Wisata Kerinci & Sumbar Membludak Saat Lebaran 2026, Kemacetan Parah hingga 5 Jam Lebih

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 24 Maret 2026 - 23:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131074

Oplus_131074

KERINCI-Lonjakan wisatawan terjadi di sejumlah destinasi unggulan di wilayah Kabupaten Kerinci dan Sumatera Barat selama libur Lebaran 2026. Kepadatan pengunjung berdampak langsung pada arus lalu lintas yang macet parah, bahkan kendaraan harus merayap dalam waktu berjam-jam di jalur wisata populer.

Beberapa objek wisata favorit di Kerinci seperti Kebun Teh Kayu Aro, Air Terjun Telun Berasap, dan Danau Kerinci dilaporkan dipadati wisatawan sejak hari pertama Lebaran. Kondisi serupa juga terjadi di Sumbar, khususnya di kawasan Danau Atas dan Danau Bawah.

Pantauan di lapangan menunjukkan antrean kendaraan mengular panjang, terutama di jalur menuju Kabupaten Solok. Banyak kendaraan pribadi dan bus pariwisata terjebak kemacetan, membuat perjalanan yang biasanya singkat menjadi jauh lebih lama.

Baca Juga :  Mobil Pikap Terjun ke Jurang di Kelok 9, Rombongan Pengantar Jenazah Alami Luka-luka

Seorang warga Sungai Penuh, Kiki, mengungkapkan pengalamannya terjebak macet saat perjalanan menuju Padang. Ia berangkat sejak pagi namun baru tiba di malam hari akibat kepadatan lalu lintas ekstrem.

“Berangkat dari Sungai Penuh jam 6 pagi, sampai di Padang jam 11 malam. Macet parah sekali di sekitar danau atas dan bawah,” ujarnya.

Menurutnya, titik kemacetan terparah berada di jalur sempit sekitar kawasan wisata danau. Kendaraan bergerak sangat lambat karena tingginya volume wisatawan yang ingin menikmati libur Lebaran bersama keluarga.

Baca Juga :  Kerinci 100 2026 Siap Digelar, Ajang Lari Internasional di Kaki Gunung Kerinci

Hal serupa juga disampaikan Iskian, warga Payakumbuh. Ia menyebutkan lonjakan wisatawan tahun ini jauh lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya, bahkan hingga H+2 Lebaran kondisi masih sangat ramai.

“Hotel-hotel di Padang penuh semua. Wisatawan membludak ke berbagai destinasi di Sumbar dan Kerinci,” katanya.

Fenomena ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap wisata alam selama momen libur panjang. Namun, kondisi ini juga menjadi perhatian serius terkait manajemen lalu lintas dan kesiapan infrastruktur, terutama di kawasan wisata dengan akses jalan terbatas. (fyo)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Bupati Monadi Hadiri Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik, Ajak Masyarakat Lestarikan Adat
Bersama Gubernur Al Haris, Bupati Monadi Resmikan Dimulainya Pembangunan RSUD Kerinci
Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik Sukses Digelar, Gubernur dan Ribuan Pengunjung Dipukau Festival Adat
Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Festival Kenduri Sko Lima Desa di Tanjung Pauh Mudik
Bupati Monadi Gandeng Pers dan Masyarakat Sukseskan Pembangunan RSUD Kerinci
Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai, Monadi Tekankan Pengawasan Ketat dan Target Rumah Sakit Tipe C
RSUD Kerinci Dapat Suntikan APBN Rp138 Miliar, Dinkes Catat Prestasi Raih Rp211 Miliar dalam 3 Tahun
Menunggu Monadi-Murison, Isu Pelantikan Kepsek SD dan SMP Kerinci Makin Santer
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 15:43 WIB

Bupati Monadi Hadiri Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik, Ajak Masyarakat Lestarikan Adat

Senin, 6 Juli 2026 - 15:36 WIB

Bersama Gubernur Al Haris, Bupati Monadi Resmikan Dimulainya Pembangunan RSUD Kerinci

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:44 WIB

Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik Sukses Digelar, Gubernur dan Ribuan Pengunjung Dipukau Festival Adat

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:25 WIB

Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Festival Kenduri Sko Lima Desa di Tanjung Pauh Mudik

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:25 WIB

Bupati Monadi Gandeng Pers dan Masyarakat Sukseskan Pembangunan RSUD Kerinci

Berita Terbaru