HUT ke-69 Provinsi Jambi, Al Haris Tegaskan Budaya sebagai Fondasi Pembangunan Daerah

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026 - 23:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Jambi tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum peneguhan jati diri daerah. Pemerintah Provinsi Jambi menggelar Malam Keagungan Melayu 2026, sebuah perhelatan budaya yang menegaskan bahwa seni dan tradisi merupakan fondasi penting pembangunan berkelanjutan.

Bertempat di Taman Mini Melayu Jambi (eks MTQ), Selasa malam (6/1/2026), acara ini ditandai dengan penganugerahan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) serta Anugerah Maestro Seni Tradisi kepada tokoh-tokoh budaya yang dinilai konsisten menjaga warisan Melayu Jambi lintas generasi.

Mengusung tema “Kalavibhaga Sang Kala: Jejak Melayu Jambi”, Malam Keagungan Melayu menghadirkan refleksi perjalanan panjang peradaban Jambi, mulai dari masa Melayu tua, pengaruh Hindu-Buddha, hingga Islam, yang terus hidup dan berkembang hingga kini.

Gubernur: Budaya Adalah Identitas, Bukan Sekadar Seremoni

Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH dalam sambutannya menegaskan bahwa kebudayaan bukan sekadar tontonan, melainkan identitas dan kekuatan sosial masyarakat Jambi.

“Budaya adalah warisan yang membentuk karakter daerah. Penghargaan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan nilai-nilai budaya tetap terjaga dan diwariskan kepada generasi mendatang,” ujar Al Haris.

Baca Juga :  TANGGUNG JAWAB HUKUM DIREKSI PADA KASUS BANK JAMBI

Ia menambahkan, pengakuan terhadap Warisan Budaya Takbenda menjadi langkah strategis agar budaya lokal tidak tergerus modernisasi.

Sembilan Budaya Jambi Diakui Nasional

Gubernur Al Haris juga menyampaikan bahwa pada Desember 2025, sembilan tradisi dan ekspresi budaya Jambi resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia oleh Kementerian Kebudayaan RI, yakni:

  • Kuluk Kerinci (Kabupaten Kerinci)
  • Ritus Bagelek (Kabupaten Bungo)
  • Seni Pertunjukan Gandai (Kabupaten Tebo)
  • Tari Teluk Kembang (Kabupaten Tebo)
  • Tradisi Tongkeng Betung Bedarah (Kabupaten Tebo)
  • Tradisi Lukah Gilo Dusun Baru (Kabupaten Muaro Jambi)
  • Seni Pertunjukan Tonel Tebat Patah (Kabupaten Muaro Jambi)
  • Seni Pertunjukan Dana Sarah Jambi Kota Seberang (Kota Jambi)
  • Bahasa Lisan Orang Rimba (Kabupaten Sarolangun)

Menurut Al Haris, masih banyak potensi budaya Jambi yang belum terekspos dan akan terus didorong untuk memperoleh pengakuan nasional.

Dua Maestro Seni Terima Anugerah

Pada malam tersebut, Pemprov Jambi juga memberikan Anugerah Maestro Seni Tradisi kepada dua seniman yang telah mendedikasikan hidupnya bagi pelestarian seni tradisional, yakni:

  • Ibu Aisyah, Maestro Seni Tradisi Musik Kelintang Perunggu dari Kabupaten Tanjung Jabung Timur
  • Bapak Abu Bakar, Maestro Seni Tradisi Krinok dari Rantau Pandan, Kabupaten Bungo
Baca Juga :  Rakerda Pramuka Jambi 2026 Digelar, Sekda Tekankan Evaluasi dan Strategi

Penghargaan ini menjadi simbol penghormatan negara kepada para penjaga kebudayaan daerah.

Gerakan Jambi Berpantun

Dalam rangkaian HUT ke-69, Pemprov Jambi juga mencanangkan Gerakan Jambi Berpantun yang diinisiasi Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, SE. Gerakan ini berhasil menghimpun 126.540 pantun dari lebih 24 ribu partisipan, yang kemudian dibukukan dalam Bunga Rampai Pantun Melayu Jambi.

Pantun Melayu Jambi sendiri telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia sejak 2015 dan menjadi bagian dari pengakuan UNESCO pada 2020.

Simbol Penguatan Warisan Sejarah

Acara juga dirangkai dengan penyerahan duplikat Sertifikat WBTb kepada kepala daerah dan pewaris budaya, serta sertifikat Cagar Budaya Nasional, yakni Prasasti Karang Berahi dan Kitab Undang-Undang Tanjung Tanah.

Malam Keagungan Melayu ditutup dengan pertunjukan kolosal “Kalavibhaga Sang Kala”, yang menggambarkan kesinambungan peradaban Melayu Jambi sebagai warisan yang terus hidup, tumbuh, dan bermakna.(***)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Internet Batam dan Bintan Terganggu saat Listrik Padam, Komdigi Buka Suara
Cek Bansos BPNT Oktober 2026 Tahap 4: Nominal Rp600 Ribu, Simak Syarat dan Cara Cek NIK KTP
Sungai Penuh dan Kerinci Tak Masuk Daftar Bantuan Karhutla Rp85 Miliar, Dedi Dora: Kita Hanya Menikmati Asapnya
Perpres Ojol 2026 Resmi Disahkan, Ini 4 Aturan Penting bagi Driver
Letjen Iwan Setiawan Jadi Pangkostrad Baru, Gantikan Letjen Mohammad Fadjar
DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Ini Isi dan Tahapan Pengesahannya
17 Pejabat Kemenkeu Dilantik Suahasil, Ini Daftar Lengkap dan Jabatannya
Polri Perkenalkan Tagline Baru “Polisi Bersama Masyarakat”, Gantikan Presisi
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Internet Batam dan Bintan Terganggu saat Listrik Padam, Komdigi Buka Suara

Rabu, 14 Oktober 2026 - 01:00 WIB

Cek Bansos BPNT Oktober 2026 Tahap 4: Nominal Rp600 Ribu, Simak Syarat dan Cara Cek NIK KTP

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Sungai Penuh dan Kerinci Tak Masuk Daftar Bantuan Karhutla Rp85 Miliar, Dedi Dora: Kita Hanya Menikmati Asapnya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Perpres Ojol 2026 Resmi Disahkan, Ini 4 Aturan Penting bagi Driver

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Letjen Iwan Setiawan Jadi Pangkostrad Baru, Gantikan Letjen Mohammad Fadjar

Berita Terbaru