan fiskal. Kondisi keuangan daerah disebut tidak lagi seleluasa periode sebelumnya, ketika Ahmadi Zubir dan Almarhum AJB—ayah Fikar Azami—pernah memimpin pemerintahan kota.

Baca Juga :  Eks Kadispora Sungaipenuh Don Fitri Jaya Ditahan

Di tengah keterbatasan itu, pemerintah saat ini tetap menjalankan sejumlah program pembangunan. Perbaikan pelayanan kebersihan dan kesehatan mulai dirasakan masyarakat. Pembangunan infrastruktur juga terus berjalan.

Sejumlah proyek menjadi perhatian, antara lain normalisasi Sungai Batang Merao, pengembangan Rumah Sakit MHA, pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum atau SPAM di Hamparan Rawang, hingga penataan kawasan Pasar Beringin.

Bagi sebagian warga, pekerjaan rumah pemerintah jauh lebih konkret ketimbang membicarakan kandidat pilkada yang masih bertahun-tahun di depan.

“Boro-boro mikir politik. Yang dipikir sekarang bagaimana meningkatkan ekonomi, mencari kerja, dan memajukan Sungai Penuh,” ujar Andi.

Ia mengatakan masyarakat membutuhkan kepastian bahwa pembangunan tetap berjalan meski kemampuan keuangan daerah terbatas. Pemerintah juga dituntut mencari terobosan agar aktivitas ekonomi tidak tersendat.

Karena itu, wacana koalisi atau pasangan calon dinilai belum menjadi kebutuhan utama masyarakat. Pilkada, kata dia, memiliki waktunya sendiri. Sementara kebutuhan ekonomi warga berlangsung setiap hari.

Baca Juga :  Alfin–Azhar Mutasi 48 Pejabat, Ini Daftar Lengkap Nama yang Dilantik

Pertemuan Ahmadi Zubir dan Fikar Azami memang dapat dibaca sebagai sinyal politik. Namun, terlalu cepat menarik kesimpulan bahwa pertemuan itu merupakan awal terbentuknya pasangan untuk Pilwako berikutnya.

Politik masih panjang. Konstelasi dapat berubah, begitu pula kepentingan para tokoh dan partai politik.

Untuk sementara, warga memilih melihat hasil kerja pemerintah ketimbang siapa yang akan bertarung pada pemilihan berikutnya.

“Kalau ekonomi masyarakat membaik, lapangan kerja bertambah dan pembangunan berjalan, itu yang dirasakan langsung warga,” kata Andi.

Menurut dia, membangun Sungai Penuh tidak harus menunggu momentum pilkada. Semua pihak—pemerintah, politisi, pengusaha, tokoh masyarakat, dan warga—dapat bekerja bersama mulai sekarang. (fyo)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Dewan Minta Dinkes Cek Kesehatan Balita dan Lansia Terdampak Kabut Asap Secara Door to Door
ISPU Sungai Penuh Capai 106,94, Balita Mulai Batuk Kering di Tengah Kabut Asap
Wartawan Senior dan Pengusaha yang Rutin Bersedekah, Ini Sosok Mardizal Sumara, S.Sos.
Kualitas Udara Sungai Penuh Capai ISPU 99,34, Masyarakat Diminta Tetap Waspada
Dukungan Penuh Tokoh Tiga Dusun untuk Alfin–Azhar dalam Membangun Kota Sungai Penuh
Tokoh Pondok Tinggi Dukung Pembangunan Sungai Penuh, Wako Alfin dan Wawako Azhar Tampung Aspirasi
Jadwal Pengaliran Air Sungai Penuh 8 Oktober 2026, Cek Wilayah dan Jam Air Mengalir
Usai Dilantik Wako Alfin, Pensiunan PNS Soroti Dana BAZNAS: “Sebaiknya Diumumkan”
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Dewan Minta Dinkes Cek Kesehatan Balita dan Lansia Terdampak Kabut Asap Secara Door to Door

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:56 WIB

ISPU Sungai Penuh Capai 106,94, Balita Mulai Batuk Kering di Tengah Kabut Asap

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Wartawan Senior dan Pengusaha yang Rutin Bersedekah, Ini Sosok Mardizal Sumara, S.Sos.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Kualitas Udara Sungai Penuh Capai ISPU 99,34, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Dukungan Penuh Tokoh Tiga Dusun untuk Alfin–Azhar dalam Membangun Kota Sungai Penuh

Berita Terbaru