Pemprov Sumbar Terus Operasikan 59 Dapur Umum, Ribuan Nasi Bungkus Dibagikan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

PADANG- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat masih terus mengoperasikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan pangan warga terdampak bencana hidrometeorologi di berbagai daerah. Ribuan nasi bungkus didistribusikan setiap hari melalui jaringan dapur umum yang dikoordinasikan Dinas Sosial Sumbar.

Kepala Dinas Sosial Sumbar, Syaifullah, mengatakan hingga saat ini terdapat 59 dapur umum yang tetap beroperasi, melibatkan 605 anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) secara bergantian. “Semua dapur umum masih berjalan. Tagana terus bekerja menyiapkan dan menyalurkan puluhan ribu nasi bungkus untuk warga terdampak,” ujarnya, Selasa (12/12/2025).

Dinsos Sumbar mengelola langsung dua dapur umum di Kantor Dinsos Provinsi dan di Kampung Tanjung, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Keduanya telah mendistribusikan lebih dari 18.000 nasi bungkus. Sementara 57 dapur umum lain yang tersebar di kabupaten dan kota memproduksi sedikitnya 600 paket nasi bungkus setiap hari.

Baca Juga :  Azhar Hamzah Hadir di Tradisi Patang Balimau Inderapura

Menurut Syaifullah, koordinasi terus dilakukan agar logistik dapur umum terpenuhi, termasuk bagi dapur yang dikelola Baznas, Kodam XX/TIB, dinas sosial kabupaten/kota, hingga dapur yang didirikan masyarakat secara mandiri. “Kita juga mendapatkan dukungan dari Tagana provinsi lain, seperti Jawa Tengah dan Kalimantan, yang ikut membantu operasional dapur umum,” ucapnya.

Baca Juga :  Fadly Amran Lantik Raju Minropa sebagai Pj Sekda Padang

Setiap dapur umum menyiapkan menu berisi nasi, lauk sumber protein, dan sayuran, disesuaikan dengan kebutuhan warga di masing-masing wilayah. Bantuan makanan ini ditujukan bagi pengungsi—yang jumlahnya mencapai 15.878 jiwa—serta warga yang sudah kembali ke rumah tetapi masih terdampak dan membutuhkan bantuan.

“Makanan dari dapur umum disalurkan untuk warga di pengungsian maupun yang sudah kembali ke rumah. Kebutuhan logistik cukup besar karena banyak warga yang terdampak. Kita juga mendapat tambahan dukungan dari Kemensos dan berbagai lembaga terkait,” kata Syaifullah (***/sumbar)

Berita Terkait

HUT Pesisir Selatan ke-78, Wawako Azhar Dorong Kerja Sama Pembangunan
Hasil Liga Indonesia: Persib Bungkam Semen Padang, Jaga Peluang Juara
Ramainya Pasar Ateh Bukittinggi Saat Lebaran, Gubernur Mahyeldi Ingatkan Kebersihan & Hospitality
Padang-Bukittinggi Macet Parah, Sistem One Way Diterapkan, Ini Dampaknya ke Perjalanan Libur
Wisata Kerinci & Sumbar Membludak Saat Lebaran 2026, Kemacetan Parah hingga 5 Jam Lebih
Kisah Inspiratif Haji Sagi: Dari Pedagang Kecil Jadi Raja Emas Andalas
Gubernur Mahyeldi Ajukan Pusat Kebudayaan Sumbar Rp382,65 Miliar ke Menteri Kebudayaan
Kejaksaan Negeri Padang Tetapkan Anggota DPRD Sumbar Beny Saswin Nasrun Jadi DPO, Terkait Kasus Kredit Macet BNI 46
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 10:01 WIB

HUT Pesisir Selatan ke-78, Wawako Azhar Dorong Kerja Sama Pembangunan

Selasa, 7 April 2026 - 12:10 WIB

Hasil Liga Indonesia: Persib Bungkam Semen Padang, Jaga Peluang Juara

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:00 WIB

Ramainya Pasar Ateh Bukittinggi Saat Lebaran, Gubernur Mahyeldi Ingatkan Kebersihan & Hospitality

Rabu, 25 Maret 2026 - 08:16 WIB

Padang-Bukittinggi Macet Parah, Sistem One Way Diterapkan, Ini Dampaknya ke Perjalanan Libur

Selasa, 24 Maret 2026 - 23:19 WIB

Wisata Kerinci & Sumbar Membludak Saat Lebaran 2026, Kemacetan Parah hingga 5 Jam Lebih

Berita Terbaru