Pemprov Jambi Raih Penghargaan TOP GPR Award 2025

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 5 November 2025 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Gubernur Al Haris, Pemprov Jambi dianugerahi TOP GPR Award 2025 atas keberhasilan mengelola digital komunikasi publik secara efektif.

Penghargaan bergengsi yang diselenggarakan oleh GPR Institute ini menilai kinerja humas pemerintah berdasarkan tiga aspek: Digital Awareness, Digital Media & Website, dan Social Media.

Penghargaan diterima oleh Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani di The Sultan Hotel & Residence Jakarta, Selasa (4/11/2025). Dalam sambutannya, ia menyampaikan terima kasih atas kerja keras semua pihak yang berperan meningkatkan kualitas komunikasi publik Pemprov Jambi.

Baca Juga :  Pasar Rakyat Ramai, Omzet Meledak Pedagang Puas

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama. Terima kasih kepada seluruh tim yang terus berinovasi dalam membangun komunikasi publik yang lebih baik,” ujar Wagub.

Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi, Ariansyah, yang turut hadir mendampingi, mengungkapkan rasa bangganya. Ia menyebut Jambi sebagai satu-satunya provinsi di Indonesia yang meraih penghargaan tersebut tahun ini.

“Untuk kategori provinsi, hanya Jambi yang menerima TOP GPR Award 2025. Ini menjadi bukti bahwa kinerja komunikasi publik kita mendapat pengakuan nasional,” jelasnya.

Baca Juga :  Thomas Djiwandono Resmi Terpilih Jadi Deputi Gubernur BI, Ini Profilnya

Selain Pemprov Jambi, penghargaan juga diberikan kepada sejumlah instansi lain, termasuk Kementerian Agama, Inspektorat Jenderal Kementerian Kehutanan, Kementerian Dikdasmen, Bupati Klaten, Bupati Tanah Laut, Bupati Balungan, dan Wali Kota Pekalongan.

Penilaian dilakukan melalui riset digital sejak Juli hingga September 2025. Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur GPR Institute Arief Munajad, disaksikan oleh Founder GPR Institute Widodo Muktiyo dan Co-Founder Tri Raharjo.(ded)

Berita Terkait

Gempa M7,7 NTT: 38 Orang Meninggal, Ribuan Warga Mengungsi
Gempa M7,7 Guncang NTT, Tsunami Terdeteksi hingga 0,94 Meter, Pemerintah Bergerak
Dana Transfer Daerah 2027 Naik Jadi Rp735 Triliun, Ini Dampaknya ke APBD dan Gaji ASN
4 Anak Michael Hartono Terima Warisan Rp52,3 Triliun per Orang
Kemenag Usul Rp9,6 Triliun untuk Guru Agama pada 2027, Ini Rinciannya
Kode Redeem Free Fire 16 Agustus 2026, Klaim Sekarang Sebelum Kedaluwarsa
Anggaran Pendidikan 2027 Tembus Rp820,9 Triliun, Ini Rincian PIP, KIP Kuliah dan Tunjangan Guru
Gaji Guru 2027 Berpeluang Naik, Ini Sinyal Terbaru dari Banggar DPR
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Gempa M7,7 NTT: 38 Orang Meninggal, Ribuan Warga Mengungsi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:17 WIB

Gempa M7,7 Guncang NTT, Tsunami Terdeteksi hingga 0,94 Meter, Pemerintah Bergerak

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Dana Transfer Daerah 2027 Naik Jadi Rp735 Triliun, Ini Dampaknya ke APBD dan Gaji ASN

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:00 WIB

4 Anak Michael Hartono Terima Warisan Rp52,3 Triliun per Orang

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:01 WIB

Kemenag Usul Rp9,6 Triliun untuk Guru Agama pada 2027, Ini Rinciannya

Berita Terbaru