Padang-Bukittinggi Macet Parah, Sistem One Way Diterapkan, Ini Dampaknya ke Perjalanan Libur

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 25 Maret 2026 - 08:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Padang-Kemacetan panjang terjadi di jalur utama dari Padang menuju Bukittinggi selama periode libur. Lonjakan kendaraan yang signifikan membuat arus lalu lintas tersendat dan bahkan nyaris tidak bergerak di beberapa titik strategis.

Kepadatan kendaraan didominasi oleh wisatawan dan pemudik yang memanfaatkan momen libur panjang. Jalur Padang-Bukittinggi yang dikenal sebagai akses utama menuju destinasi wisata di Sumatera Barat pun mengalami tekanan luar biasa.

Mengatasi situasi tersebut, pihak kepolisian bersama dinas perhubungan langsung menerapkan sistem satu arah atau one way. Kebijakan ini dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan volume kendaraan dari kedua arah.

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi Ajukan Pusat Kebudayaan Sumbar Rp382,65 Miliar ke Menteri Kebudayaan

Petugas tampak berjaga di sejumlah titik rawan kemacetan untuk mengatur arus lalu lintas. Pengendara diarahkan mengikuti skema one way demi mengurai kepadatan yang terjadi sejak pagi hingga malam hari.

Dampak dari kemacetan ini membuat waktu tempuh perjalanan meningkat drastis. Jika biasanya perjalanan dari Padang ke Bukittinggi hanya memakan waktu sekitar dua jam, kini bisa berlipat hingga beberapa jam tergantung kondisi lalu lintas.

Selain itu, pengendara diimbau untuk tetap menjaga keselamatan dan tidak memaksakan diri saat kondisi jalan padat. Mengatur waktu keberangkatan dan mempertimbangkan jalur alternatif menjadi langkah penting untuk menghindari antrean panjang.

Baca Juga :  Hasil Liga Indonesia: Persib Bungkam Semen Padang, Jaga Peluang Juara

Pemerintah daerah juga menegaskan akan terus melakukan evaluasi terhadap rekayasa lalu lintas yang diterapkan. Hal ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan selama puncak libur berlangsung.

Dengan diberlakukannya sistem one way, diharapkan kemacetan di jalur Padang-Bukittinggi dapat berangsur terurai dan mobilitas masyarakat kembali lancar, khususnya di kawasan wisata unggulan Sumatera Barat. (*/Tim)

Berita Terkait

BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sumatera Barat 12 Oktober 2026, Bagaimana dengan Jambi?
Jalur Tapan–Sungai Penuh Lumpuh, 14 Mobil Tangki BBM Terjebak Longsor
Longsor di Perbatasan Sako–Tapan, Kendaraan Terjebak Berjam-jam di Jalur Jangki Ayam
Inflasi Sumbar September 2026 Tembus 3,50 Persen, Harga Cabai Merah Mulai Merangkak Naik
Banjir Bandang Solok Terbaru: Kantor Bupati Terdampak, Jembatan Putus, Jalur Padang-Solok Lumpuh
Perubahan APBD Sumbar 2026 Berbasis Data, Gubernur Mahyeldi Fokus Percepatan Pemulihan Pascabencana
Perubahan APBD Sumbar 2026 Capai Rp6,61 Triliun, Belanja Modal Hampir 2 Kali Lipat
GOR H. Agus Salim Direkonstruksi, Mahyeldi Pastikan Proyek Rp400 Miliar Berjalan Sesuai Rencana
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:00 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sumatera Barat 12 Oktober 2026, Bagaimana dengan Jambi?

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Jalur Tapan–Sungai Penuh Lumpuh, 14 Mobil Tangki BBM Terjebak Longsor

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Longsor di Perbatasan Sako–Tapan, Kendaraan Terjebak Berjam-jam di Jalur Jangki Ayam

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Inflasi Sumbar September 2026 Tembus 3,50 Persen, Harga Cabai Merah Mulai Merangkak Naik

Selasa, 22 September 2026 - 01:04 WIB

Banjir Bandang Solok Terbaru: Kantor Bupati Terdampak, Jembatan Putus, Jalur Padang-Solok Lumpuh

Berita Terbaru

Teknologi

Mouse Komputer Terbaru 2026: Fitur, Jenis, dan Tips Memilih

Selasa, 13 Okt 2026 - 14:00 WIB